Manajer Persib, Umuh Muchtar Mengundurkan Diri

Umuh Muchtar
Desakkan untuk mundur dari para bobotoh yang ditujukan kepada manajer Persib Bandung H.Umuh Muchtar asepertinya akan dituruti oleh Sang Manajer. Kepada jajaran komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), H.Umuh Muchtar menyampaikan niat mengundurkan diri dari jabatannya.

Kepastian mengenai pengunduran diri Umuh Muhtar diungkapkan oleh Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono dalam conference call dengan wartawan, Senin (30/4/2012). Menurutnya, Umuh Muchtar telah menyampaikan permohonan pengunduran diri tadi pagi melalui SMS.

Namun Jajaran Direksi Persib belum mengambil sikap soal keputusan sang manajer karena belum menerima alasan jelas di balik niat pengunduran diri itu. Selain itu PT PBB pun akan menunggu penjelasan dari Umuh terkait latar belakang niatnya tersebut.

"Ada keinginan dari Pak Umuh untuk meletakkan jabatannya sebagai manajer Persib. Namun sejauh ini PT PBB belum mengambil keputusan apapun untuk menyikapi apa yang disampaikan Pak Umuh," kata Kuswara.

Terkait permohonan pengunduran diri tersebut, Kuswara S Taryono mengatakan bahwa petinggi klub akan mengadakan rapat malam ini atau besok hari. Keputusannya apakah mengabulkan permintaan mundur Umuh atau tidak, akan disampaikan usai rapat.

"Saya cukup menghargai keputusan Beliau untuk mundur namun keputusan akan diambil lewat rapat malam ini atau besok. Keputusan resminya termasuk siapa penggantinya akan diumumkan," ujar Kuswara.

Umuh Muhtar sendiri sekarang sedang menjalani ibadah umrah. Dirinya sempat menyampaikan kalau ia sadar ada pihak yang menginginkannya meletakkan jabatan. Sebagaimana banyak diberitakan, setelah Persib dalam empat pertandingan terakhir selalu kalah tekanan pada Umuh untuk mundur kian kuat.

Read More »
20.14 | 0 komentar

Kemenangan Gresik United Diwarnai Protes Dari Persiram

Gresik United
Gresik United berhasil mengalahkan tamunya, Persiram Raja Ampat. Pertandingan yang sempat diwarnai insiden pada menit akhir pertandingan berakhir dengan skor 1-0 dimana gol kemenangan Gresik UNited dicetak Uston Nawawi pada menit 53.

Pada awal-awal babak pertama permainan agresif Persiram mampu merepotkan lini belakang Gresik United. Mengandalkan permainan dari kaki ke kaki yang dimotori gelandang Anderson da Silva, Persiram beberapa kali mendapat peluang emas. Dua diantaranya adalah tendangan bebas dari Anderson yang hampir membobol gawang Hery Prasetyo.

Selepas 15 menit pertama, Gresik United berusaha lepas dari tekanan Persiram dengan mulai mencoba bermain lebih menekan. Alhasil, pada menit 19 peluang pun datang, Gustavo Chena yang lepas dari kawalan pemain belakang Persiram melepaskan tembakkan keras. Tetapi sayang bola masih menyamping tipis dari gawang Persiram yang dikawal Ari Kurniawan. Dan babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Pada babak kedua Gresik United kembali mencoba untuk lebih menguasai permainan. Dengan mengandalkan pada kemampuan duet Gustavo Chena dan Uston Nawawi di lini tengah dengan hanya memasang Gaston Castano di lini depan memang mampu membuat Gresik United lebih menguasai permainan.

Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Gresik akhirnya lahir pada menit ke-53 melalui Uston Nawawi yang berhasil menjebol gawang Ari Kurniawan dengan tendangan keras kaki kirinya. Kedudukan pun menjadi 1-0 untuk keunggulan Gresik United.

Ketinggalan satu gol, Persiram Raja Ampat berusaha membalas.Namun upaya dari duet You dan Boumsong gagal menembus pertahanan ketat Gresik United yang dikomandoi Daniel Carl Zeleni dan Lan Bastian.

Pada menit-menit akhir pertandingan laga sempat terhenti. Penyebabnya adalah para pemain Persiram Raja Ampat menganggap Marten Tao dilanggar oleh pemain belakang Gresik United. Namun wasit menganggapnya sebagai play on karena bola mengarah kepada You Wook Jin yang berdiri tanpa kawalan didalam kotak penalti. Namun You gagal memaksimalkan peluang tersebut karena kiper Gresik United, Hery Prasetyo berhasil memblok tendangannya.

Setelah ditunggu beberapa menit untuk berdiskusi bersama pengawas pertandingan di pinggir lapangan. Dan pemain Persiram tetap bersikukuh telah terjadi pelanggaran. Akhirnya wasit memutuskan pertandingan selesai dan kemenangan adalah untuk tuan rumah Gresik United dengan skor 1-0.

Read More »
19.35 | 0 komentar

Di Laga Berikutnya Persib Berharap Polisi Izinkan Bobotoh Datang ke Stadion

Persib Bandung
Pertandingan melawan Persipura Jayapura di Stadion Siliwangi diharapkan menjadi laga terakhir Persib Bandung yang dilalui tanpa kehadiran bobotoh. Pada laga-laga selanjutnya, Persib Bandung harus kembali bisa dihadiri bobotoh di dalam stadion untuk memberikan dukungan.

Hal tersebut di atas ditegaskan oleh H. Dada Rosada, mantan Ketua Umum Persib Bandung yang juga Wali Kota Bandung, usai menghadiri acara launching buku Jejak Maung Ngora dan peluncuran Diklat PSSI Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Minggu (29/4).

"Mereka hadir di stadion sebenarnya merupakan bentuk kecintaannya kepada Persib. Di laga berikutnya, mereka harus bisa memberikan dukungan sebagai bentuk kecintaan mereka."

Mantan Ketua Umum Persib Bandung tersebut mengakui bahwa masalah perizinan memang wewenang kepolisian, dan setiap institusi termasuk Polri memiliki aturannya masing-masing. Namun Dada mengingatkan bahwa dalam beberapa laga di saat Persib Bandung menderita kekalahan, bobotoh tidak pernah melakukan pengrusakan yang berarti.

"Bobotoh datang ke stadion untuk melihat kemenangan Persib. Jika hasilnya ternyata kalah, wajar jika ada kekecewaan. Tetapi ternyata perusakan. Itu sudah tidak bagus."

Sependapat dengan pernyataan H. Dada Rosada, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono juga berharap di pertandingan lanjutan Liga Super berikutnya kepolisian bisa memberikan izin pertandingan untuk Persib dengan penonton.

"Kita memang sangat mengharapkan polisi bisa memberikan izin dengan penonton. Mudah-mudahan ini bisa diberikan di pertandingan berikutnya."

(source: Galamedia.com)

Read More »
18.57 | 0 komentar

Persisam Balas Dendam Kalahkan Mitra Kukar

Persisam Putra Samarinda
Persisam Putra Samarinda berhasil mengalahkan Mitra Kukar dalam lanjutan Liga Super Indonesia Minggu (29/4). Bertanding di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Persisam berhasil melakukan balas dendam atas kekalahan yang dideritanya di putaran pertama meski hanya dengan skor tipis 1-0.

Sejak kick-off babak pertama, walaupun berstatus sebagai tim tamu, Persisam Samarinda mengawali laga dengan cukup meyakinkan. Dengan mengandalkan permainan cepat, Persisam bahkan bisa langsung mendominasi jalannya laga tersebut dan sesekali memberi ancaman ke gawang Mitra Kukar.

