FIFA Investigasi Pemain Timnas Pekan Depan

FIFA Investigasi Pemain Timnas Pekan Depan
Terkait dengan kekalahan telak sepuluh gol tanpa balas timnas Indonesia atas Bahrain dalam ajang PPD 2014 lalu, FIFA berencana mengirimkan tim investigasi untuk memeriksa sejumlah pemain Timnas Indonesia.

Dalam pertandingan melawan Bahrain 29 Februari silam tersebut, timnas Indonesia yang kebanykan para pemainnya adalah pemain usia dibawa 23 tahun yang diambil dari Kompetisi Liga Super Indonesia digulung sepuluh gol tanpa balas.

Dengan hasil yang mencolok tersebut membuat FIFA curiga. Dikarenakan sepanjang sejarah pertemuan antara Indonesia dengan Bahrain, Indonesia tidak pernah kalah lebih dari dua gol melawan Bahrain. Karena itulah kemudian FIFA melakukan investigasi guna mengusut kecurangan di laga tersebut.

Sebelumnya, Tim investigasi FIFA dikabarkan telah meminta keterangan dari para pemain Bahrain. Selain itu FIFA juga bergerak ke Qatar dan Iran , dua tim yang memiliki kepentingan lanhsung dalam pertandingan Indonesia melawan Bahrain. Para pemain Indonesia juga akan dimintai keterangan oleh FIFA.

Menurut penjelasan penanggung jawab timnas, Bernhard Limbong, di kantor Sekretariat PSSI, seminggu lagi tim investigasi FIFA akan datang dari Bahrain ke Indonesia. Mereka akan menginvestigasi Syamsidar, Ferdinand Sinaga dan yang lainnya

Read More »
05.33 | 0 komentar

Persib Bandung Krisis Pemain Belakang

Persib Bandung
Persib Bandung dipastikan akan mengalami krisis di barisan pertahanan mereka di pertandingan pertama putaran kedua liga super indonesia 10 April nanti menghadapi Gresik United. Penyebabnya adalah tidak akan tampilnya Maman Abdurahman dan Abanda Herman pada pertandingan tersebut.

Maman Abdurahman terpaksa absen karena mendapatkan hadiah kartu merah dari wasit saat Persib Bandung kalah 1-2 dari Persiba Balikpapan, Sabtu lalu. Sedangkan Abanda Herman harus absen karena akumulasi dua kartu kuning. terakhir dirinya mendapat kartu kuning juga dalam laga melawan Persiba Balikpapan.

Maman Abrurahman saat melawan Persiba tersebut mendapatkan kartu merah karena menginjak kaki Matsunaga Shohei. Dikutip dari situs resmi Persib Bandung, Maman Abdurahman mengaku kecewa karena dirinya tak sengaja melakukan hal tersebut. Menurutnya, ketika membalikkan badan, kaki kanannya secara tidak sengaja menginjak salah satu kaki Matsunaga sehingga mantan pemain Persib tersebut meringis kesakitan.

"Wasit tidak mempertimbangkan itu, bahwa saya melakukan secara sengaja. Tapi, saya harus akui tindakan tersebut salah. Saya juga kecewa terhadap kepemimpinan wasit."

Dengan tidak akan tampilnya kedua pemain belakang tersebut pastinya akan membuat lini pertahanan Persib semakin rapuh, mengingat mereka berdua adalah pemain yang selama ini diandalkan di barisan pertahanan Persib.

Read More »
05.39 | 0 komentar

Persiba Balikpapan Tekuk Persib Bandung

Hasil Pertandingan Persiba Balikpapan Vs Persib Bnadung
Persiba Balikpapan, Sabtu (24/3) malam WIB, berhasil meraih poin penuh di depan ribuan pendukungnya di Stadion Persiba dalam lanjutan Superliga Indonesia (ISL) 2011/12 setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1.

Pada pertandingan tersebut Persiba Balipapan mencoba untuk melakukan tekanan ke pertahanan Persib Bandung dari awal laga. Alhasil, beberapa peluang diperoleh Persiba Balikpapan untuk unggul lebih dulu. Pada menit ke-11, tembakkan keras Muhammad Bahtiar dapat ditepis kiper Persib Bandung Jendri Pitoy. Hanya berselang satu menit, Jendri Pitoy mampu mengamankan tendangan bebas yang dilakukan Shohei Matsunaga.

Persib Bandung sendiri bukannya tanpa peluang, mereka sempat mengancam pertahanan Persiba Balikpapan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat Persib Bandung gagal mengungguli Persiba Balikpapan. Sebaliknya, Jendri Pitoy lagi-lagi berhasil menyelamatkan gawang Persib Bandung dari kebobolan ketika menggagalkan upaya Eki Nurhakim. Kedudukan imbang tanpa gol ini bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua lebih gencar melakukan serangan, mereka memborbardir Persib Bandung dari berbagai arah. Sehingga Persib Bandung mengalami kesulitan untuk mengembangkan permainan sebagai akibat dari permainan agresif yang dikembangan Persiba Balikpapan.

akhirnya pada menit ke-64, Aldo Barreto berhasil menjebol gawang Jendri Pitoy setelah memanfaatkan umpan silang mendatar dari sisi kiri. Gol Aldo Barreto ini membuat pertahanan Persib Bandung goyah. Hanya berselang satu menit, Persiba Balikpapan berhasil menambah gol. Kesalahan Maman Abdurahman dalam mengontrol bola dapat dimanfaatkan Aldo Barreto untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.

Ketinggalan dua gol, Persib Bandung berusaha mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan. Akhirnya, Airlangga Sucipto pada menit ke-71 berhasil memperkecil ketertinggalan setelah mencetak gol dengan memanfaatkan umpan Aliyudin.

Pada saat laga tinggal beberapa saat lagi, Persib Bandung harus kehilangan Maman Abdurrahman yang mendapat kartu kuning kedua, karena menginjak kaki Matsunaga. Sampai pertandingan berakhir skor 2-1 untuk kemenangan Persiba Balikpapan tidak mengalami perubahan.

Dengan kemenangan ini posisi Persiba Balikpapan di Klasemen Sementara Liga Super Indonesia naik ke posisi sembilan dengan torehan 23 poin dari 16 laga yang telah dijalani. Sedangkan Persib Bandung posisinya terkunci di peringkat ke-7 setelah mengumpulkan 25 poin dari 17 pertandingan.

Read More »
21.55 | 0 komentar

Gresik United Dipermalukan Pelita Jaya Dengan Skor Telak

Hasil Pertandingan Gresik United Vs Pelita Jaya
Dalam lanjutan Liga Super Indonesia, Gresik United terpaksa harus menerima kekalahan telak di depan pendukungnya sendiri di Stadion Petrokimia, Gresik, Sabtu (24/3). Pada pertandingan tersebut Uston Nawawi dkk dipermalukan Pelita Jaya dengan skor 6-1.

Berbekal kepercayaan yang tinggi setelah di pertandingan sebelumnya mereka mengalahkan Persib Bandung, Gresik United langusng menggebrak pertahanan Peliat Jaya dari awal laga. Namun sayang, sejumlah peluang yang didapatkan Laskar Joko Samudro tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Alih-alih bisa mencetak gol, Gresik United justru harus kebobolan lebih dulu dari sang tamu pada menit ke-12. Gol Pelita Jaya tersebut dicetak oleh Greg Nwokolo dari luar kotak penalti Gresik United yang tidak mampu dibendung oleh Kiper Gresik United, Hery Prasetya.

Pada menit ke-16 Pelita Jaya berhasil menambah keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Safee Sali. Proses terjadinya gol tersebut adalah akibat dari gagalnya jebakan off-side yang diperagakan pemain belakang Gresik United sehingga Safee sali yang menerima umpan terobosan dari Egi Melgiansyah dengan mudah menceploskan bola ke gawang Gresik United.

Gol ketiga Pelita Jaya kembali dicetak oleh Greg Nwokolo yang kemudian diikuti oleh gol ke-4, ke-5 dan gol ke-enam yang semuanya dicetak oleh striker Pelita Jaya asal Malaysia, Safee Sali. Dua gol dari Greg dan 4 gol dari Safee Salee membuat Gresik United harus tertunduk malu. Satu-satunya gol dari Gresik United pada laga tersebut dicetak oleh Gaston Castano dari titik putih akaibat pelanggaran yang dilakukan oleh pemain belakang Pelita Jaya, Victor Igbonefo di dalam kotak penalti.

Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya yang sebelumnya berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Super Indonesia naik ke urutan delapan dengan raihan 24 poin. Sedangkan Gresik United sendiri tidak beranjak posisinya di urutan ke-13.

Read More »
21.25 | 0 komentar

Mitra Kukar Pecat Simon McMenemy

Mita Kukar
Pelatih Mitra Kukar, Simon McMenemy terpaksa harus angkat koper dari tim-nya, pasalnya manajemen telah resmi memberhentikannya. Manajemen Mitra Kukar menilai mantan pelatih timnas Filipina di Piala AFF tersebut gagal memberi hasil maksimal walaupun saat ini Mitra Kukar berada di papan atas klasemen sementara Liga Super Indonesia. Dengan demikian nasib dirinya hampir sama dengan Daniel Roekito dan Wolgang Pical yang telah lebih dulu lengser sebagai poelatih di timnya masing-masing.

Kepastian dipecatnya Simon McMenemy disampaikan langsung oleh Ketua Umum Mitra Kukar, Endri Erawan."Berdasarkan hasil evaluasi seluruh jajaran manajemen kemarin malam, kami putuskan untuk memutus kontrak Simon McMenemy."

Sebenarnya durasi kontrak Simon McMenemy bersama Mitra KUkar adalah sampai akhir kompetisi, namun pelatih yang menangani Mitra Kukar sejak Oktober 2011 tersebut kinerjanya tidak memuaskan manajemen Mitra Kukar terutama berdasarkan 3 hasil pertandingan terakhir Mitra Kukar.

Manajemen Mitra Kukar telah menargetkan 8 poin dari 4 laga sejak lawan Sriwijaya, namun saat ini poin yang diraih baru 3 poin yang didapatkan Marcus Bent dkk, hasil dari satu kemenangan saat melawan Deltras Sidoarjo. Mitra Kukar sendiri saat ini masih menyisakan satu pertandingan terakhir di putaran pertama Liga Super Indonesia melawan Persiram Raja Ampat.

Menurut Endri Erawan untuk sementara Asisten Pelatih Sukardi 'Kardok' akan memimpin skuad Mitra Kukar saat bertandang ke Papua melawan di Persiram Raja Ampat di Sorong pada 27 Maret. Sedangkan untuk pelatih Mitra Kukar di putaran kedua nanti, Endri Erawan mengungkapkan bahwa pihaknya masih mencari sosok pengganti untuk mengisi jabatan yang telah ditinggalkan Simon McMenemy tersebut.

Read More »
08.42 | 0 komentar

Inikah 'Messi' Indonesia Sesungguhnya?

Lupakan sejenak kisruh persepakbolaan Indonesia...

Lupakan sejenak BBM mau dinaikkan..

Lupakan sejenak bahan pokok mulai merangkak naik...

Lupakan sejenak problema yang ada...

Yuk kita nonton aksi Tristan Alif Naufal, anak Indonesia berusia 7 tahun yang mempunyai skill di atas rata-rata anak seusianya dalam bermain bola...

mungkin dia bisa sehebat Andik...

atau bahkan jauh lebih hebat...

atau mungkin kelak sehebat Lionel Messi?