Mitra Kukar yang tampil tanpa gereget di awal babak pertama mampu bangkit dan memberi perlawanan yang cukup ketat kepada Persisam Samarinda. Di interval menit ke-10 sampai menit ke-20, Mitra Kukar itu bahkan bisa membuat dua peluang emas, yaitu pada menit ke-11 lewat kaki Gustave Bahoken dan pada menit ke-17 melalui Dirga Lasut. Tetapi kedua peluang tersebut berhasil dimentahkan oleh kiper Persisam, Agung Prasetyo.

Mitra Kukar kembali mendapatkan dua peluang di penghujung laga ababk pertama. Akan tetapi, lagi-lagi dua peluang yang didapatkan Jajang Mulyana belum berbuah gol. Pada menit ke-42 sepakan Jajang masih tipis di atas mistar gawang Persisam. Serta pada menit ke-44 bola sepakan mantan striker Pelita Jaya itu masih bisa diselamatkan Agung Prasetyo.

Pada babak kedua, Pelatih Mitra Kukar Stefan Hansson berusaha meningkatkan daya gedor anak asuhnya dengan melakukan pergantian pada menit ke-81, yaitu dengan memasukan striker Anindito Wahyu Erminarno untuk menggantikan peran Zulham Zamrun.

Tetapi sayang pergantian pemain tersebut tak membawa dampak berarti. Mitra Kukar justru lebih banyak mendapatkan tekanan dari Persisam Putra Samarinda. Puncaknya, Mitra Kukar pun harus menerima pil pahit kebobolan di menit ke-84. Gol Persisam tersebut dicetak Kim Dong Chan, dengan memanfaatkan bola sodoran Christian Gonzales. Dan gol tersebut menjadi satu-satu gol yang tercipta di pertandingan tersebut.

Dengan kemenangan ini, posisi Persisam di klasemen Liga Super Indonesia naik ke ke tempat ke-11 dengan perolehan poin 26, menggeser PSMS yang harus turun ke tangga ke-12. Sedangkan, Mitra Kukar harus puas tetap berada di posisi ketujuh dengan 30 poin.

Read More »
10.16 | 0 komentar

Persib Bandung Ditekuk Persipura 0-1

Persib Bandung
Persib Bandung harus menelan pil pahit dikalahkan Persipura Jayapura saat keduanya saling berhadapan dalam lanjutan Liga Super Indonesia. Persib Bandung kalah dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini adalah kekalahan ke-4 berturut-turut tim yang sekarang diarsiteki oleh Robby Darwis.

Menjamu Persipura Jayapura di Stadion Siliwangi, Minggu (29/4/2012), Persib Bandung harus menerima kenyataan berlaga tanpa dihadiri bobotoh karena tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.

Dalam laga yang disiarkan secara langsung oleh ANTV tersebut, meski sebagai tamu, Persipura Jayapura tampil menyerang sejak kick-off babak pertama. Alhasil, Persipura Jayapura sudah mendapat peluang di menit ke-2, sayang tembakkan dari luar kotak penalti tersebut masih mampu diantisipasi kiper Persib Bandung, Cecep Supriyatna.

Beberapa menit kemudian Persib langsung membalas melalui tembakkan yang dilepaskan Atep. Tetapi tembakkannya masih meleset dari sasaran. Persib Bandung kembali mendapat peluang pada menit ke-24. Tendangan keras Aliyudin masih bisa diblok kiper Persipura asal Korea, Yoo Jae-Hoon. Dan sampai babak pertama usai kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.

Memasuki paruh kedua, Persib Bandung harus kebobolan di menit ke-57 melalui tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Beto Goncalves setelah M. Nasuha melakukan handball di kotak penalti.

Sejak menit ke-76 Persipura harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain belakang andalan mereka, Bio Paulin mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran kepada Noh Alam Shah.

Walaupun unggul jumlah pemain, namun Persib tetap mengalami kesulitan membongkar pertahanan Persib. Serangan yang monoton dan penyelesaian buruk membuat Persib Bandung tidak mampu menyamakan kedudukan. Sehingga sampai pertandingan berakhir kedudukan 0-1 untuk kekmenangan Persipura tetap bertahan.

Kekalahan ini membuat Persib Bandung menempati peringkat sembilan klasemen ISL dengan 22 poin sedangkan Persipura berada di peringkat kedua dengan 48 poin atau sama dengan poin Sriwijaya di puncak klasemen, namun Persipura kalah selisih gol.

Read More »
09.52 | 0 komentar

Laga Persib Vs Persipura Digelar Tanpa Penonton

Persib Bandung
Setelah sempat dilanda kekhawatiran tidak turunnya rekomendasi keamanan untuk laga menjamu Persipura Jayapura, akhirnya Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung bisa menarik nafas lega. Pasalnya mereka telah mendapatkan rekomendasi keamanan dari Polrestabes Bandung, terkait laga dengan Persipura Jayapura, Minggu (29/4/2012) tersebut.

Namun dibalik kelegaan tersebut terselip kekecewaan karena mereka harus menerima syarat dari kepolisian untuk menggelar pertandingan tanpa penonton ditambah dengan syarat lain yaitu jam pertandingan yang harus dimajukan.

Kepastian mengenai rekomendasi keamanan tersebut di atas dikemukakan oleh Ketua Panpel Persib, Ruri Bahtiar, di Bandung, Sabtu (28/4). menurutnya, keputusan tersebut didapatkan setelah lama melobi pihak Polrestabes Bandung agar mau memberi rekomendasi keamanan untuk pertandingan Persib Bandung melawan tamunya, Persipura Jayapura.

Dengan adanya persyaratan yang diminta pihak kepolisisan tersebut, Ketua Panpel Persib, Ruri Bahtiar memohon agar para pendukung Persib Bandung tidak memaksa untuk datang ke stadion. "Kami mengimbau kepada para bobotoh untuk tidak memaksa datang ke stadion"

Ruri Bahtiar memberi penekanan pada kalimat tersebut karena ada penekanan dari pihak Polrestabes Bandung, bila mereka mendapatkan laporan mengenai keributan gara-gara pertandingan Persib Bandung, rekomendasi keamanan mustahil lagi dikeluarkan bagi tim itu di wilayah Jawa Barat.

Persyaratan dari kepolisian yang emminta jadwal laga tersebut dimajukan menyebabkan jadwal pertandingan juga akan digeser ke pukul 15.30 WIB dari jadwal sebelumnya sebelumnya pukul 18.30.

Read More »
10.02 | 0 komentar

Gol Kontroversial Warnai Kemenangan Arema Atas Pelita Jaya

Arema Indonesia
Arema Indonesia kembali memtik poin penuh di lanjuatan Liga Super Indonesia yang digelar kemarin, 28 April. Diwarnai dengan gol berbau kontroversi di menit akhir babak kedua, Arema Indonesia mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 3-2.

Bertanding di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya, Arema Indonesia dengan gencar menggempur pertahanan Pelita Jaya. Asyik menyerang, justru mereka kebobolan pada menit ke-9 oleh striker andalan Pelita Jaya, Greg Nwokolo.

Terciptanya gol tersebut bermula dari sebuah free-kick yang dilakukan oleh John Tarkpor di sisi kiri pertahanan Arema Indonesia, Greg Nwokolo yang tak terjaga berhasil menyundul bola ke arah gawang, dan Kurnia Meiga yang sudah mati langkah hanya bisa melihat bola meluncur ke dalam gawang.

Arema Indonesia berhasil menyamakan kedudukan pada menit-13 melalui gol yang dicetak oleh M. Ridhuan setelah memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Pelita.

Greg Nwokolo pada laga tersebut benar-benar menjadi momok bagi Arema Indonesia, pada menit ke-34 Greg Nwokolo kembali mencetak gol untuk keunggulan Pelita Jaya akibat dari sebuah kesalahan dilakukan oleh Steven Hesketh ketika menjaga pergerakan dirinya.

Buntut dari kesalahan tersebut, pelatih Joko Susilo pun langsung menarik keluar Steven Hesketh dan digantikan dengan pemain belakang lainnya, Johan Ibo.

Hingga pertandingan babak kedua berakhir, Arema dan Pelita tidak mampu menciptakan  gol tambahan, sehingga kedudukan masih tetap 1-2 untuk keunggulan Pelita Jaya.

Di babak kedua, kedua tim memperagakan permainan terbuka sehingga pertandingan semakin seru, Pelita dan Arema Indonesia silih berganti melakukan serangan ke jantung pertahanan lawannya. Alahasil, di menit ke-56 Arema Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Herman Dzumafo Epandi setelah dengan sempurna memanfaatkan umpan matang Dendi Santoso, kedudukan pun menjadi 2-2.

Pada menit ke-85 Alain N'Kong mencetak gol untuk Arema, namun gol ini mendapat protes keras dari skuad Pelita Jaya, karena menganggap para pemainnya belum siap menghadapi tendangan bebas. Namun wasit tidak bergeming dan tetap mensyahkan gol tersebut sehingga kedudukan berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Arema Indonesia.

Sampai waktu 90 menit berakhir para pemain Pelita Jaya masih tak mau kembali bermain. akhirnya wasit pun langsung meniup peluit panjang, dengan demikian Arema Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Pelita Jaya dengan skor 3-2. Sampai waktu 90 menit berakhir para pemain Pelita Jaya masih tak mau kembali bermain. akhirnya wasit pun langsung meniup peluit panjang, dengan demikian Arema Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Pelita Jaya dengan skor 3-2.

Hasil Pertandingan Sriwijaya FC Vs PSMS Medan

Pada partai Liga Super Indonesia lainnya yang digelar pada hari yang sama, Sriwijaya FC berhasil menjauh dari kejaran saingan terdekatnya Persipura Jayapura di puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia, setelah  di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang berhasil mengalahkan PSMS Medan 2-0  . Dua gol  Sriwijaya FC berhasil dicetak Kieth Kayamba Gumbs pada menit ke-4 dan Hilton Moirera menit ke-51.

Read More »
07.42 | 0 komentar

PSSI Djohar Arifin Klaim 5 Pemain ISL Bergabung Dengan Timnas

Timnas
PSSI versi Djohar Arifin mengklaim bahwa ada lima pemain yang berasal dari klub Liga Super Indonesia yang bergabung dengan timnas yang dibentuknya.

Klaim tersebut diungkapkan oleh manajer timas senior Ramadhan Pohan dalam jumpa Pers Jumat (27/4/12). Menurutnya  ada sejumlah pemain yang berlaga di Liga Super Indonesia yang bersedia bergabung dengan timnas senior. Meski demikian, dirinya menolak menyebutkan siapa-siapa saja mereka itu.

“Sudah beberapa konfirmasi bergabung. Nanti kalau sudah berlangsung baru kita sampaikan nama-namanya. Jumlahnya sekitar lima orang. Ini masih bisa berkembang. Saya harapkan semuanya bisa main.”

Sebagaimana diketahui konflik antara PSSI versi Djohar dengan klub-klub Liga Super berimbas pada tidak bisa dimainkannya pemain-pemain yang bersal dari klub ISL. Namun kemudian Djohar Arifin membatalkan larangan tersebut, tetapi pemain-pemain ISL tetap enggan bergabung.

"Usaha yang dilakukan oleh Pak Djohar dan Pak Limbong. Mereka sudah berusaha memanggil pemain-pemain ISL. Sebagai manajer saya juga sudah berusaha. Bagi saya, sudah tidak perlu adanya lobi-lobi politik karena ini adalah olahraga demi bangsa dan negara.”

Sedangkan mengenai terkait dengan pemanggilan pemain-pemain berpaspor Indonesia yang bermain di luar negeri, Ramadhan Pohan mengatakan: "Pemain yang di luar negeri awalnya diperbolehkan klub-klubnya. Tapi, seiring berjalannya waktu tidak jadi. Saya rasa tidak perlu patah arang soal ini. Sekarang tidak bisa, mungkin nanti bisa di suatu saat.”

Read More »
09.23 | 0 komentar

Kemenangan Persija Pupus Oleh Gol Matsunaga di Injury Time

Persija Jakarta
Petandingan Liga Super Indonesia antara Persiba Balikpapan melawan tamunya, Persija Jakarta kemarin (27 April) berakhir dramatis. Kemenangan yang berada di depan mata Persija pupus di saat-saat terakhit pertandingan.

Tampil di depan para pendukungnya, Persiba Balikpapan berusaha untuk membalas kekalahan telak 4-0 pada laga pertama di Jakarta. Alhasil, dalam 10 menit pertama, anak asuh Peter Butler tersebut mampu mendapatkan tiga peluang emas walaupun gagal menjadi gol.

Melakukan penyerangan terus menerus ke Persija, dewi fortuna sepertinya menjauhi Aldo Barreto dkk. Segala daya dan  upaya untuk menjebol gawang Persija tak juga berhasil. Justru pada menit ke-17 tim tamu, Persija Jakarta yang mampu menjebol gawang Persiba yang dijaga I Made Wirawan. Gol un tuk Persija Jakarta tersebut tercipta setelah Pedro Javier mampu memaksimalkan umpan dari Robertino Pugliara.

Ketinggalan satu gol membuat Persiba terus meningkatkan intensitas serangan ke pertahanan Persija Jakarta. Tetapi meskipun beberapa peluang berhasil diciptakan para pemain Persiba Balikpapan tidak ada satupun gol yang tercipta. Dan babak pertama pun berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan Persija Jakarta.

Pada babak kedua  Persiba langsung melancarkan serangan bertubi-tubi pada pertahanan Persija begitu peluit dibunyikan, sehingga pertandingan pada babak kedua ini banyak didominasi oleh Persiba. Sedangkan Persija hanya sesekali melakukan serangan balik dengan mengandalkan kecepatan para pemain sayapnya.

Meskipun mendominasi permainan, Persiba harus kembali melihat kenyataan gawangnya dibobol untuk kedua kali oleh Persija. Kali ini giliran Robertino Pugliara yang berhasil mengecoh barisan pertahanan Persiba sebelum menaklukkan kiper Persiba, I Made Wirawan.

Unggul dua gol Persija semakin merapatkan barisan pertahannnya. Namun pada menit akhir pertandingan, Persiba Balikpapan  berhasil mencetak gol melalui titik penalti setelah Precious dianggap melanggar pemain Persiba di kotak penalti. Aldo Baretto yang bertindak sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk memperkecil kedudukan.

Pada menit kedua perpanjangan waktu, Shohei Matsunaga menjadi petaka bagi Persija. Shohei Matsunaga berhasil menyundul masuk umpan dari sundulan Aldo tanpa mampu dihalau oleh kiper pengganti, Andritany. Dan kemenangan Persija pun pupus dan harus puas berbagi angka 2-2 dengan Persiba.

Dengan hasil seri ini, Persiba Balikpapan posisinya di klasemen sementara Liga Super Indonesia naik satu tingkat ke urutan 5 menggeser Persela yang terpaksa turun ke posisi 5. Sedangkan Persija Jakarta harus puas tetap berada di peringkat 4 dengan torehan 34 angka.




Hasil Pertandingan PSAP Sigli Vs Persidafon

Sementara itu pada pertandingan lain Liga Super Indonesia yang digelar pada hari yang sama, PSAP Sigli berhasil mengalahkan tamunya Perdafon Dafonsoro dengan skor 2-1. Kedua gol kemenangan PSAP Sigli dicetak oleh Abu Bakkar Bah sedangkan gol balasan Persidafon dicetak oleh Rasmoyo.