Video Aksi Tristan Alif Naufal saat berusia 6 tahun:


Video Aksi Tristan Alif Naufal saat berusia 7 tahun: 



  

Read More »
20.28 | 0 komentar

Tangan Wawan Patah Akibat Benturan Dengan Gonzales

image: pusamania.org

Sukses Deltras Sidoarjo yang mampu meraih satu angka saat dijamu tuan rumah Persisam Samarinda harus dibayar mahal. Penjaga gawang andalan mereka, Wawan Hendrawan mengalami patah tangan setelah terjadi insiden pada menit akhir laga.

Pada masa injuru time penjaga gawang Deltras Sidoarjo tersebut mengalami benturan keras dengan penyerang andalan Persisam Samarinda, Christian Gonzales dalam sebuah duel perebutan bola di mulut gawang Deltras Sidoarjo, pada laga lanjutan Super Liga Indonesia yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda kemarin (23 Maret).

Insiden berawal dari kemelut di depan gawang Deltras. Persisam yang berusaha mengejar kemenangan, terus menerus mengempur pertahanan The Lobster.

Saat bola tengah dalam genggaman Wawan, sepakan keras Cristian Gonzales mengenai tangan kiri pemilik nomor punggung 59 tersebut. Setelah sempat terkapar beberapa menit, Wawan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat. Dalam pemeriksaan di Rumah Sakit Darjat Samarinda, Wawan dipastikan mengalami patah tulang tangan kiri dan harus absen selama enam bulan ke depan.

Kepastian mengenai patahnya tangan Wawan Hendrawan juga disampaikan pelatih kiper Deltras, Blitz Tarigan. "Saat ini dia (Wawan) masih di rumah sakit, saya belum tahu kondisinya, tapi berdasarkan keterangan tim medis, Wawan mengalami patah tangan."

Menurut Blitz Tarigan Deltras Sidoarjo akan mengalami kerugian dengan cideranya Wawan Hendrawan ini, karena dipastikan dirinya akan absen membela Deltras dalam waktu cukup lama sedangkan tenaganya masih sangat dibutuhkan mengingat Wawan adalah kiper andalan "The Lobster". Seperti yang ia tunjukkan saat melawan Persisam Samarinda, beberapa kali berhasil mementahkan serangan dari Cristian Gonzales dkk.
(source : pusamania.org)

Read More »
08.26 | 0 komentar

Tri Goestoro Bantah Menyebrang Ke PSSI Versi KPSI

Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro akhirnya menanggapi ramainya berita yang menyatakan dirinya bergabung dengan PSSI versi KPSI di bawah pimpinan La Nyalla Mattalitti. Tri Goestoro menjelaskan bahwa kabar kepindahan dirinya ke kubu PSSI versi KPSI tidak benar.

Dikutip dari Bola.news Tri Goestoro tidak menampik kalau dirinya sempat bertemu, berfoto dan melakukan pembicaraan dengan La Nyalla dkk. di rumah duka almarhumah Rosnia Bakrie, ibunda Aburizal Bakrie dan Nirwan Bakrie. Namun menurut Tri Goestoro, dirinya masih punya kontrak dimana durasinya semestinya adalah selama periode kepengurusan PSSI.

"Tapi saya jelaskan, yang pertama saya memang bertemu dengan teman-teman di sana. Kedua, saya memang berfoto. Tapi saya hanya menunjukkan kalau silahturahmi tak boleh putus. Kita boleh beda pandangan, tapi kan silahturahmi harus tetap berjalan."

Sebelumnya, La Nyalla  Mattalitti mengungkapkan kepada media bahwa berniat merekrut Tri Goestoro sebagai Sekjen PSSI versi KPSI. Itu dilakukan La Nyalla meski mengetahui betul jika Tri Goestoro masih menjabat sebagai Sekjen dari PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.

Sementara itu PSSI pimpinan Djohar Arifin sendiri dikabarkan juga sudah memiliki calon pengganti Tri Goestoro. Posisi Tri Goestoro, disebut-sebut akan digantikan oleh Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar dan Halim Mahfudz.

Read More »
07.21 | 0 komentar

Persisam Hampir Dipermalukan Deltras Sidoarjo

Persisam Samarinda
Dalam lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar pada Kamis (23 Maret) kemarin, Persisam Samarinda hampir saja dipermalukan Deltras Sidoarjo di depan pendukungnya sendiri yang memadati Stadion Segiri Samarinda. Beruntung, Persisam mempunyai pemain sekelas Cristian Gonzales yang mampu menyelamatkan Persisam dari kekalahan dengan gol yang dicetaknya pada masa injury time.

Dalam pertandingan tersebut Deltras mampu mengimbangi tim tuan rumah dan bahkan beberapa kali membahayakan gawang Persisam. Peluang-peluang emas didapatkan Qischil Gandrum dan Fakhrudin di menit-menit awal pertandingan. Sedangkan Persisam mengalami kesulitan untuk menembus benteng pertahanan Deltras sidoarjo karena seringkali kehilangan bola di lini tengah.

Pada menit ke-38 Deltras Sidoarjo membungkam seisi stadion dengan gol yang dicetak oleh Fakhrudin. Bebas tanpa kawalan, Fakhrudin melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam ke sisi kanan gawang Persisam Samarinda tanpa mampu ditahan kiper Agung Prasetyo. Persiam merespon gol ini dengan meningkatkan intensitas serangan, namun sampai babak pertama usai skor 0-1 untuk keunggulan sementara Deltras Sidoarjo tidak berubah.

Pada babak kedua, Persisam yang tidak ingin dipermalukan di depan pendukungnya lebih meningkatkan serangan. Eka Ramdani dkk memborbardir pertahan Deltras dari berbagai sisi. Namun Deltras Sidoarjo tetap mampu menjaga ritme permainannya dan menghalau semua upaya dari Persisam untuk menjebol gawang mereka. Walaupun Persisam sudah memasukkan Yongki Aribowo, sampai menit ke-90 belum juga mampu mencetak gol.

Setelah waktu normal berakhir, petugas pertandingan memberi tambahan waktu selama lima menit. Lamanya tambahan waktu yang diberikan membuat para pemain Persisam berupaya mati-matian untuk menggempur pertahanan tim tamu dalam sisa waktu tersebut. Akhirnya pada menit ke-92 gol dari Cristian Gonzales lewat sundulan kepala yang memanfaatkan tendangan penjuru mampu menyelamatkan Persisam dari kekalahan sekaligus membuyarkan kemenangan Deltras yang sudah di depan mata.

Hasil imbang yang diraih dalam laga ini membuat posisi kedua tim di klasemen Liga Super Indonesia tidak berubah. Persisam Samarinda tertahan di posisi kedelapan dengan raihan 22 poin dari 17 laga, sedangkan Deltras Sidoarjo terkunci di posisi ke-15 dengan raihan 15 poin dari 17 laga yang telah mereka lakoni.

Read More »
06.50 | 0 komentar

Persib Bandung Tak Lama Lagi Pindah Kandang

Persib Bandung Tak Lama Lagi Pindah Kandang
Persib Bandung tidak lama lagi akan mempunyai kandang baru yang megah dengan fasilitas yang lengkap di Gedebage Bandung. Beberapa fasilitas yang akan melengkapi Stadion Gedebage antara lain kursi sesuai standar FIFA, hebatnya kursi ini dirancang tahan bakar. Fasilitas lainnya adalah tribun khusus yang diperuntukkan bagi para penyandang cacat serta VVIP untuk para tamu istimewa seperti pejabat negara yang dilengkapi dengan kaca anti peluru. Fasilitas tambahan lainnya adalah 776 toilet!

Saat ini stadion yang diperuntukkan bagi 'Maung Bandung' tersebut pembangunannya sudah mencapai 50 persen. Proyek yang menelan biaya sekitar Rp495 miliar tersebut, pada bulan Desember nanti dijanjikan Walikota Bandung, Dada Rosada akan bisa diresmikan. “Kalau tidak ada halangan, peresmian akan dilaksanakan pada bulan Desember 2012 dari rencana awal Oktober 2012.”

Menurut Dada Rosada peresmian stadion nanti akan ditandai dengan digelarnya turnamen yang pesertanya sejumlah klub papan atas Indonesia. Hal ini juga dimaksudkan sebagai ajang promosi bahwa Bandung telah memiliki stadion dengan taraf internasional.

Untuk nama stadion sendiri sampai saat ini belum ditentukan. Menurut rencana nama stadion ini akan disayembarakan sehingga benar-benar merupakan hasil karya masyarakat Bandung khususnya, dan Jawa Barat umumnya. Sebelumnya santer akan diberi nama "West Java Stadium" namun belum disepakati karena bahasa yang digunakan pada nama tersebut adalah bahasa asing.

Read More »
15.30 | 0 komentar

The Chance Beri Kesempatan Anak Indonesia Dilatih Guardiola

The Chance - Nike
Ajang pencarian bakat The Chance yang dipelopori Nike, memberikan berpeluang kepada anak-anak Indonesia yang memiliki bakat dalam sepakbola, untuk dilatih pelatih klub raksasa Spanyol Barcelona, Pep Guardiola. Hal tersebut hanya bisa terwujud jika mereka lolos seleksi ajang pencarian bakat yang dipelopori Nike tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Country Marketing Manager Indonesia, Nino Priambodo mengungkapkan: Nike percaya bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak pemain muda berbakat dan rela memberikan apa saja untuk dapat bermain sepakbola di tingkat yang lebih tinggi. Nike ingin menjadikan impian tersebut menjadi kenyataan...

The Chance kali ini adalah penyelenggaraan yang kedua kalinya. Ajang pertama digelar pada 2010 lalu dimana pada saat itu Nike bekerja sama dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Proses seleksi di Indonesia untuk tahun ini akan diadakan di tiga kota, yakni Jakarta, Surabaya dan Medan.

Batasan usia untuk berpastispasi dalam ajang The Chance ini adalah 17-19 tahun. Nantinya dari seluruh peserta akan dipilih 30 finalis yang akan disaring lagi di Jakarta. Mereka akan mendapatkan pelatihan serta diuji lagi pada 19-20 Mei 2012 di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan. Para Finalis ini akan dilatih oleh Wolfgang Pikal dan Widodo Cahyono Putro.

Kemudian dari 30 finalis, akan disaring menjadi 5 finalis untuk maju ke babak final tingkat Asia Tenggara. Mereka akan bertanding melawan finalis dari Singapura, Malaysia dan Thailand. Pada tahap ini 20 finalis akan diperebutkan 4 tiket ke Barcelona. Final tingkat Asia Tenggara rencanaya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10-14 Juni 2012.

Read More »
08.44 | 0 komentar

La Nyalla Berencana Rekrut Tri Goestoro Sebagai Sekjen

Guna melengkapi jajaran pengurus PSSI versi KPSI yang telah ada, La Nyalla Matalliti akan mengangkat seorang sekjen. Berdasarkan kabar yang beredar, PSSI versi KPSI berencana merekrut Tri Goestoro untuk posisi tersebut (Sekjen). Padahal Tri Goestoro saat ini adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) dari PSSI yang dipimpin oleh Djohar Arifin.