Read More »
07.36 | 0 komentar

Persib Kehilangan 3 Pemain Saat Jamu Persipura

Persib  Bandung
Bertanding melawan Arema Indonesia beberapa hari yang lalu buat Persib Bandung bukan saja berbuah kekalahan yang menyakitkan tetapi lebih dari itu, buntut dari pertandingan itu akan berdampak pula pada laga selanjutnya melawan Persipura. Padahal Persipura adalah salah satu tim terkuat di Liga Super Indonesia.

Menjamu peringkat dua klasemen sementara Liga Super Indonesia tersebut, Persib Bandung dipastikan tidak akan diperkuat oleh tiga pemain andalan mereka. Ketiga orang pemain tersebut adalah Marcio Souza, Airlangga dan Jajang Sukmara yang akan absen setelah mendapat kartu kuning pada pertandingan melawan Arema Indonesia. Kartu kuning tersebut masing-masing diperoleh Marcio Souza di menit 33, Jajang Sukmara pada menit 54, serta Airlangga Sucipto pada menit 75.

Dengan akan absennya tiga pemain andalan tersebut tentu saja membuat pelatih Persib Bandung, Robby Darwis harus memutar otak lebih keras untuk menyiapkan komposisi dan strategi pada laga melawan Persipura hari Minggu 29 April 2012 mendatang di Stadion Siliwangi.

Diperkirakan dengan tidak bisa diturunkannya Marcio souza dan Airlangga, di barisan depan Robby Darwis akan memaksimalkan peran Aliyudin dan Noh Alam Shah yang sejauh ini belum menunjukkan performa terbaiknya. Sebenarnya di Persib Bandung masih ada satu lagi stok penyerang, yaitu Sigit Hermawan. Namun sepertinya Noh Alam dan Aliyudin yang lebih berpeluang untuk dimainkan. Bila benar kedua striker ini dituturunkan saat menjamu Persipura, maka ini adalah peluang yang bagus bagi Aliyudin dan Along untuk menunjukkan kualitasnya.

Untuk barisan belakang, meskipun Persib Bandung kehilangan Jajang sukmara namun Robby Darwis juga pantas bersyukur saat melawan Persipura Jayapura tersebut timnya kembali bisa diperkuat oleh Abanda Herman yang telah usai menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Selain itu untuk barisan belakang masih banyak alternatif pemain yang bisa diturunkan antara lain Wildansyah dan Nasuha.

Read More »
10.05 | 0 komentar

Tim Taskforce AFC Minta PSSI Berdamai

AFC
Salah satu folus dari pertemuan yang dilakukan Tim taskforce AFC adalah menyelesaikan konflik PSSI serta masalah dualisme kompetisi dalam sepak bola Indonesia.

Menurut Sekretaris Jenderal PSSI versi Djohar Arifin, Tri Goestoro, saat pertemuan Selasa (24/4/12) di Hotel Ritz Carlton, Bukit Bintang, Malaysia,  pihak konfederasi sepakbola Asia (AFC) menekankan agar PSSI bisa mengakhiri dualisme kompetisi antara Liga Super Indonesia (ISL) dan Liga Primer Indonesia (IPL). Seperti yang diungkapkannya di kantor PSSI pada hari Kamis 26 April.

"Dari AFC, bahwa ini harus satu. Mereka ingin Indonesia bersatu, jangan ada dualisme kompetisi."

Menurut pengakuan Tri Goestoro, AFC memerintahkan PSSI Dhohar Arifin untuk memulai penyelesaian konflik dengan mendamaikan klub-klub di Indonesia yang sempat terpecah. "Rekonsiliasi dengan klub, pokoknya ini diberesin dulu," ujarnya

Setelah pertemuan yang digelar pada Selasa lalu, Tim Taskforce rencananya akan menggelar kembali pertemuan untuk memediasi dua kubu PSSI yang bertikai. Pertemuan itu sendiri kembali akan dilaksanakan di Malaysia pada pekan depan.

"Saya lihat semangatnya sama, kita ingin beres. Pekan depan ada peluang, yang pasti dua-duanya dipanggil," tegasnya.

Tim taskforce AFC selain memanggil PSSI kubu Djohar, juga memanggil PSSI kubu La Nyalla Mattalitti. Sebagaimana kita ketahui konflik utama yang saat ini dihadapi PSSI adalah perebutan legalitas kedua kubu dalam menjalankan organisasi sepak bola di Indonesia.


(source: Inilah.com)

Read More »
07.39 | 0 komentar

Gresik United Dipermalukan PSPS Pekanbaru

Gresik United
Dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2011/2012 Gresik United tidak berhasil meneruskan trend positif setelah menderita kekalahan 1-0 saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Petrokimia, Kamis (26/4).

Bermain di hadapan ribuan suporter fanatiknya, Gresik United berusaha memperagakan permainan agresif. Tetapi Gresik United justru mendapat perlawanan sengit dari PSPS. Alhasil, jual-beli serangan pun terjadi di babak pertama. Sejumlah peluang diperoleh Gresik United dan PSPS, tapi tidak berbuah gol.

Pada menit ke-37 Gresik United nyaris unggul lebih dulu. Menyambut umpan Mirzamah, sundulan Gaston Castano masih membentur mistar gawang. Hanya berselang dua menit, giliran PSPS yang mengancam melalui April Hadi. Namun sayang, walau hanya berhadapan satu lawan satu, April gagal mengeksekusinya, karena kiper Hery Prasetya berhasil menepis tendangannya.

Memasuki menit-menit terakhir babak pertama babak, Gresik United kecolongan. April Hadi berhasil membobol gawang Hery dengan tandukkan memanfaatkan sepak pojok yang dilepas Nzekou.

Pada babak kedua tekanan demi tekanan dilancarkan oleh Gresik United guna mengejar ketertinggalan. Tetapi solidnya  pertahanan yang dikembangkan PSPS Pekanbaru membuat Gresik United mengalami kesulitan membobol gawang Fauzal Mubaroq. Dan sampai pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan PSPS tidak mengalami perubahan.

Dengan kekalahan ini, Gresik United gagal memperbaiki posisinya di klasemen sementara Liga Super Indonesia. Tim besutan Abdurahman Gurning ini tetap berada di peringkat ke-13 dengan koleksi nilai 23 dari 21 pertandingan. Sedangkan bagi PSPS, kemenangan ini membuat posisi PSPS satu tangga lebih baik. PSPS kini berada di peringkat sepuluh usai mengumpulkan 27 poin dari 21 laga.


Read More »
06.58 | 0 komentar

Arema Tekuk Persib Bandung 2-1

Arema Indonesia
Dalam lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar kemarin, Rabu 26 April Arema Idonesia berhasil mengalahkan tamunya, Persib Bandung. Bertanding di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Arema berhasil melesakkan dua gol ke gawang Persib Bandung yang dicetak oleh Herman Dzumafo Epandi pada menit 19 dan Arif Arianto pada menit 56. Sedangkan Persib Bandung hanya mampu membalas dengan satu di penghujung pertandingan melalui Airlangga Sucipto.

Dihadapan puluhan ribu Aremania dan Aremanita, pada laga ini Arema menurunkan pemain-pemain terbaiknya minus Steve Hesketh dan Johan Ibo yang absen. Dengan mengandalkan duet penyerang Alain N'Kong dan Herman Dzumafo di lini depan, tercatat beberapa kali Arema  mampu menciptakan peluang namun masih gagal berbuah gol.

Usaha  keras para pemain Arema akhirnya berbuah gol, melalui skema penyerangan yang terancang dengan baik, Herman Dzumafo mampu memperdaya lini pertahanan Persib Bandung setelah menerima umpan Fery Aman Saragih pada menit 19. Hanya dengan sekali kontrol, Herman Dzumafo mampu meleakkan bola melewati hadangan Jendry Pitoy.

Pertandingan pada babak pertama ini praktis dikuasai Arema. Persib Bandung yang pada laga tersebut hanya menurunkan Marcio Souza sebagai target man di depan tampak kesulitan menembus barisan pertahanan Arema sehingga miskin peluang. Beberapa peluang yang mereka peroleh hanya melalui bola-bola mati dengan mengandalkan eksekusi dari Miljan Radovic. Pertandingan babak pertama ini pun ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Arema.

Pada babak kedua, Tim Maung Bandung berusaha untuk mengambil inisiatif serangan dengan lebih mengandalkan umpan-umpan pendek. Duet di lini tengah Toni Sucipto dan Miljan Radovic terus mencoba untuk membangun serangan, tetapi kokohnya pertahanan Arema terlalu tangguh untuk di tembus skuad Persib Bandung.

Arema memperbesar keunggulannya pada menit 56 melalui pemain yang menggantikan M. Ridhuan, yaitu Arif Arianto yang sukses memaksimalkan umpan dari dari Dendi Santoso yang bermain satu sentuhan dengan Alfarizi. Arema pun unggul dua gol atas tamunya Persib Bandung.

Ketinggalan dua gol, Persib Bandung terus berusaha untuk mencetak gol. Usaha tersebut hampir saja berbuah gol pada menit 71 saat sundulan Robbie Gaspar dari dalam kotak penalti masih mampu dihadang Kurnia Meiga dengan menggunakan kakinya.

Sejak menit 80 Arema terpaksa harus bermain dengan 10 pemain setelah Munhar mendapatkan dua kartu kuning dan harus meninggalkan lapangan. Alhasil, Persib Bandung berhasil memperkecil kedudukan pada detik-detik akhir pertandingan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang dari samping kanan pertahanan Arema. Gol tersebut menjadi gol terakhir pada laga ini, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor adalah 2-1 untuk kemenangan Arema.

Read More »
07.26 | 0 komentar

Hasil Pertandingan Liga Super Indonesia 24 April 2012

Liga Super Indonesia
Hasil Pertandingan Persela Lamongan Melawan Pelita Jaya

Bertindak sebagai tuan rumah, Persela Lamongan harus puas berbagi poin dengan tamunya, Pelita Jaya Karawang setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan tamunya tersebut.

Mengandalkan Gustavo Lopez sebagai pengatur serangan, Persela Lamongan langsung menggebrak pertahanan Pelita Jaya dari awal laga. Serangan yang dibangun Persela melalui kedua sayapnya pada 10 menit pertama membuahkan beberapa peluang namun masih gagal berbuah gol.

Setelah pertandingan berjalan 15 menit, Pelita Jaya yang kembali memasang duet maut di lini depan, Greg Nwokolo dan Safee Sali berhasil lepas dari tekanan Persela Lamongan .Akselerasi dari kedua pemain tersebut beberapa kali berhasil merepotkan barisan pertahanan Persela Lamongan walau tidak berhasil menciptakan gol.

Banyak mendapatkan tekanan dari Pelita Jaya, Persela Lamongan justru berhasil unggul terlebih dahulu pada menit ke-35 setelah Mario Costas berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari Gustavo Lopez. Dengan sempurna menempatkan bola ke tiang jauh dari gawang Pelita yang dikawal I Made Kadek Wardana .

Berselang tiga menit, Pelita Jaya berhasil membalas gol dari Persela setelah Greg Nwokolo berhasil merebut bola dari Gustavo Lopez di area penalti dan kemudian melepaskan tembakkan keras yang tidak mampu diblok oleh kiper Persela, Choirul Huda. Kedudukan sama kuat 1-1 ini pun bertahan hingga turun minum.

Pada awal babak kedua Persela Lamongan mengambil inisiatif penyerangan dengan mengandalkan kecepatan Jimi Suparno dan kecerdikan Gustavo Lopez sebagai jendral lapangan tengah.

Gol kedua Pelita Jaya berawal dari kesalahan pemain belakang Persela pada menit 69 yang terlalu lama memainkan bola di kotak penalti. Greg Nwokolo berhasil merebut bola tersebut dan langsung memberikan umpan matang kepada Safee Sali yang dengan mudahnya menceploskan bola ke  gawang Persela yang dijaga Choirul Huda.

Tak ingin dipermalukan, Persela meningkatkan intensitas serangannya. Alhasil, pada menit 76 Jimi Suparno yang berhasil menyamakan kedudukan setelah tendangan first-time-nya dari dalam kotak penalti gagal dihadang oleh I Made Kadek Wardana, sehingga kedudukan berubah menjadi 2-2.

Pelita Jaya sebenarnya mempunyai kesempatan untuk memenangkan laga ini setelah mendapat hadiah penalti pada menit 87 akibat dari Greg Nwokolo yang  dilanggar oleh Chairul Huda di dalam kotak penalti. Namun peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan setelah Chairul Huda menggagalkan tendangan penalti yang dieksekusi oleh Greg Nwokolo tersebut. Sampai laga usai tidak ada lagi gol yang tercipta sehingga hasil pertandingan Persela Lamongan melawan Pelita Jaya adalah sama kuat 2-2.

Satu poin yang diraih Persela Lamongan dalam laga ini membawa mereka naik satu tingkat ke urutan lima klasemen sementara Liga Super Indonesia menggeser Persiba Balikpapan. Sementara itu Pelita Jaya juga berhasil naik ke urutan 8 menggeser posisi Persib Bandung yang baru akan bertanding pada hari ini (25/4).

Hasil Pertandingan Persiwa Melawan Persipura

Dalam partai lain Liga Super Indonesia yang digelar kemarin (24 April) di Stadion Pendidikan, Persipura Jayapura berhasil meraih angka penuh dalam derby Papua setelah menang tipis 1-0 atas Persiwa Wamena.

Gol kemenangan semata wayang Persipura Jayapura dicetak oleh striker asal Brazil, Alberto 'Beto' Goncalvez pada saat pertandingan baru berjalan enam menit.

Raihan tiga angka itu membuat Persipura mengoleksi nilai 45 dari 21 pertandingan yang telah dijalani dan tetap menjaga persaingan dengan Sriwijaya FC dalam perburuan gelar juara Liga Super Indonesia musim ini. Dengan koleksi poin yang sama dengan Sriwijaya FC, tim Mutiara Hitam harus puas berada di posisi kedua, karena kalah selisih gol dari klub asal Palembang tersebut. Sriwijaya FC sendiri masih memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan Persipura.

Read More »
07.17 | 0 komentar

PSSI Bantah Ada Unsur Politik Dalam Penunjukkan Ramadhan Pohan

PSSI
Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan telah ditunjuk PSSI versi Djohar Arifin Husin resmi sebagai manajer timnas senior. Faktor kedekatannya dengan PSSI-Djohar Arifin menjadi latar belakang penunjukan dirinya tersebut.

Mengenai adanya tudingan bahwa penunjukkan Ramadhan Pohan sebagai Manajer Timnas Senior sebagai suatu yang bersifat politis, Penanggung Jawab Timnas Bernard Limbong menepis anggapan tersebut. Menurutnya ada tiga lasan kenapa PSSI memilih Ramadhan Pohan sebagai manajer timnas senior.

"Pertama, beliau adalah pemilik klub sepakbola, ada di Pacitan. Kedua, beliau pengurus PSSI, sebagai Ketua Harian Komite Fair Play. Dan ketiga, beliau ini orang yang dinamis."