Hal tersebut tidak mendapat bantahan dari La Nyalla Mattalitti, Ketua Umum PSSI yang terpilih di Kongres Luar Biasa (KLB). Setelah bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, di Gedung KONI, Jakarta, Rabu (21/3), mantan ketua Pengprov PSSI Jawa Timur itu membenarkan hal tersebut.

Dikutip dari Bola.net La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa peran Tri Goestoro diharapkan dapat membantu menjalankan roda organisasi yang telah dipilih oleh 2/3 pemilik suara sah PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB). Terlebih, La Nyalla juga pernah berjanji kepada Tri Goestoro, kalau KLB berjalan lancar, dirinya akan direkrut untuk menempati posisi stategis tersebut.

Kabar hal tersebut di atas seakan menegaskan isu eliminasi Tri Goestoro sebagai Sekjen PSSI yang dipimpin Djohar Arifin Husin. Halim Mahfud selaku Konsultan Komunikasi PSSI dan Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, menurut kabar yang beredar akan mengisi posisi kosong tersebut.

Read More »
07.57 | 0 komentar

Wow... FC Barcelona Akan Didatangkan ke Indonesia

Lionel Messi Akan Datang ke Indonesia
Ada kabar gembira buat penggemar sepakbola di Indonesia, khususnya para penggemar Barcelona, karena Lionel Messi dkk. dijanjikan akan datang ke Indonesia untuk unjuk kebolehan di depan para penggemarnya di Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com, kemungkinan akan dihadirkannya Lionel Messi ke Indonesia disampaikan oleh Chief Marketing Officer Barcelona Laurent Colette pada hari Rabu (21/3/2012) dalam sambutannya di upacara peletakan batu pertama Akademi FCB Escola di Sentul, Jawa Barat. Menurut Laurent Colette, rencana tersebut akan dilakukan dengan tujuan agar pemain Barcelona bisa lebih dekat dengan para fans-nya di Indonesia.

"Saya berjanji akan membawa pemain saya, seperti Lionel Messi, Xavi, Iniesta, dan lain-lain. Memang, tidak mudah membawa mereka ke sini (Indonesia) karena jadwal sangat sulit sekali. Namun, saya berjanji akan berusaha membawa mereka," ujar Colette.

Bisa dimaklumi jika Barcelona akan didatangkan ke Indonesia, karena menurut Colette jumlah penggemar Barcelona di Indonesia adalah yang terbesar di dunia, yaitu sekitar 2,5 juta penggemar, 2 kali lipat dari jumlah pengggemar Barcelona di Meksiko.

Read More »
19.40 | 0 komentar

Mitra Kukar Ditekuk Tamunya, Persidafon

Liga Super Indonesia
Kejutan terjadi pada hasil pertandingan di lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar Rabu, 21 Maret, tim bertabur Bintang, Mitra Kukar ditekuk tamunya Persidafon Dafonsoro. Bertanding di depan para pendukungnya di Stadion Aji Imbut, Mitra Kukar harus mengakui keunggulan Persidafon dengan skor 0-1.

Pada pertandingan tersebut, Mitra Kukar yang mendapat dukungan penuh dari Mitman langsung menekan Persidafon sejak awal babak pertama. Jajang Mulyana dkk. berusaha menembus pertahanan Persidafon namun barisan pertahanan Persidafon tampil begitu solid sehingga serangan Mitra Kukar selalu kandas di barisan pertahan Persidafon.

Meskipun mendapat serangan yang cukup gencar, Persidafon tetap berusaha untuk melancarkan serangan balik dengan memanfaatkan kecepatan para pemainnnya, khususnya para pemain depan mereka. Namun sayang sampai babak pertama berakhir, hasil pertandingan masih tanpa gol, 0-0.

Pada babak kedua, Mitra Kukar masih mampu mendominasi jalannya permainan sehingga memaksa Persidafon lebih banyak bertahan di lini belakang mereka. Alhasil, peluang emas pun beberapa kali tercipta untuk Mitra Kukar.

Pada menit 54, pemain sayap Mitra Kukar, Zulham Zamrun melepaskan umpan silang ke arah sudut jauh gawang yang salah diantasipasi oleh Kiper Persidafon, Selsius Gezbe, sayang bola hanya membentur tiang.

Asyik menyerang, Mitra Kukar justru harus menerima pil pahit karena pada menit ke-55 gawang yang dijaga kiper Joice Sorongan mampu dibobol Persidafon. Gol Persidafon tersebut dicetak oleh Ferinando Pahabo memanfaatkan dengan sempurna umpan dari pemain gaek Persidafon, umpan dari Edward Ivak Dalam.

Tertinggal 0-1, Mitra Kukar semakin gencar melakukan serangan. Beberapa peluang berhasil mereka dapatkan, namun sayang tidak satu pun mampu dikonversi menjadi gol. Sehingga hasil pertandingan antara Mitra Kukar melawan Persidafon ini harus berakhir dengan kedudukan 0-1 untuk kemenangan Persidafon.

Dengan kekalahan ini, Mitra Kukar gagal memperbaiki posisinya di klasemen sementara Liga Super Indonesia yang harus tertahan di posisi ke empat dengan koleksi 27 poin. Bagi Persidafon sendiri kemenangan ini membuat posisi mereka naik ke posisi 10 dengan mengumpulkan 21 poin.

Read More »
19.11 | 0 komentar

Saatnya Menanti Sanksi FIFA ....

Saatnya Menanti Sanksi FIFA
Sebagaimana kita ketahui FIFA telah memberikan batas waktu kepada PSSI untuk menyelesaikan polemik sepakbola di Indonesia sampai tanggal 20 Maret 2012. Dan sekarang tenggat waktu dari FIFA tersebut telah terlewati sementara polemik sepakbola nasinal justru semakin bertambah, alih-alih dapat menyelesaikan masalah dualisme kompetisi sekarang justru bertambah dengan adanya dualisme pengurus PSSI. Terlepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar, adanya 2 PSSI akan semakin menambah daftar 'dosa' sepakbola Indonesia di mata FIFA.

Namun inilah kenyataan dunia sepakbola Indonesia, ibarat pepatah jauh api dari panggang.. Kenyataan yang terjadi saat ini sangat jauh dari harapan seluruh masyarakat pecinta sepakbola nasional. Masyarakat berharap timnas bisa memberikan kebanggaan di pentas internasional, tapi faktanya justru aib yang diterima yaitu dengan kekalahan 0-10 dari Bahrain, alih-alih menjadi macan Asia menghadapi Brunei pun timnas Indonesia mati kutu.

Rasanya sangat susah untuk menepiskan anggapan bahwa para pengurus PSSI ataupun PSSI versi KPSI cuma mementingkan kelompok mereka masing-masing. PSSI era Djohar Arifin sangat kental dengan yang berbau LPI dan dikait-kaitkan dengan Arifin Panigoro, sedangkan PSSI versi KPSI sepertinya hanya memperjuangkan ISL / PT Liga Indonesia serta dituding memperjuangkan kelompok "Bakrie".

Benar atau tidaknya anggapan di atas, faktanya kedua kubu yang bersebrangan sama-sama egois. Mersa mereka yang paling benar... Merasa mereka yang paling berkuasa... Sehingga upaya rekonsiliasi hanyalah isapan jempol belaka tanpa realisasi yang nyata.

Namun sekarang nasi sudah menjadi bubur, nasib persepakbolaan Indonesia ke depannya akan banyak ditentukan oleh keputusan final CAS dan FIFA. Pada tanggal 22 Maret 2012 FIFA akan melakukan rapat untuk menentukan tindakan apa yang akan di ambil atas Indonesia.

Berkaca atas keputusan FIFA sebelum-sebelumnya, ada sejumlah kemungkinan yang bisa terjadi.

Kemungkinan pertama, FIFA kembali mengambil alih PSSI dan membentuk semacam Komite Normalisasi (KN), seperti saat konflik yang melibatkan pengurus era Nurdin Halid dengan pendukung Arifin Panigoro. Jika hal ini terjadi, konflik akan memasuki babak baru karena kubu PSSI-Djohar Arifin dan PSSI versi KPSI akan berusaha menekan Komite Normalisasi (KN).

Kemungkinan kedua, FIFA akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia yakni pembekuan hak keanggotaan. Jika hal ini terjadi maka seluruh perangkat sepak bola Indonesia tidak boleh terlibat dalam seluruh kegiatan resmi FIFA maupun AFC, mulai dari tim nasional, klub hingga perangkat pertandingan. Lamanya sanksi ini bisa dalam hitungan bulan hingga tahunan. Peran penguasa (pemerintah) akan sangat diperlukan jika sanksi dari FIFA benar-benar dijatuhkan.

Sebagai pecinta sepakbola Indonesia, sekarang kita hanya bisa harap-harap cemas menantikan keputusan CAS maupun FIFA. Namun apapun itu, semoga bisa mengakhiri konflik yang sekarang sedang terjadi. Rasanya prestasi jeblok tanpa konflik lebih baik dari pada prestasi sangat jeblok dan penuh konflik. Bukan begitu kawan?

Read More »
07.47 | 0 komentar

Menpora: PSSI Tetap Satu !

Terkait hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar KPSI dan menghasilkan pengurus PSSI tandingan, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Andi Mallarangeng menunggu keputusan FIFA mengenai hal tersebut. Andi Mallarangeng mengaku mengikuti perkembangan kepengurusan sepak bola nasional, termasuk Kongres Luar Biasa (KLB) yang telah digelar oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

Sedangkan sikap pemerintah sendiri mengenai hasil KLB yang diselenggarakan KPSI, Menpora menegaskan bahwa sampai saat ini, pengurus resmi untuk sepakbola tetap satu, yakni PSSI dan menunggu bagaimana sikap FIFA. “PSSI tetap satu. Ya resminya begitu. Kami tunggu penetapan dari FIFA bagaimana,” katanya, Senin (19/3).

Terkait mengejar legitimasi, Menpora mempersilakan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk mengajukan kepada the Court of Arbitration for Sport (CAS) di Swiss mengenai KLB yang mereka gelar. Pemerintah, menurut menpora sebelum ada keputusan dari CAS mengenenai kepengurusan tandingan, masih memegang badan kepengurusan resmi yang ada sekarang yaitu PSSI.

Andi Mallarangeng mengatakan pemerintah sendiri terkait adanya 2 PSSI berada dalam posisi netral. Pihaknya masih memegang kepengurusan resmi (PSSI di bawah Ketua Umum Djohar Arifin) sampai ada ketetapan yang berbeda mengenai hal tersebut. Apalagi menurutnya pemerintah tidak bisa ikut campur di dalam masalah organisasi sepakbola (PSSI).

Read More »
07.36 | 0 komentar

Gresik United Tekuk Persib Bandung

Gresik United
Gresik United berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga Super Indonesia melawan Persib Bnadung. Bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Petrokimia, Gresik, Senin (19/3), Gaston dkk. berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-0.

Bertanding di hadapan ribuan pendukungnya, Gresik United langsung menggebrak pertahanan Persib Bandung dari awal babak pertama. alahasil, pada menit ke-7 Gresik United mendapat peluang untuk mencetak gol namun sayang, tembakkan Gustavo Chena yang mengarah ke pojok gawang Persib Bandung masih bisa diblok Jendry Pitoy. Peluang berikutnya diperoleh Uston Nawawi pada menit ke-12 tapi masih gagal berbuah gol.