Menurut Bernard Limbong, penunjukan itu telah diputuskan oleh Komite Eksekutif PSSI dalam sebuah rapat, Selasa (17/4/2012) pekan lalu. Hal tersebut diungkapkannya saat memperkenalkan Ramadhan Pohan di kantor PSSI, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada hari Senin (23/4/2012).

"Beliau menjadi manajer timnas senior bukan atas permintaan beliau, tapi atas permintaan PSSI."

Read More »
10.38 | 0 komentar

Persisam Pecat M Robby Dan Dua Temannya

Persisam Samarinda
Berita mengejutkan datang dari Persisam Samarinda, sebagai evaluasi keterpurukan tim tersebut di kancah Liga Super Indonesia musim 2011/2012 tiga orang pemainnya telah dipecat oleh pihak manajamen klub. Menurut manajemen Persisam , ketiga pemain tersebut telah bersikap indisipliner serta dianggap merusak tim.

Kepastian mengenai dipecatnya ketiga pemain tersebut diungkapkan komisaris Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah Hanafiah di Samarinda, Senin. Ketiga pemain yang diputus kontraknya tersebut adalah Djayusman Triasdi, M Robby dan Fandi Mochtar.

"Tiga pemain M Robby, Djayusman dan Fandi akan kami putuskan kontraknya sebelum berakhir, karena dari laporan dan bukti di lapangan mereka tidak disiplin dengan tangung jawabnya sebagai pemain profesional."

Alasan yang mendetail mengenai tindakan indisipliner tersebut tidak dijelaskan oleh Harbiansyah, namun beredar kabar bahwa ketiga pemain tersebut memiliki hobi ke klub malam dan bahkan sering menenggak minuman keras.

Benar atau tidaknya kabar tersebut namun berdasarkan data terakhir tes V02 max yang dilakukan oleh managemen Persisam, ternyata ketiga pemain tersebut menempati urutan paling bawah dan jauh dari standar pemain profesional.

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan ketiga pemain tersebut, sudah ada pemain yang dikabarkan bergabung dengan Persisam, salah satunya adalah pemain belakang asal Kamerun, Piere Njanka.

Read More »
23.11 | 0 komentar

Komentar Arifin Panigoro Tentang Carut Marut IPL

Liga Primer Indonesia
Banyaknya keluhan mengenai penyelenggaraan kompetisi Indonesia Premier League (IPL),seperti carut marutnya jadwal liga dan soal kinerja wasit, membuat pemrakarsa konsorsium IPL, Arifin Panigoro angkat bicara.

Ditemui di Stadion Gajayana Malang, Minggu (22/4/2012) sore saat menyaksikan pertandingan antara Persema Vs Persebaya, Arifin Panigoro, mengaku kecewa dengan kinerja PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai pengelola kompetisi IPL.

“Saya memang cukup kecewa dengan kinerja LPIS sebagai pengelola liga yang profesional.”

Terkait persoalan gaji pemain dan sejumlah klub yang belum cair, Arifin Panigoro pun mengakui bahwa banyak klub IPL yang menunggak gaji pemain dan pelatihnya dari konsorsium. Arifin Panigoro mengungkapkan bahwa PT LPIS saat ini memang berharap agar dana dari sponsor bisa segera keluar supaya masalah yang berhubungan dengan dana bisa segera diselesaikan.

Menurut Arifin Panigoro, penyebab permasalahan gaji di LPI dikarenakan adanya perseteruan di persepakbolaan Indonesia, sehingga sponsor belum mau mencairkan dana.

"Wajar pihak sponsor belum mau mencairkan dana karena PSSI bingung bertengkar dengan pihak lain. Kalau bertengkar kita memang jagonya,"

Read More »
15.24 | 0 komentar

Boaz Salossa Diperkirakan Absen Bela Persipura Selama 7 Bulan

Boaz Salossa
Striker Persipura Jayapura, Boaz Solossa sukses menjalani Operasi Anterior Cruteace Ligamen (ACL) dan operasi pengangkatan pen atau tepatnya di tulang fibula pada kaki bagian kanannya.

Operasi yang berlangsung di Rumah Sakit Omni Medical, Jakarta, pada Sabtu (21/4) memakan waktu sekitar enam jam. Sedangkan dokter yang menangani operasi Boaz adalah spesialis bedah tulang dan sport (ortopedis), Dr Bobby Nelwan.

Dikutip dari bola.net, tim medis Persipura Jayapura Agustinus menjelaskan bahwa Boaz Salossa membutuhkan waktu pemulihan sekitar 6 sampai 7 bulan.

"Operasi berjalan lancar, dan sekarang tinggal menunggu proses penyembuhannya saja. Diperkirakan, Boaz membutuhkan waktu pemulihan sekitar enam hingga tujuh bulan. Karena itu, Boaz perlu istirahat total."

Agustinus menuturkan bahwa operasi berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 20.00 WIB. Menurutnya, Boaz  memang diwajibkan menjalani operasi tersebut guna menyembuhkan cedera yang berkepanjangan. Manfaat dari Operasi ACL ini sendiri adalah untuk memperbaiki sendi dalam lutut, yaitu Maniscus secara silang.

Boaz Salossa mengalami cedera ACL pada saat Persipura Jayapura bertanding lawan Sriwijaya FC, 28 Januari lalu dalam gelaran Liga Super Indonesia. Pada saat itu, Boaz Salossa dilanggar Lim Yu Sik, gelandang Sriwijaya FC asal Korea Selatan. Sedangkan pen yang berada di kaki kanannya tersebut, adalah buntut dari Ccidera Boaz  di Piala AFC 2008 lalu.

Read More »
10.58 | 0 komentar

Tekuk Mitra Kukar, Sriwijaya FC Kokoh di Puncak

 Sriwijaya FC
Sriwijaya FC memantapkan dirinya sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Super Indonesia setelah pada  Minggu (22/4) malam WIB mengalahkan tuan rumah Mitra Kukar dengan kemenangan tipis 1-0 di Stadion Aji Imbut.

Pertandingan antara tuan rumah Mitra Kukar dan tamunya, Sriwijaya FC ini sempat terhenti beberapa menit pada menit ke-88 setelah lampu stadion tiba-tiba padam. Namun pertandingan bisa dilanjutkan kembali, karena lampu menyala sebelum 15 menit.

Ditunjang oleh materi pemain yang sama-sama bagus, Mitra Kukar dan Sriwijaya FC bermain dengan terbuka. Mitra Kukar yang tampil di hadapan ribuan pendukung fanatiknya berhasil mendapatkan peluang lebih dulu, tetapi gagal dikonversi menjadi sebuah gol.

Tercatat pada menit ke-25, Mitra Kukar memperoleh peluang emas untuk mencetak gol lebih dulu. Tetapi sayang umpan Arif Suyono kepada Jajang Mulyana tidah berhasil dimanfaatkan dengan sempurna untuk menjadi sebuuah gol.

Peluang untuk Sriwijaya FC tercipta pada menit ke-37, namun sayang tandukan Thierry Gatushi masih belum menemui sasaran. Hanya berselang tiga menit, Sriwijaya FC kembali mendapat peluang emas tetapi tendangan Firman Utina dapat diamankan kiper Joice Sorongan. Dan babak pertama pun usai tanpa gol.

Pada 45 menit kedua, Mitra Kukar mencoba langsung melakukan tekanan ke pertahanan Sriwijaya FC. Namun pertahanan ketat Sriwijaya membuat Mitra Kukar kesulitan untuk menembus barisan pertahanan tim tamu. Tendangan Ahmad Bustomi pada menit ke-57 masih melambung tipis di atas mistar gawang Sriwijaya FC.