Pada babak pertama ini pertempuran banyak terjadi di lapangan tengah, sehingga peluang yang diperoleh kedua tim hanya sedikit. Apalagi Persib Bandung, mereka sangat kesulitan untuk memasuki area penalti Gresik United. Dengan hanya mengandalkan Aliyuddin seorang diri di depan, Persib Bandung sangat jarang mendapat peluang untuk menjebol gawang Gresik United. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-1.

Pada awal babak kedua Gresik United berhasil membuka kemenangan melalui gol yang dicetak oleh Gaston di menit ke-4. Memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Jendry Pitoy, Gaston yang berdiri dalam posisi yang tepat memanfaatkannya dengan sempurna menjadi sebuah gol dengan tandukkan. Kdudukan pun menjadi 1-0 untuk Gresik United.

Gol kedua Gresik United dipersembahkan oleh Uston Nawawi pada menit ke-66. Gol tersebut dicetak Uston melalui tendangan bebas yang mengalir deras ke pojok gawang Persib dan tak bisa dibendung kiper Persib Bandung Jendry Pitoy.

Dengan kemenangan yang diraih atas Persib Bandung ini posisi Gresik United di tabel klasemen sementara Liga Super Indonesia naik dua peringkat ke posisi ke-12 dengan torehan 20 poin.

Read More »
06.08 | 0 komentar

La Nyalla Kirim Laporan KLB ke AFC dan FIFA Demi Legitimasi

La Nyalla Kirim Laporan KLB ke AFC dan FIFA Demi Legitimasi
Dalam upaya untuk mendapatkan legitimasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terpilih versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), La Nyalla Mattalitti akan segera mengirimkan laporan hasil kongres luar biasa (KLB) yang telah diselenggarakan pada 18 Maret 2012 lalu.

La Nyalla Mattalitti terpilih sebagai Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) versi KPSI dalam KLB di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara pada hari Minggu 18 Maret kemarin. Dirinya menang mutlak atas pesaing-pesaingnya, seperti Gusti Randa atau La Siya.

Selain mengirimkan laporan hasil KLB ke AFC dan FIFA, La Nyalla Mattalitti dan jajaran pengurus PSSI versi KPSI juga akan mengirimkan laporan tersebut ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Khusus mengenai PSSI, menurut La Nyalla Mattalitti, pihak PSSI tidak akan dikirimi laporan serupa. La Nyalla beralasan Djohar Arifin Cs tidak berhak mendapatkannya karena dinilai sudah tidak lagi mendapat legitimasi dari anggota PSSI.

Dikutip dari Tempo.co, saat ditanya apakah dirinya akan menemui langsung Djohar Arifin dan menawarkan bergabung ke kepengurusannya, La Nyalla menjawab dengan tegas. "Tidak usah, untuk apa? Tapi untuk sekadar bertemu, saya tidak masalah," ujar mantan anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut.

Read More »
13.31 | 0 komentar

Pelita Jaya Mencuri Poin di Kandang Persiba Balikpapan

Pelita Jaya
Pelita Jaya berhasil menahan imbang tuan rumah, Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga super Indonesia 2011/12, Minggu (18/3) malam WIB. Dalam laga yang disiarkan secara langsung oleh televisi nasional ANTV tersbut, pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Bermain di depan para pendukungnya, Persiba Balikpapan mencoba bermain agresif untuk menekan pertahanan Pelita Jaya. Pada saat pertandingan baru berjalan tiga menit, suporter tuan rumah sudah bersorak kegirangan setelah Aldo Baretto berhasil mencetak gol untuk Persisam memanfaatkan bola liar di kotak penalti Pelita Jaya.

Pelita Jaya merespon gol Aldo Bareto ini dengan meningkatkan intensitas serangan. Serangan yang bangun skuad asuhan Rahmad Darmawan ini memberikan ancaman serius di barisan pertahanan Persiba Balikpapan. Terbukti pada menit ke-18, Pelita Jaya nyaris menyamakan kedudukan. Sayang bola tendangan Stanislav Zhekov memanfaatkan kesalahan kiper I Made Wirawan masih bisa dihalau pemain Persisam, Ahmad Sembiring sebelum melewati garis gawang.

Persiba Balikpapan pun membalas serangan yang dilancarkan Pelita Jaya. Beberapa peluang diperoleh Shohei Matsunaga dan Sultan Sama, tapi sayang tidak berhasil mengkonversinya menjagi gol.

Asyik menyerang, lini belakang Persiba menjadi lengah, hal ini harus dibayar mahal pada menit ke-39. Long pass dari John Tarkpor langsung disambut Greg Nwokolo, dan striker Pelita Jaya ini langsung melepaskan tendangan ke dalam gawang tanpa mampu ditahan oleh I Made Wirawan. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-1.

Pada babak kedua Persiba berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan, bebrpa peluang pun mereka dapatkan. Namun saynag samapai pertandingan usai tidak ada gol tambahan yang tercipta, sehingga hasil pertandingan antara Persiba Balikpapan melawan Pelita Jaya ini adalah sama kuat 1-1.

Dengan tambahan satu angka ini Persiba Balipapan menempati peringkat 11 klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan mengoleksi nilai 20 dari 15 laga. Sedangkan Pelita Jaya menduduki posisi sembilan setelah mengumpulkan poin 21 dari 16 laga yang telah mereka jalani.

Read More »
07.50 | 0 komentar

Persisam Samarinda Tekuk Persidafon

Persisam Samarinda
Persisam Samarinda Minggu (18/3) memetik poin penuh dalam laga gelaran Liga super Indonesia. Bertindak sebagai tuan rumah skuad asuhan Hendri Susilo ini berhasil mengalahkan tamunya, Persidafon dengan skor 3-0.

Bermain di depan para pendukung setianya, Persisam Samarinda langsung menekan pertahan Persidafon Dafonsoro begitu kick-off dilakukan. Alhasil, pada menit ketiga, Eka Ramdani mendapat peluang emas setelah mendapatkan umpan dari Yongki Aribowo, sayang tembakannya masih melayang dia aas mistar gawang Persidafon.

Persidafon berusaha balik menekan tuan rumah, aksi Patrich Wanggai berhasil mendapatkan peluang, sayang tembakkan kerasnya masih membentur pemain belakang Persisam Samarinda. Di babak pertama ini beberapa kali Persidafon dan Persisam Samarinda mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Namun sampai babak pertama usai tidak satu gol pun tercipta, sehingga keddukan masih sama kuat 1-1.

Pada babak kedua, Persisam berhasil mencetak gol pertama melalui Cristian Gonzales pada saat laga babak kedua baru berjalan tiga menit setelah memanfaatkan umpan dari Eka. Pada menit ke-60 Yoga Utama memperlebar keunggulan Persisam samarinda menjadi 2-0. Pemain yang masuk menggantikan Yongki Aribowo tersebut berhasil menyambut umpan terukur dari Fandy Mochtar. Gol penutup kemenangan Persisam kembali dicetak oleh Cristian Gonzales pada menit ke-81 setelah tembakannya yang berbelok arah karena terkena kaki Cirelli menembus jalan gawang yang dikawal oleh Selsius, kedudukan pun berubah menjadi 3-0.

Kedudukan 3-0 ini tidak berubah hingga laga berakhir. Dengan kemenangan ini, Persisam Samarinda posisinya di klasemen Liga Super Indonesia merangsek naik ke posisi kedelapan.

Read More »
07.30 | 0 komentar

Hasil Lengkap Kongres Tahunan PSSI

Hasil Lengkap Kongres Tahunan PSSI
Kongres Tahunan PSSI yang diselenggarakan di Palangkaraya telah berakhir lebih cepat dari jadwal yang direncanakan semula. Kongres yang direncakan akan selesai sekitar pukul delapan malam WIB ternyata telah selesai pada jam 12 siang, atau hanya berlangsung sekitar 3 jam saja.

Dari Kongres Tahunan PSSI tersebut dilahirkan beberapa pernyataan, berikut ini adalah poin-poin yang ditelurkan dalam Kongres Tahunan tersebut dikutip dari Inilah.com:

1. Berdasarkan Roll Call yang dilakukan Sekjen PSSI, Kongres tahun 2012 dihadiri oleh 94 peserta sah dari 97 pemilik suara yang diundang. Rinciannya adalah 31 Pengprov, 12 IPL, 16 Divisi Utama, 14 Divisi 1, 12 Divisi 2 dan 9 Divisi 3.

2. Kongres juga dihadiri peninjau berasal dari klub-klub yang berlaga di kompetisi PSSI dan Pengcab yang ingin mendukung kegiatan PSSI. Jumlah peninjau adalah 354 orang dari anggota PSSI.

3. Agenda dapat diterima dan disahkan dengan revisi untuk urutan acara pembahasan. Calon anggota baru diterima menjadi 49 dan sebanyak 24 lagi akan diklarifikasi.

4. Peserta peneliti hasil notulen adalah Suraira Nahan (Kalimantan Tengah) dan Akmal (Persiraja)

5. Peserta pemeriksa pemungutan suara. Wahyu Utama (Pro Duta), Hengky Kowala (Manado) dan Supraswoto (Surabaya Muda).

6. Usulan pengangkatan Dewan Kehormatan (Arifin Panigoro dan George Toisutta) akan diproses sesuai statuta, yaitu diusulkan melalui Exco dan disahkan oleh Kongres.

7. Diusulkan pergantian 4 anggota Exco yang telah diberhentikan sesuai keputusan Komite Etik PSSI dan akan dibahas oleh Exco serta dikonsultasikan dengan FIFA.

8. Diterima usulan perubahan statuta dengan membentuk tim perumus dan perubahan akan dilakukan dengan melakukan komunikasi dengan AFC dan FIFA. Hasil perubahan yang telah dikomunikasikan dengan FIFA/AFC akan disahkan pada Kongres berikutnya.

9. Kongres menyetujui penguatan skorsing kepada 33 klub yang telah diputuskan Exco karena mengikut breakaway league. Namun, kepada seluruh klub tersebut terbuka kesempatan untuk kembali dengan syarat menyampaikan pernyataan kembali bergabung secara tertulis dan terpublikasikan, berjanji untuk memenuhi statuta dan ketentuan yang berlaku.

10. Dana bantuan penyelenggaraan kompetisi amatir diberikan PSSI agar kompetisi berjalan adil, lancar dan berkualitas.

11. PSSI diberikan kewenangan oleh Kongres untuk menyelesaikan dualisme kompetisi dengan berlandaskan lima skema penawaran yang telah diajukan ke KONI pada 12 dan 14 Mei 2012.

12. LPIS (PT Liga Prima Indonesia Sportindo) adalah penyelenggara kompetisi satu-satunya yang sah yang dibentuk PSSI dan telah mendapat persetujuan AFC/FIFA.

13. Laporan keuangan PSSI periode 11 Juli - 30 Desember 2012 yang disampaikan bendahara PSSI diterima Kongres dengan suara bulat karena tidak ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan dan penggunaannya.

14. Seluruh program dapat diterima dan disahkan dengan penajaman di beberapa kegiatan tertentu

Read More »
20.46 | 0 komentar

Inilah Ketum PSSI Yang Baru Terpilih Versi KPSI

Inilah Ketum PSSI  Yang Baru Terpilih Versi KPSI
La Nyalla M Mattallitti terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang diselenggarakan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pada hari Minggu (18/3/2012). Dalam pemilihan Ketum PSSI tersebut La Nyalla M Mattallitti menang mutlak atas calon ketum lainnya.

Sebelum proses pemilihan dimulai sejumlah calon ketua umum yang sedianya akan bertarung memperebutkan jabatan Ketum mengundurkan diri beberapa saat sebelum proses pemilihan dimulai. dengan adanya beberapa calon yang mundur ini maka calon ketum yang tersisa tingggal lima calon, yakni Gusti Randa, La Nyalla Mattallitti, Ilham Noor, Ryan Latif dan MR Kambu.

Dalam pemilihan Ketum tersebut, proses voting dipimpin komite pemilihan yang diikuti 81 pemilik suara berjalan kurang dari 30 menit. Dan hasilnya, La Nyalla Mattallitti yang merupakan mantan anggota komite eksekutif yang dipecat PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin tersebut menang mutlak.

Dari voting yang dilaksanakan tersebut, La Nyalla mendapatkan 79 suara, sementara Gusti Randa hanya dua suara. Sedangkan calon ketum lainnya sama sekali tidak mendapatkan satu suara pun. Ketua KPSI pun kemudian mengucapkan selamat kepada La Nyalla Matallitti serta mengungkapkan harapannya agar Ketum PSSI terpilih versi KPSI amanah dalam menjalankan tugasnya nanti.

Read More »
15.14 | 0 komentar

Sriwijaya FC Semakin Kokoh Sebagai Pemucak Klasemen ISL

Sriwijaya FC
Sriwijaya FC berhasil memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Super Indonesia setelah kemarin (18/3) meraih kemenangan atas tamunya Persiram Raja Ampat. Sedangkan Persiram harus terdampar pada posisi juru kunci klasemen dengan nilai yang terkumpul 10 poin.

Tampil tanpa penyerang andalannya, Ketih Kayamba Gumbs, Sriwijaya FC tidak mampu bermain sebaik jika Gumbs diturunkan. Lini depan mereka terlihat kurang tajam, terbukti sejumlah peluang tak kunjung menghasilkan gol padahal Sriwijaya FC lebih banyak melakukan tekanan kepada Persiram.

Selain karena tampil tanpa Kayamba Gumbs, kegagalan Sriwijaya FC memanfaatkan sejumlah peluang juga dikarenakan solidnya pertahanan Persiram khususnya penampilan cemerlang kiper mereka, Ari Kurniawan. Berkali-kali Ari Kurniawan berhasil mematahkan peluang yang didapatkan Hilton Moriera dkk.

Namun kondisi tersebut tidak berlanjut di babak kedua. Walaupun sempat menggagalkan dua peluang Sriwijaya FC, yaitu pada menit ke-51 dan ke-70, Gawang Ari Kurniawan akhirnya kebobolan juga melalui tandukkan Hilton Moriera yang memanfaatkan umpan lambung yang dikirimkan dari sisi kiri pertahanan Persiram pada menit ke-74. Sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Sampai peluit akhir dibunyikan wasit, kedudukan tidak berubah, dengan demikian hasil pertandingan anatara Sriwijaya FC melawan Persiram Raja Empat dimenangkan oleh Sriwijaya FC dengan skor tipis 1-0.

Read More »
09.37 | 0 komentar

Mitra Kukar Menang Tipis Atas Deltras Sidoarjo

Dalam lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar kemarin (18/3), Mitra Kukar berhasil meraih kemenangan atas Deltras Sidoarjo. Bertanding sebagai tuan rumah di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Marcus Bent dkk. mengalahkan tamunya Deltras Sidoarjo dengan skor tipis 1-0.

Pada pertandingan yang disiarkan secara lengsung oleh ANTV tersebut, Mitra Kukar di babak pertama berhasil menguasai jalannya babak pertama. Dari awal peluit kick-off dibunyikan mereka langsung melakukan serangan gencar ke pertahanan Deltras Sidoarjo. Alhasil beberapa peluang emas berhasil diperoleh Ahmad Bustomi dkk. Diantara pelauang tersebut adalah peluang yang diperoleh Bustomi pada menit ke-4 dan Jajang Mulyana pada menit ke-14, namun sayang kedua peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Akhirnya pada menit ke-24, Jajang Mulyana dapat memanfaatkan peluang emas yang didapatkannya, sehingga terciptalah gol untuk Mitra Kukar. Proses gol tersebut berawal dari umpan matang Nemanja Obric dari sisi kanan pertahanan Deltras yang
tanpa kesalahan dikonversi menjadi gol oleh Jajang Mulyana, sehingga kedudukan berunbah menjadi 1-0 untuk keunggulan Mitra Kukar.

Gol untuk Mitra Kukar tersebut membuat pertandingan semakin menarik karena Bustomi cs semakin termotivasi untuk mencetak gol berikutnya. Buat Deltras sendiri gol tersebut membangkitkan semangat mereka untuk mencetak gol penyeimbang, sehingga kedua tim silih berganti melakukan penyerangan. Namun samapi babk pertama usai kedudukan 1-0 untuk keunggulan Mitra Kukar tidak berubah.

Pada babak kedua kendali pertandingan lebih banyak dipegang Mitra Kukar. Beberapa peluang pun berhasil mereka raih, namun gagal berbuah gol. Sebaliknya Deltras Sidoarjo pun bukannya tanpa peluang, bahkan pada menit ke-72, kiper Mitra Kukar Joice Sorongan membuat blunder yang hampir membuat mereka kebobolan. Pada menit ke-89, Deltras bahkan nyaris menyamakan kedudukan lewat sebuah umpan sodoran yang kemudian diterima dengan baik oleh Qischil Gandrum, sayang tembakkannya tidak menemui sasaran. Hingga laga berakhir, skor 1-0 tetap bertahan. Mitra Kukar pun memetik kemenangan di kandangnya.

Dengan kemenangan yang diraihnya ini, Mitra Kukar posisinya di klasemen Liga Super Indonesia naik tiga tingkat ke posisi keempat dengan poin 27. Untuk Deltras sendiri dengan kekalahan ini membuat mereka terpaku di tangga ke-15 dengan 14 poin.

Read More »
09.12 | 0 komentar

CAS Tolak Gugatan La Nyalla dkk.

Badan arbitrase internasional untuk olahraga (CAS) menolak gugatan yang diajukan sejumlah klub peserta Liga Super dan mantan Komite Eksekutif PSSI terkait Kongres Luar Biasa. Selain itu (CAS) mewajibkan pihak penggugat membayar sekitar Rp 20 juta kepada PSSI.

Dikutip dari Tempo.co, salah satu alasan CAS menolak gugatan tersebut adalah karena CAS tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan sengketa antara Persisam Putra Samarinda, Deltras Sidoarjo FC, Pelita Jaya FC, La Nyalla Mattalitti, dan Erwin Dwi Budiawan, dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Surat keputusan CAS yang itu ditandatangani Presiden Panel CAS Patrick Lafranchi tertanggal 16 Maret 2012. Selain hal di atas, CAS juga menyatakan tak lagi memproses gugatan yang diajukan klub-klub Liga Super Indonesia dan mantan Komite Eksekutif PSSI tersebut. "Prosedurnya dengan ini dihentikan," seperti dikutip dari surat tersebut.

Seperti kita ketahui, gugatan yang diajukan Persisam Putra Samarinda, Deltras Sidoarjo FC, Pelita Jaya FC, La Nyalla Mattalitti, dan Erwin Dwi Budiawan kepada PSSI dilayangkan ke CAS pada 30 Desember 2011. Menurut para penggugat PSSI dinilai mengabaikan usulan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

Adanya penolakan dari CAS terhadap gugatan kubu KPSI ini tentu saja akan menjadi pukulan telak untuk La Nyalla Mattalitti dkk. Sangat menarik untuk kita tunggu respon dari kubu KPSI terhadap keputusan CAS ini, kira-kira manuver apa lagi yang akan dilakukan dalam 'pertempuran' melawan PSSI.

Read More »
08.56 | 0 komentar

La Nyalla: KLB Sah Secara Hukum !


Kongres Luar Biasa (KLB) yang digagas oleh Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) akan digelar besok Minggu (18/3/2012) di Hotel Mercure, Jakarta. Jika kubu Djohar Arifin mengatakan bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) tersebut tidak sah, pihak Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) justru mengatakan Kongres Tahunan PSSI yang tidak sah dan meyakini Kongres Luar Biasa (KLB) adalah sah secara hukum.

Dikutip dari Kompas.com, salah satu calon ketua umum PSSI versi KPSI, La Nyalla Mattaliti menyatakan keyakinannya bahwa FIFA akan mengakui hasil KLB yang akan diselenggarakan KPSI hari minggu, besok.

La Nyalla Mattaliti saat mendeklarasikan dirinya sebagai calon ketua umum di sebuah restoran di kawasan Senayan, Jumat (16/3/2012) siang mengatakan: "Saya masih punya keyakinana hasil KLB akan diakui FIFA karena sah secara hukum melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan KONI."

Menanggapi Kongres Tahunan PSSI yang akan diselenggarakan besok, La Nyalla Mattaliti menyatakan pendapatnya bahwa Kongres Tahunan PSSI tidak sah secara regulasi. Alasannya, kongres yang akan diselenggarakan di Palangkaraya dihadiri 25 Pengprov PSSI yang diwakili oleh caretaker. Menurut La Nyalla 25 caretaker yang mewakili 25 pengprov tersebut tidak punya hak sebagai peserta kongres.

Menurut La Nyalla Mattaliti, seorang caretaker dapat menjadi pemilik suara jika penunjukkannya disetuji oleh 2/3 anggota Komite Eksekutif PSSI atau disetujui oleh 8 anggota Exco dari 11 Exco PSSI. Kenyataannya pada saat ini PSSI hanya memiliki tujuh orang Exco setelah memecat Tony Apriliani, La Nyalla Mattaliti, Erwin Dwi Budiawan dan Roberto Rouw.
(Source: Kompas.com)

Read More »
08.33 | 0 komentar

Along Hari Ini Resmi Bergabung Dengan Persib Bandung

Along Hari Ini Resmi Bergabung Dengan Persib Bandung
Striker Singapura Noh alam Shah seperti yang dijanjikan manajemen Persib Bandung, hari ini akhirnya benar-benar bergabung dengan tim Maung Bandung. Along hari ini sudah berada di tengah-tengah pemain Persib Bandung lainnya dalam acara HUT Persib Bandung ke-79.

Proses bergabungnya Noh alam Shah ke Persib Bandung memang cukup berliku-liku. Sebelumnya Along hampir batal menjadi bagian dari tim kebanggaan bobotoh tersebut karena ada beberapa hal yang menjadi hambatan, terutama terkait adanya nama Leonard Tupamahu sebagai "paket bersama" yang dicantumkan dalam detail kontrak. Padahal bobotoh tidak menginginkan Leonard Tupamahu bergabung dengan Persib Bandung.

"Noh Alam Shah sudah gabung ke Persib dan hari ini kita sudah bersama-sama bergabung di sini. Saya berharap kehadirannya memperkuat dan mempertajam tim Persib," kata Manajer Persib, H. Umuh Muhtar di Bandung, Jumat (16/3).

Along datang sekitar pukul 15.30 pada acara perayaan ulang tahun Persib Bandung ke 79 yang digelar di kantor sekretariat Persib Bandung, Jalan Sulanjaya 17 tersebut. Kedatangan Noh Alam Shah tersebut langsung disambut oleh para pemain Maung Bandung yang juga hadir dalam perhelatan tersebut. Noh alam Shah pun kemudian langsung ikut berbaur dengan para pemain Persib Bandung lainnya dan duduk disamping kapten tim, Maman Abdurrahman.