Pendukung tuan rumah terdiam ketika tim kesayangannya harus kebobolan dari Sriwijaya FC pada menit ke-74 melalui gol Hilton Moriera. Striker Sriwijaya FC ini mendapat umpan dari Firman Utina kemudian menggiring bola, dan mengelabui Joice Sorongan sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.

Walaupun Mitra Kukar berusaha untuk membalas gol ini, namun samapai pertandingan berakhir kedudukan 0-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC tidak berubah.

Dengan raihan tiga angka ini, Sriwijaya FC kini memperlebar jarak dengan pesaingnya, Persipura Jayapura. Sriwijaya FC berhasil mengumpulkan poin 45, atau selisih tiga angka dari Persipura Jayapura.

Sedangkan bagi Mitra Kukar kekalahan ini membuat mereka gagal menembus lima besar serta harus puas tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan nilai 30 dari hasil dari 19 kali bertanding.

Read More »
07.02 | 0 komentar

Gresik United Tekuk Persija Jakarta 2-0

Gresik United
Dalam lanjutan gelaran Liga Super Indonesia Minggu (22/4), Gresik United kembali menuai hasil gemilang. Menjamu tim tangguh Persija Jakarta di Stadion Tri Dharma, Gresik,  Gaston Castano dkk. berhasil meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 2-0.

Pada laga yang disiarkan secata langsung oleh Stasiun televisi ANTV tersebut, Gresik United langsung menggebrak pertahanan Persija Jakarta sejak peluit kick-off dibunyikan. Dengan memperagakan permainan cepat dan penguasaan bola yang baik, mereka terus memberi ancaman ke gawang Persija Jakarta yang dijaga Andritany Ardhiyasa.

Gresik United mendapatkan sebuah peluang emas pada menit ke-15, namun sayang bola hasil tendangan Gustavo Chena dari luar kotak penalti masih melebar ke sisi kanan gawang Persija. Demikian juga dengan sebuah percobaan yang dilakukan Rachmat Rivai pada menit ke-19, masih belum menemui sasaran.

Banyak mendapat tekanan dari Persela, Persija Jakarta sesekali coba melakukan serangan terhadap tim tuan rumah. Namun rapatnya pertahanan Gresik United membuat Bambang Pamungkas dkk mengalami kesulitan untuk menembus lini belakang Persela. Alhasil, hingga babak pertama berakhir, skor imbang tanpa gol pun tetap bertahan.

Pada babak kedua Gresik United masih tampil dominan atas tamunya, Persija. Dan pada menit ke-54 akhirnya Laskar Joko Samudro bisa memecah kebuntuan melalui gol yang diciptakan Gaston Castano dari titik putih, sebagai akibat dari pelanggaran yang dilakukan Leo Saputra di kotak penalti Persija Jakarta.

Ketinggalan satu gol, Persija berupaya untuk meningkatkan serangan dengan memasukan Rachmat Affandi pada menit ke-80. Namun alih-alih dapat membalas gol justru Gresik United mencetak gol keduanya lewat kaki Rachmat Rivai pada menit ke-88. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Gresik United dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan kemenangan ini, posisi Gresik United di klasemen sementara Liga Super Indonesia naik tiga tingkat ke posisi ke-12 dengan raihan poin 23. Sedangkan Persija Jakarta harus puas tetap berada di urutan empat dengan raihan 33 poin.

Read More »
19.45 | 0 komentar

Persib Kalah.. Umuh Kecewa, Robby Salahkan Wasit....

Persib Bandung
Kekalahan yang dialami Persib Bandung dengan skor telak 3-1 dari tuan rumah Persela Lamongan, membuat manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar kecewa. Menurut penilaiannya, penampilan Persib Bandung dalam laga Liga Super Indonesia yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan itu tidak seperti yang diharapkan.

Rasa kecewanya itu diungkapkannya kepada para wartawan seusai pertandingan antara Persib melawan Persela tersebut. "Kecewa. Apalagi mainnya seperti ini."

Dalam pertandingan tersebut itu skuad asuhan Robby Darwis harus ketinggalan dulu tiga gol dari Persela. Tiga gol Persela masing-masing dicetak oleh Roman Golian, Mario Costas dan Gustavo Lopes. Persib Bandung hanya bisa membalas satu gol di akhir babak kedua lewat gol yang dicetak oleh Atep.

Lain pernyataan sang Manajer lain pula pernyataan Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis. Dari pernyataannya tersirat bahwa dirinya menyalahkan wasit atas kekalahan skuad Maung Bandung tersebut. Menurutnya gol pertama Persela yang dicetak Roman Golian pada menit 45 pantas diperdebatkan. Sebab sebelum Roman Golian menyambut umpan tendangan bebas Gustavo Lopez, dimata Robby Darwis bola sudah melewati garis gawang.

“Begitu gol pertama tercipta, kita merasa tertekan. Main jadi tidak konsentrasi lagi. Awalnya saya tidak mengerti karena bola sudah out, kemudian ditendang dan masuk.”

Read More »
10.32 | 0 komentar

Terkait Timnas, PSSI-KPSI Perketat Aturan Naturalisasi

Timnas
Sepak terjang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dalam upaya membangun tim nasional Indonesia yang kuat dan tangguh semakin terlihat keseriusannya.

Dalam upaya membangun timnas tersebut, PSSI-KPSI bukan saja memberikan  kesempatan bagi para pemain yang berasal dari Liga Super Indonesia tetapi juga memberikan kesempatan kepada mereka yang berkompetisi di Liga Prima Indonesia (IPL). Sebagaimana diungkapkan  Wakil Ketua Umum PSSI, Rahim Soekasah kepada kepada Bola.net,

"Dengan demikian, kami berlaku adil dan tidak pilih kasih. Sebab, pesepakbola terbaik di Indonesia, berhak membela negaranya."

Sedangkan terkait adanya kebijakan program naturalisasi dalam membangun timnas, Rahim Soekasah mengungkapkan rasa setujunya. Namun dirinya menegaskan perlunya memberlakukan peraturan ketat terkait bergabungnya warga negara asing di skuad timnas Indonesia tersebut.

"Tidak ada salahnya dengan program naturalisasi, namun perlu dibuat aturan khusus. Sehingga, hanya menjaring pemain-pemain yang berkualitas tinggi dan mampu memberikan kontribusi berarti bagi bangsa Indonesia."

Dalam upaya membangun timnas, sebelumnya PSSI versi KPSI tersebut, mendatangkan Alfred Riedl yang  dipercaya untuk melatih timnas senior, sementara untuk pelatih timnas U-23 dipercayakan kepada Rahmad Darmawan.

"Kita juga merasa beruntung memiliki kompetisi yang profesional di bawah pengelolaan PT Liga Indonesia. Selain itu, PSSI masa bakti 2012/2016 juga tidak mengedepankan hasil instan, namun memprioritaskan pembinaan melalui kompetisi-kompetisi di tingkatan usia yang tidak lama lagi akan dilaksanakan,"


(source: bola.net)


Read More »
10.12 | 0 komentar

Hasil Pertandingan Liga Super Indonesia (Sabtu 21 April)

Liga Super Indonesia
Hasil Pertandingan Persiba Balikpapan Vs PSPS Pekanbaru

Dalam lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar pada Sabtu (21 April) Persiba Balikpapan kembali menuai kemenangan setelah di dua laga sebelumnya juga berhasil meraih angka penuh. Kemenangan kali ini diraihnya saat menjamu PSPS Pekanbaru dengan skor 4-1.

Gol pembuka kemenangan Persiba Balikpapan dicetak pada menit ke-26 oleh Labudovic setelah memanfaatkan umpan yang sangat memanjakan dari Esteban Guillen.