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf tidak ketinggalan memberi Ucapan selamat datang kepada Noh Alam Shah. "Selamat datang kepada Along, mudah-mudahan bersama pemain lainnya bisa membantu Persib menjadi juara pada musim ini," kata Duta Persib yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar tersebut.
(source: Bola.net)

Read More »
17.33 | 0 komentar

FIFA Dipastikan Tidak Hadiri Kongres Tahunan PSSI

FIFA Dipastikan Tidak Hadiri Kongres Tahunan PSSI
Di tengah simpang siur berita tentang kepastian hadir tidaknya perwakilan FIFA dalam kongres tahunan PSSI di Palangkaraya, Ahad (18/3), PSSI akhirnya memastikan bahwa FIFA tidak akan hadir dalam acara tersebut.

Dikutip dari Republika.co.id, Kepastian ketdiakhadiran FIFA dalam kongres tahunan PSSI disampaikan langsung oleh ketua umum PSSI Djohar Arifin Husin. “FIFA tidak hadir dalam kongres nanti karena ini kongres tahunan organisasi, maka yang hadir biasanya hanya dari Asia saja (AFC),” ujar Djohar Arifin saat dihubungi Republika, Jumat (16/3).

Sedangkan mengenai kehadiran perwakilan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di kongres Palangkaraya sampai saat ini, PSSI juga belum bisa memastikannya. Djohar Arifin mengatakan bahwa PSSI terus menunggu konfirmasi dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) tersebut. Menurut Djohar Arifin Kehadiran AFC merupakan suatu kehormatan bagi PSSI.

PSSI mengaku tetap akan menggelar kongres tahunan tersebut walaupun perwakilan FIFA ataupun AFC tidak hadir. Menurut Djohar Arifin, kehadiran AFC dan FIFA bukan merupakan syarat bisa digelarnya sebuah kongres. Walaupun tidak dihadiri dua organisasi sepakbola tersebut, menurut Djohar hasil dari Kongres PSSI tetap sah dan diakui.

“Jadi kongres tetap berlangsung dan akan tetap menghasilkan keputusan yang diakui FIFA dan AFC. Hadir atau tidaknya AFC, bukan merupakan syarat sahnya kompetisi.”

Sebagaimana kita ketahui PSSI berencana menggelar Kongres Tahunan di Palangkaraya pada Minggu 18 Maret besok. Di waktu yang sama, Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) pun akan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang salah satu agendanya adalah menggantikan kepemimpinan Djohar arifin dari PSSI.

Read More »
14.33 | 0 komentar

Idris: Seharusnya Pengurus PSSI Sudah Harakiri !

Seharusnya Pengurus PSSI Sudah Harakiri
Bukan rahasia lagi bahwa Djohar Arifin dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum PSSI sering mengeluarkan kebijaksanaan yang kontroversial. Terlepas dari benar atau tidaknya kebijaksanaan terbut, berbagai pihak merasa tidak puas dengan kepemimpinannya.

Rasa tidak puas terhadap Djohar Arifin tidak hanya dar kalangan yang memang dari awal tidak 'sreg' dengan kepemimpinannya tetapi juga dari orang yang tadinya merupakan pendukungnya yang memilih Djohar Arifin untuk menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) 9 Juli 2011 di Solo.

Salah satu dari mereka adalah Idris yang saat ini merupakan CEO PSMS Medan. Pada awalnya dirinya adalah bagian dari para pendukung Djohar Arifin yang tergabung dalam kelompok 78, dimana mereka sukses melengserkan kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid dan berhasil mendudukkan Djohar Arifin sebagai Ketua Umum PSSI dalam KLB 9 Juli di Solo.

Dikutip dari 12.paz.blogspot.com, Idris mengaku dirinya adalah yang paling kecewa dengan berbagai keputusan PSSI. Bahkan menurut Idris kalau di Jepang mereka harus sudah HARAKIRI atau bunuh diri.

"Tapi, boleh dibilang, kami juga yang kini paling kecewa dengan berbagai keputusan PSSI. Mereka benar-benar tak tahu aturan. Bahkan, Statuta PSSI pun dilanggar. Seharusnya mereka malu. Kalau di Jepang, sudah harakiri alias bunuh diri."

Read More »
10.03 | 0 komentar

Andi Mallarangeng Menunggu Sikap FIFA Terkait Masalah PSSI

Menyikapi kisruh yang berlarut-larut dalam persepakbolaan nasional, Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng mengatakan bahwa pihaknya belum mau terlalu jauh campur tangan dalam masalah tersebut.

Kepada para wartawan Andi Mallarangeng menyatakan bahwa dirinya masih menunggu seperti apa sikap FIFA dalam penyelesaian kisruh di persepakbolaan nasional, serta dualisme kompetisi, Liga Super Indonesia (ISL) dan Liga Prima Indonesia (IPL).

Terkait dualisme kompetisi yang saat ini terjadi di Indonesia, FIFA telah memberikan batas waktu kepada PSSI hingga tanggal 20 Maret 2012 untuk menyelesaikan masalah tersebut. Bila sampai tenggang waktu yang ditetapkan PSSI tidak mampu menyelesaikannya, maka FIFA akan membawa masalah PSSI ke komite asosiasi yang mungkin akan berujung dengan adanya sanksi untuk Indonesia.

Menurut Andi Mallarangeng, terjadinya dualisme kompetisiISL dan IPL berimbas kepada timnas. Bukti nyatanya adalah Indonesia menelan kekalahan terbesar sepanjang sejarah saat digunduli Bahrain 10-0 di ajang PPD 2014, dan yang terbaru adalah kegagalan timnas U-21 di Piala Hassanal Bolkiah, dipermalukan tim terlemah di kawasan Asia Tenggara, Brunei Darussalam, 2-0.

Menyinggung masalah kongres tahunan PSSI di Palangkaraya pada 18 Maret, Andi Mallarangeng mengungkapkan, pihaknya tidak akan menghadiri acara tersebut. Karena menurutnya sebagai menteri, dirinya tidak mempunyai keharusan untuk hadir di acara kongres tahunan sebuah organisasi olahraga.

Read More »
09.30 | 0 komentar

PSSI: KONI Tidak Mengerti Statuta !

PSSI: KONI Tidak Mengerti Statuta
Menanggapi sembilan keputusan KONI, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menghimbau agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tidak menabrak aturan FIFA dengan upayanya dalam mengambil alih PSSI.

Apa yang diutarakan oleh Djohar Arifin tersebut sebagai respon atas sembilan keputusan KONI terutama atas poin keenam yang menyebutkan bahwa, "Jika rekonsiliasi antara PSSI dan KPSI tidak terselesaikan, KONI sebagai induk organisasi olahraga yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan pembinaan organisasi dan prestasi olahraga bola di Indonesia akan mengambil alih sementara kepengurusan olahraga sepak bola Indonesia hingga digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB), sebagaimana diatur dalam Statuta KONI Pasal 30 Ayat 9."

Menurut Djohar Arifin, pihaknya sangat menghormati anjuran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. Namun, menurutnya KONI tidak boleh menabrak aturan PSSI dan FIFA.

Dikutip dari Bola.net, Djohar Arifin menilai bahwa KONI tidak mengerti tentang statuta. "PSSI punya aturan. Bahkan, Presiden RI sudah menyampaikan bahwa campur tangan pemerintah dapat menyebabkan sanksi. Dengan adanya intervensi dari KONI, ini menunjukkan bahwa KONI tidak mengerti statuta. KONI seharusnya tidak boleh melakukan intervensi sebab FIFA tidak suka adanya intervensi."

Read More »
08.07 | 0 komentar

Dikalahkan Persib, Arema Fokus ke Dua Sisa Laga Kandang

Arema Indonesia
Arema Indonesia gagal merealisasi ambisinya untuk mencuri poin di laga Liga Super Indonesia melawan Persib Bandung Kamis 15 Maret. Bertindak sebagai tamu, skuad asuha Joko Susilo tidak bisa mengikuti jejak Persela yang bermain seri melawan Persib, Arema Indonesia justru harus menelan pil pahit dikalahkan Persib Bandung dengan skor 0-2.

Gol kemenangan Persib Bandung sendiri dipersembahakan oleh Miljan Radovic memanfaatkan bola rebound hasil tendangan penaltinya yang dapat diblok kiper Arema. Satu lagi gol kemenangan Persib dicetak oleh pemain belakang mereka, Jajang sukmara.

Bertanding di hadapan ribuan pendukung Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Arema Indonesia sebenarnya banyak memiliki peluang terutama di menit-menit akhir babak pertama. Namun sayang, lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang tersebut terbuang percuma. Absennya Marcio souza sangat terlihat dampaknya dalam hal finishing touch.

Menanggapi pertandingan melawan Persib Bandung tersebut, Joko Susilo mengakui bahwa skuad Arema Indonesia bermain kurang apik dalam menahan serangan Persib Bandung. Sialnya, Sang kapten, Seme Pierre Patrick bahkan harus dikeluarkan wasit Yandri karena mendapat dua kartu kuning di pertandingan tersebut. Setelah kekalahan ini menurut Joko Susilo mereka lebih memilih fokus pada laga kandang berikutnya.

"Lebih baik kami berkonsentrasi pada dua laga kandang terakhir menjelang akhir putaran pertama," kata Pelatih Utama Arema Indonesia, Joko Susilo.

Kekalahan yang diderita Arema Indonesia tersebut semakin membenamkan mereka di klasemen sementara Liga Super Indonesia pada posisi 17. Sementara itu dengan kemenangan yang diraih atas Arema, Persib Bandung posisinya naik ke urutan enam.

Read More »
07.44 | 0 komentar

Inilah 9 Keputusan KONI Terkait Rekonsiliasi

Inilah 9 Keputusan  KONI Terkait Rekonsiliasi
Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengeluarkan keputusan berani dalam upayanya melakukan rekonsiliasi sepakbola nasional. Keputusan tersebut diambil setelah memanggil dan melakukan dengar pendapat baik dengan KPSI maupun PSSI.

Salah satu keputusan berani yang diambil KONI adalah dengan menyatakan bahwa kedua kompetisi (ISl dan IPL) mempunyai spirit yang sama untuk memajukan sepak bola nasional, dan karenanya mempersilahkan kompetisi IPL dan ISL adalah kompetisi yang sah dan diakui menurut hukum serta berjalan dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan berkualitas.

Berikut ini adalah keputusan KONI Pusat dalam penyelesaian permasalahan Internal Organisasi PSSI, No. 26 Tahun 2012, tertanggal 15 Maret 2012.

1. Belajar dari pengalaman dua kali KLB sebelumnya, maka KLB bukan satu-satunya cara penyelesaian konflik PSSI. Sehingga dapat diselesaikan bersama oleh PSSI dan KPSI dengan menjunjung tinggi prinsip dasar olah raga; fairness and respect, dan sepatutnya penyelesaian persoalan tidak melalui KLB. KONI merekomendasikan kepada PSSI dan KPSI untuk terus menerus tanpa henti melakukan rekonsiliasi penyelesaian permasalahan yang terjadi, sesuai statuta PSSI dan regulasi sepak bola lainnya dengan supervisi KONI sebagai induk organisasi sepak bola nasional sebagaimana diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

2. Jika KLB dapat dihindari maka PSSI dan KPSI bersama-sama melaksanakan kongres biasa (tahunan) sesuai amanah statuta PSSI dengan merujuk pada Keputusan Kongres PSSI tanggal 19 Januari 2011 di Bali dan Kongres PSSI tanggal 9 Juli 2011 di Solo.

3. KONI menyadari bahwa Kongres Luar Biasa yang sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang diatur dalam Statuta PSSI adalah hak konstitusional kedaulatan anggota yang harus dihormati. Jika PSSI dan KPSI bersama-sama melaksanakan kongres luar biasa, maka sepatutnya agenda KLB hanya terbatas pada perubahan statuta PSSI.

4. Jika PSSI dan KPSI tetap pada pendirian masing-masing, maka KONI mempersilahkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui Badan Abritrase Olah raga Republik Indonesia (BAORI).

5. Dengan mandat/persetujuan PSSI dan KPSI, KONI menyelenggarakan Kongres Luar Biasa yang agendanya terlebih dahulu mengubah Statuta PSSI dan kemudian memilih Ketua Umum.

6. Jika Poin 1, 2, 3, 4, dan 5 tersebut di atas, tidak dapat juga terselesaikan, KONI sebagai induk organisasi olah raga yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan pembinaan organisasi dan prestasi olah raga sepak bola di Indonesia, akan mengambil alih sementara kepengurusan olah raga sepak bola Indonesia hingga digelarnya Kongres Luar Biasa. Sebagaimana diatur dalam Statuta KONI pasal 30 ayat (9).

7. Berkaitan dengan kompetisi yang sedang berlangsung, KONI berpendapat bahwa kedua kompetisi mempunyai spirit yang sama untuk memajukan sepak bola nasional, dan karenanya mempersilahkan kompetisi IPL dan ISL adalah kompetisi yang sah dan diakui menurut hukum serta berjalan dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan berkualitas.

8. Kompetisi tetap dilaksanakan karena terkait dengan kontrak Pihak Ketiga, kemudian dalam kurun waktu paling lama tiga tahun melakukan rekonsiliasi, setelah lebih dahulu mengkaji serta menemukan sistem kompetisi yang tepat dan menuntaskannya dengan melakukan revisi atas Statuta PSSI.

9. Tim Nasional adalah harkat dan martabat bangsa, oleh karena itu pembentukan timnas haruslah dilakukan tanpa diskriminasi dan memakai pemain terbaik yang pantas dan patut bermain sebagai pemain timnas baik dari IPL, ISL, dan klub lainnya.

Read More »
18.05 | 0 komentar

Inilah Yang Ditawarkan PSSI Kepada Klub ISL

PSSI
Sebagaimana telah dikabarkan sebelumnya bahwa pertemuan yang diadakan PSSI dalam rangka rekonsiliasi dari pihak klub Liga Super Indonesia hanya dihadiri Persib Bandung. Lalu apa yang ditawarkan PSSI dalam upayanya melakukan rekonsiliasi?

Berikut ini adalah poin-poin yang ditawarkan oleh PSSI dalam proses rekonsiliasi itu, seperti diungkapkan oleh salah satu perwakilan Persib Bandung di pertemuan tersebut, Risha Adiwijaya:

Pertama, PSSI menawarkan win-win solution. Liga Super Indonesia dan Liga Prima Indonesia akan diakui. Bentuk mekanisme dan regulasi akan ditindaklanjuti.

Kedua, akan dibentuk organisasi baru sebagai pelaksana kompetisi.

Ketiga, Organiassi pelaksana kompetisi akan dipilih berdasarkan nilai kontrak tertinggi secara umum dan transparan.

Keempat, Akan dibentuk nama liga baru dan disosialisasikan kepada seluruh stake holder PSSI.

Kelima, PSSI ingin menaikkan level sepakbola Indonesia ke tingkat lebih tinggi. Maka, syarat dari AFC akan tetap diterapkan. Namun, akan ada edukasi dan sosialisasi kepada seluruh klub.

Read More »
09.28 | 0 komentar

Persib Optimis... dan Arema Bertekad Curi Poin

Persib Bandung
Pada lanjutan Liga Super Indonesia yang akan digelar hari ini Persib Bandung akan menjalani laga keras yang sarat gengsi. Persib Bandung yang tengah dalam momen hari jadi ke 79 tentunya membidik kemenangan sebagai kado ulang tahun untuk para Bobotoh.

Bertindak sebagai tuan rumah, rasa optimis ditebarkan oleh Pelatih Persib Drago Mamic dan para pemain. Menurut Mamic Persib Bandung akan bermain semaksimal mungkin untuk meraih poin yang memungkinkan dapat diraih.

Menjelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Si JalakHarupat tersebut, tim pelatih Persib Bandung pun telah melakukan persiapan yang maksimal. Asisten Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis mengatakan bahwa kondisi skuad Persib Bandung dan mental para pemain dalam kondisi yang bagus dan siap memberikan kemenangan pada pertandingan hari ini.

Sementara itu Arema Indonesia yang akan menjadi calon lawan Persib Bandung meskipun beberapa pemain andalannya absen bertekad untuk mencuri poin pada pertandingan ini sebagai penebus kegagalan meraih poin pada laga sebelumnya saat Arema Indonesia dikalahkan Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa beberapa hari lalu.

Meskipun Charis Yulianto, Marcio Souza dan Kerry Yudiono sangat berpengaruh bagi tim, namun pelatih Arema, Joko akan memaksimalkan pemain yang ada. Karena baginya tidak ada alasan untuk tidak tampil maksimal meskipun tidak dengan tim terbaik.

Read More »
09.00 | 0 komentar

Inilah Alasan Persib Menghadiri Undangan PSSI

Persib Bandung
Persib Bandung menjadi satu-satunya klub Liga Super Indonesia yang menghadiri pertemuan yang digagas PSSI dalam rangka konsolidasi menuju rekonsiliasi sepak bola Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Persib Bandung diwakili oleh dua direktur PT PBB yaitu Risha Adi Wijaya dan M. Farhan.

Dikutip dari Bola.net, menurut Wakil Direktur PT PBB, Muhammad Farhan, Persib Bandung masih mengakui PSSI sebagai otoritas sepak bola Tanah Air dan hal itulah yang menjadi dasar mengapa Persib Bandung menghadiri undangan PSSI yang diadakan di Hotel Crowne Jakarta, Rabu (14/3)tersebut.

Mengomentari sebagai satu-satu klub Liga Super Indonesia yang menghadiri undangan PSSI, Muhammad Farhan menyarankan agar PSSI berusaha lebih keras lagi dengan jalan mendatangi klub-klub lain dan menawarkan usulan yang sama dengan yang telah dibahas pada pertemuan tersebut agar jalan rekonsiliasi cepat tercapai.

Sementara itu, meski pertemuan yang digagas PSSI tersebut hanya dihadiri Persib Bandung, Penanggung Jawab Tim Nasional Indonesia sekaligus Ketua Komite Disiplin PSSI, Bernhard Limbong menolak adanya anggapan bahwa usaha PSSI untuk melakukan rekonsiliasi telah gagal. Menurut Bernhard Limbong PSSI akan terus melakukan upaya rekonsiliasi tanpa mengenal lelah.

Read More »
08.31 | 0 komentar

Pelita Jaya Menang Tipis atas Persela Lamongan

Pelita Jaya
Dalam lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar pada sore tadi (14/3), Pelita Jaya berhasil meraih kemenangan atas tamunya, Persela Lamongan. Bermain di Stadion Singaperbangsa Karawang, anak asuh Rahmad Darmawan tersebut mengalahkan Persela Lamongan dengan skor 1-0.

Pelita Jaya mengawali pertandingan di babak pertama dengan bermain hati-hati dengan memperagakan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Sepanjang babak pertama ini, skuad asuhan Rahmad Darmawan ini mengurung pertahanan Persela Lamongan. Tercatat pemain Pelita Jaya beberapa kali mendapatkan untuk mencetak gol, mulai dari Safee Sali, tendangan Al Farizi hingga sundulan Greg masih belum mampu membobol gawang Persela Lamongan yang dijaga kiper Khoirul Huda.

Setelah beberapa kali gagal mencetak gol akhirnya pada akhir babak pertama, Pelita Jaya bisa membobol gawang Khoirul Huda melalui tendangan Greg Nwokolo. Berawal dari pergerakan tiga pemain depan Pelita, Safee Sali berhasil memberikan umpan matang kepada Greg yang berada depan kotak penalti Persela. Greg melepaskan tembakkan keras menyusur tanah ke arah pojok kiri bawah dari gawang Persela Lamongan yang tidak kuasa dijangkau oleh Khoirul Huda. Kedudukan 1-0 ini bertahan sampai babak pertama berakhir.

Pada babak kedua Pelita Jaya masih dominan dalam penguasaan bola sehingga mereka lebih banyak menciptakan peluang emas daripada Persela Lamongan. Namun tidak satu gol pun tercipta untuk Pelita Jaya maupun Persela Lamongan di babak kedua ini. Dengan demikian sampai peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan tuan rumah Pelita Jaya Karawang.

Dengan torehan tiga angka dari pertandingan ini, posisi Pelita Jaya di klasemen sementar LIga Super Indonesia naik posisinya dari posisi 12 naik ke posisi 8 menggeser PSPS Pekanbaru. Sedangkan bagi Persela Lamongan, kegagalan meraih angka di pertandingan ini membuat posisi mereka tidak beranjak dari posisi kelima klasemen setelah mengumpulkan 25 poin.

Read More »
19.47 | 0 komentar

Perseteruan KPSI Dengan PSSI Berlanjut di CAS

Di tengah upaya rekonsiliasi yang digagas KONI, perseteruan antara KPSI dan PSSI masih saja berlanjut. Kali ini yang akan menjadi 'medan pertempuran' adalah Court of Arbitration for Sports (CAS).

Sebagaimana banyak diberitakan di berbagai media, pada 8 maret lalu Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) telah mengadukan PSSI kepada CAS. Dalam pengaduannya kepada CAS tersebut, ada tiga poin penting yang menjadi tuntutan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

Yang pertama, Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) meminta kepada CAS untuk menghentikan Kongres Tahunan yang diselenggarakan PSSI bila agenda tersebut tidak menghormati regulasi dan prinsip legalitas, termasuk anggota dan juga agenda yang akan dijalankan.

Yang Kedua, Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) meminta kepada Exco PSSI untuk tidak menghalang-halangi keinginan KPSI untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

Dan yang terakhir, Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) meminta bantuan kepada FIFA dan AFC dalam pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB), agar hasil Kongres tersebut bisa terpenuhi dalam hal validitas dan juga prosedural.

Sementara itu Court of Arbitration for Sports (CAS) sendiri melalui suratnya kepada pihak penggugat dan tergugat pada 9 Maret 2012 memberitahukan bahwa gugatan ini telah tercatat pada CAS Ordinary Arbitration Division sesuai dengan Code of Sports-related Arbitration artikel S20 dan artikel R38ff dari kode tersebut.

Lalu bagaimana tanggapan PSSI atas pengaduan KPSI kepada CAS ini? Dikutip dari Bola.net, Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo mengatakan bahwa gugatan KPSI tidak akan mengubah jadwal pelaksanaan Kongres Tahunan PSSI yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 17-18 Maret mendatang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Lebih lanjut, Tondo mengatakan telah mendengar adanya gugatan tersebut. Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti dasar-dasar dari gugatan KPSI tersebut.

Read More »
16.28 | 0 komentar

Akhirnya Noh Alam Shah Dipastikan Bergabung Dengan Persib Bandung

 Noh Alam Shah Dipastikan Bergabung Dengan Persib Bandung
Ada kabar terbaru tentang kepastian bergabungnya Noh Alam shah dengan Persib Bandung pada putaran kedua Liga Super Indonesia mendatang. Hal mengenai akan bergabungnya Along langsung disampaikan oleh manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

Dikutip dari botn.co.id manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Bandung, Rabu (14/03/2012) mengatakan bahwa dirinya hingga saat ini berusaha terus berkomunikasi dengan Along, dan insya Allah pada hari Jumat ini (16/03/2012) Noh Alam Shah sudah ada di Bandung. Dan setelah Along datang ke Bandung, Umuh Muchtar secepatnya akan mengurus untuk kontraknya

Seperti pernah diberitakan sebelumnya pada proses negoisasi sebelumnya Noh Alam Shah ingin dirinya dikontrak Persib Bandung satu paket dengan manatan pemain arema IPL lainnya, Leonard Tupamahu. Namun pihak manajemen 'Maung Banudung' tidak mengabulkan keinginan Noh Alam Shah tersebut, karena manajemen mendengarkan suara Bobotoh yang menolak kehadiran Leonard Tupamahu di skuad Persib Bandung.

Selanjutnya Umuh Muchtar menjelaskan bahwa akan dikontraknya Noh alam Shah selain untuk mempetajam lini depan Persib Bandung pada putaran kedua nanti, juga mempersembahkan bergabungnya Noh Alam Shah dengan Persib Bandung sebagai kado untuk para Bobotoh pada ulang tahun yang ke-79 Persib Bandung .

Read More »
11.58 | 0 komentar

Persija Jakarta Naik ke Peringkat Empat Setelah Kalahkan Gresik United

Persija Jakarta
Tim kebanggaan ibukota Persija Jakarta dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar pada Rabu (13/3/2012) di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, berhasil memetik angka penuh saat menjamu tamunya Gresik United.

Dalam pertandingan yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasioanal ANTV tersebut, Persija Jakarta mengalahkan Gresik United dengan skor 2-0. Dua gol Persija Jakarta dicetak pada saat-saat terakhir pertandingan masing-masing melalui Pedro Javier dan Bambang Pamungkas.

Seusai pertandingan pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan kemenangan ini karena kemenangan ini sangat penting artinya untuk mengangkat posisi Persija Jakarta ke papan atas klasemen Liga Super Indonesia. Selain itu dirinya menekankan kepada timnya untuk kerja keras dalam meraih poin penuh, jangan jadi trademark Persija susah menang di kandang.

Mengenai jalannya pertandingan, Iwan Setiawan mengaku bahwa dirinya sempat gugup melihat cara timnya bermain. Karena menurutnya cara main Gresik United sama dengan cara Persidafon dan Mitra Kukar main, dimana mereka memiliki pertahanan yang sangat bagus.

Dengan tambahan 3 angka dari kemenangan ini, Persija Jakarta berhasil menduduki peringkat keempat klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan mengumpulkan 26 poin. Sedangkan Gresik United menduduki posisi ke-14 dengan poin yang terkumpul 17 angka.

Read More »
09.06 | 0 komentar

Persib Bandung Sambut Baik Pertemuan Yang Digagas PSSI

Persib Bandung
Undangan PSSI untuk melakukan pertemuan untuk beberapa klub peserta Liga Super Indonesia mendapat tanggapan yang berbeda dari klub-klub ISL. Sebagian klub Liga Super Indonesia telah menyatakan penolakkannya untuk datang ke pertemuan yang akan digelar di Hotel Crown, Jakarta, Rabu (14/3).

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya klub yang menolak ajakan pertemuan yang digagas PSSI tersebut adalah PSPS Pekanbaru dan Persipura Jayapura. Kedua klub tersebut beralasan bahwa ajakan untuk bertemu/rekonsiliasi dari PSSI sudah terlambat.

Klub terakhir yang menyatakan menolak menghadiri pertemuan yang digelar PSSI adalah Pelita Jaya dan Sriwijaya FC. Sikap penolakkan Pelita Jaya terhadap pertemuan tersebut diungkapkan langsung oleh Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa. Sama halnya dengan Pelita Jaya, Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya, Hendri Zainudin menyatakan bahwa Sriwijaya FC tidak akan hadir di pertemuan tersebut acara yang akan digelar PSSI tersebut dinilai sudah terlambat.

Jika kebanyakan klub ISL menolak undangan PSSI, tidak demikian halnya dengan Persib Bandung. Meski mengaku belum benar-benar mengetahui agenda dari pertemuan yang digagas PSSI tersebut, pihak Persib Bandung menyambut baik acara tersebut. Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengatakan bahwa Persib (pada hari Selasa) belum menerima undangan, tetapi jika diundang berharap hasil dari pertemuan itu sesuai dengan aturan yang ada dan untuk kebaikan bersama.

Read More »
08.34 | 0 komentar

Jelang Persija Vs Gresik United, Kedua Kubu Sama-sama Optimis

Jelang Persija Vs Gresik United
Persija Jakarta hari ini, Selasa (13/3) kembali akan berlaga dalam lanjutan Liga Super Indonesia. Bertanding melawan Gresik United, Tim 'Macan Kemayoran' akan bertindak sebagai tuan rumah dan menggelar pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Walaupun dikabarkan tidak akan diperkuat oleh dua pemain andalannya, Robertino Pugliara dan Ramdani Lestaluhu yang masih cidera, Persija Jakarta tetap optimis bisa meraih kemenangan melawan Gresik United nanti sore. Dikutip dari bolanews.com, pelatih Persija Jakarta, Iwan setiawan kembali akan menerapkan pola 4-4-2 yang menurutnya cukup efektif terbukti pada pertandingan yang lalu saat melawan Persiba, Persija bisa tampil maksimal dengan formasi 4-42 tersebut.

Pada pertandingan melawan Gresik United nanti, Persija Jakarta menurut Iwan Setiawan menugaskan Bambang Pamungkas untuk fokus berada di lini depan sebagai penyerang dan pencetak gol. Sebagai tandem Bambang Pamungkas kemungkinan adalah Pedro Javier yang di pertandingan terakhir mencetak dua gol ke gawang Persiba Balikpapan. Untuk membantu mengalirkan bola ke depan, Persija akan mengandalkan dua wing-back yang mereka miliki yaitu Oktavianus dan Hasyim Kipuw.

Menurut Iwan Setiawan walaupun dirinya optimis Persija bisa meraih hasil bagus tetapi dirinya tetap akan mewaspadai Gresik United. Pemain tim tamu yang patut diwaspadai menurutnya adalah Gustavo Chena karena umpan-umpannya sangat berbahaya. Selain itu menurut Iwan Setiawan, Gaston juga mengetahui sedikit banyak kekuatan Persija Jakarta karena menjelang Liga Super Indonesia musim 2011/2012 bergulir, dirinya sempat bergabung dengan Persija Jakarta di dalam turnamen Inter Island Cup.

Persija Jakarta saat ini berada pada posisi keenam klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan mengumpulkan poin 23, hanya unggul satu angka dari 'musuh bebuyutannya' Persib Bandung yang membututi di peringkat ke-7.

Sementara itu tamunya, Gresik United walaupun kehilangan dua pilar pentingnya di lini tengan, yakni David Faristian dan Agus Indra Kurniawan tetap merasa optimis. Pelatih Gresik United, Fredy Muli mengatakan bahwa Gresik United tidak akan menyerah begitu saja dengan keadaan tersebut, dan akan bermain maksimal untuk mencuri poin.

Read More »
12.11 | 0 komentar

KONI Akan Segera Pertemukan KPSI Dengan PSSI


Tim Rekonsiliasi yang dibentuk oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam waktu yang tidak lama lagi akan mempertemukan Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Apa yang akan dilakukan oleh KONI sebagai induk seluruh cabang olahraga di Indonesia ini adalah merupakan upaya dari KONI untuk mengadakan rekonsiliasi di tubuh PSSI. Sebelumnya, tim kecil KONI telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) maupun Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara terpisah.

Dikutip dari Kompas.com, Sekretaris tim rekonsiliasi, Sudirman, di kantor KONI, Senin (12/3/2012) mengungkapkan bahwa setelah melakukan pertemuan dengan PSSI, dalam waktu singkat pihaknya akan melakukan sidang pleno dan mengundang mereka (PSSI dan KPSI) kembali semuanya. Tim kecil KONI akan coba paparkan rumusan dari kedua belah pihak, pautkan semuanya dan berusaha untuk mengeliminir perbedaannya.

Selanjutnya Sudirman menjelaskan bahwa pertemuan antara KPSI dan PSSI sebagai untuk mencari titik temu sehinggga sepak bola nasional tidak terus-terusan dilanda kisruh atau konflik berkepanjangan. Menurutnya, KONI menginginkan adanya peningkatan prestasi olahraga, khususnya sepak bola Indonesia di dunia internasional. KONI sendiri menurutnya akan mengundang KPSI dan PSSI dalam dua hari ke depan.

Read More »
09.28 | 0 komentar

Persib Bandung Siap 'Go Public'

Persib Bandung Siap 'Go Public'
Bersamaan dengan ulang tahun Persib Bandung yang ke-79, manajemen klub 'Maung Bandung' ini mengemukakan niatannya untuk memgembalikan kepemilikan klub Persib Bandung kepada masyarakat melalui mekanisme penjualan saham atau "go public".

Dikutip dari situs resmi Persib Bandung, Terkait dengan rencana 'Go Public' tersebut pimpinan dan wakil pemegang saham PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) telah menyimak penjelasan perusahaan sekuritas yang rencananya akan membantu PERSIB Bandung supaya terdaftar sebagai perusahaan publik yang dapat menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Muhammad Farhan di Kafe PERSIB, Jln. Sulanjana Bandung, Senin (12/3) mengatakan beberapa bahwa persyaratan untuk go public tidak mudah. Ada banyak tahapan yang harus dilalui, antara lain persetujuan bulat pemegang saham, memenuhi syarat akuntansi dan perusahaan sehat dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Bursa Efek Indonesia, audit dan valuasi dari akuntan publik dan lembaga pemeringkatan, audit legalitas dan lain-lain.

Jika rencana PERSIB Bandung untuk "go public" sudah terealisir dan sudah menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia, ada banyak keuntungan yang dapat dicapai. Salah satunya adalah bahwa pendukung Persib Bandung dan masyarakat umum bisa menjadi pemilik PERSIB Bandung.

Apa yang akan dilakukan Manajemen Persib Bandung ini adalah terobosan dalam menyongsong era sepakbola profesional di Indonesia. Dengan "Go Public" masyarakat luas bisa lebih berpartisipasi dalam kemajuan sepakbola Indonesia disamping itu diharapkan dapat memperoleh keuntungan dari saham yang mereka miliki dengan demikian terjadi win win solution antar klub dan masyarakat. Semoga saja hal ini segera terealisasi dan diikuti oleh klub-klub sepakbola profesional Indonesia.

Read More »
08.54 | 0 komentar