Gol kedua Persiba Balikpapan dihasilkan oleh pemain yang bermain gemilang saat mengalahkan Persib Bandung, yakni Asri Akbar. Tendangan volinya gagal ditahan penjaga gawang Fauzal Mubarak, sehingga membawa Persiba unggul 2-0 atas PSPS Pekanbaru. Gol dari Asri Akbar tersebut menjadi penutup laga seru di babak pertama ini, dan Persiba pun unggul 2-0 atas tamunya tersebut.

Pada babak kedua jalannya permainan masih didominasi oleh Persiba Balikpapan, dan Asri Akbar kembali mencetak gol di menit ke-60 setelah bekerjasama dengan Eki Nurhakim sehingga membawa Persiba Balikpapan mengungguli PSPS Pekanbaru dengan skor 3-0.

Gol keempat Persiba Balikpapan dicetak oleh  Matsunaga Shohei pada menit ke-79 setelah memanfaatkan dengan sempurna umpan matang dari Ahmad Sembiring. Satu-satunya gol balasan dari PSPS Pekanbaru dicetak oleh Agus Cima melalui tandukkan yang memanfaatkan umpan dari tendangan pojok Patrice Nzekou.

Hasil pertandingan Persiram Vs Arema Indonesia

Arema Indonesia kembali menelan kekalahan dalam Tur Papua-nya, setelah kali dikalahkan Persiram Raja Ampat dengan skor 1-0. Kekalahan ini adalah yang ketiga kalinya bagi Arema Indonesia di Bumi Cendrawasih setelah di pertandingan Liga Super sebelumnya dikalahkan Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura.

Pada pertandingan melawan Persiram ini sebenarnya Arema Indonesia lebih menguasai jalannya permainan, namun sayang tidak mampu mencetak satu gol pun ke gawang Persiram. Gol kemenangan Persiram sendiri dicetak oleh Anderson Da Silva pada menit ke-31 melalui tendangan bebas.

Dengan kekalahan ini, posisi Arema Indonesia di klasemen sementara Liga Super Indonesia terkunci di dasar klasemen setelah mengumpulkan 14 poin hasil dari 20 pertandingan. Sedangkan Persiram Raja Ampat berhasil naik ke posisi 14 menggeser Gresik United.

Hasil Pertandingan Persela Lamongan Vs Persib Bandung

Bertandang ke Lamongan, Persib Bandung harus menelan kekalahan dari tuan rumah Persela Lamongan. Di bawah pelatih kepala Robby Darwis tim Maung Bandung gagal menampilkan permainan terbaiknya, mereka digasak Persela dengan skor 3-1.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Surajaya , Persela Lamongan memperagakan permainan agresif dengan melakukan tekanan beruntun ke pertahanan Persib Bandung. Tekanan tersebut membuat tim Maung Bandung mengalami kesulitan mengembangkan permainan.

Di penghujung babak pertama, Persela Lamongan berhasil membuka kemenangan dengan gol yang dicetak oleh Roman Guillen. Berawal dari tendangan bebas, Guillen mampu menyelesaikannya dengan baik. Walau bola berusaha dihalau Noh Alam Shah, tapi si kulit bundar sudah melewati garis gawang, dan wasit mengesahkan gol tersebut.

Pada babak kedua Persela tidak mengendurkan serangannya, alhasil pada menit ke-52, publik di Stadion Surajaya kembali bersorak kegirangan setelah Costas berhasil menggandakan keunggulan Persela. Umpan Irsyad Aras dapat diselesaikan dengan baik sehingga skor menjadi 2-0.

Persela Lamongan berhasil memperbesar keunggulannya di menit ke-77 melalui tendangan keras Gustavo Lopes yang tidak bisa ditahan oleh kiper Persib, Jendry Pitoy, sehingga Persib Bandung tertinggal 3 gol dari Persela Lamongan. Satu-satu gol balasan dari Persib Bandung dipersembahkan oleh pada menit ke-87 setelah bekerja sama dengan Aliyudin.

Read More »
22.53 | 0 komentar

Persija Jakarta Waspadai Gresik United

Persija Jakarta
Persija Jakarta tidak ingin menganggap enteng Gresik United, menurut pelatih tim Macan Kemayoran ini, Gresik United adalah tim yang sering membuat kejutan ketika bertanding di kandang sendiri. Salah satu buktinya adalah ketika Persib Bandung sukses mereka kalahkan dengan skor 2-0 pada Kamis (19/3/2012).

Menurut Iwan Setiawan, Persija Jakarta harus mewaspadai semua pemain Gresik United, terutama Anang Maruf dan Uston Nawawi. “Semua pemain Gresik harus kami diwaspadai, terutama di tim itu ada dua muka lawas, yakni Anang Maruf dan Uston Nawawi. Mereka kerap membuat sulit permainan lawan."

Di pertandingan melawan Gresik United di Stadion Petrokimia, Gresik, Minggu (22/4/2012), Persija Jakarta berjanji akan tampil maksimal. Saat ini Persija Jakarta sendiri sedang dalam kondisi mental yang bagus, karena pada pertandingan Rabu (18/4/2012) lalu berhasil menggulung PSAP Sigli dengan skor meyakinkan 5-1.

Salah satu hal yang mungkin mengurangi kekuatan Persija Jakarta saat dijamu Gresik United adalah akan absennya Ismed Sofyan karena terkena akumulasi kartu kuning, saat Persija bertanding melawan PSAP Sigli Rabu (18/4/2012). Karena itu posisi Ismed akan digantikan oleh Hasyim Kipuw yang di pertandingan kali ini sudah bisa dimainkan, karena sudah terbebas dari hukuman akumulasi kartu kuning.

Read More »
10.55 | 0 komentar

Satgas AFC Undang PSSI dan KPSI ke Kuala Lumpur

Kisruh PSSI
Satgas (Satuan Tugas) yang dibentuk oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dalam upayanya membantu menyelesaikan konflik berkepanjangan dualisme yang terjadi di persepakbolaan nasional, akhirnya batal datang ke Indonesia. Karena itulah Satgas AFC ini meminta agar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk hadir ke markasnya, di Kuala Lumpur (KL), Malaysia, Selasa (24/4).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Tri Goestoro mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk membahas masalah dualisme kompetisi dan organisasi yang terjadi. Namun, Tri belum bisa memastikan mengenai adanya pembahasan verifikasi dokumen.

Selain mengundang PSSI, Satgas AFC juga mengundang La Nyalla Mahmud Mattalitti dan dan kawan-kawan yang mengklaim sebagai pengurus baru PSSI. Mereka terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang diselenggarakan oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di Hotel, Mercure, Ancol, Minggu (18/3).

Surat undangan dari Satgas AFC untuk PSSI versi KPSI sudah diterima oleh Sekjen PSSI-KPSI Joko Driyono yang juga CEO PT Liga Indonesia. Pihak PSSI-KPSI sendiri sudah menentukan siapa yang akan berangkat ke Kuala Lumpur, yakni Joko Driyono dan Hinca Pandjaitan. Sementara itu, wakil dari PSSI Djohar Arifin adalah Tri Goestoro dan Wakil Ketua Umum PSSI, Farid Rahman.

Tri Goestoro berharap, pertemuan dengan Satgas AFC tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengakhiri kisruh yang terjadi agar dapat fokus menjalankan program-program kerja dan pembinaan.

Satgas AFC ini terbentuk atas inisiatif AFC kepada FIFA usai rapat Komite Eksekutif AFC pada 23 Maret dan tertuang dalam surat Sekjen AFC Alex Soosay kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke pada 26 Maret lalu, dimanan para anggotanya adalah Anggota Komite Eksekutif FIFA dan AFC Dato’ Worawi Makudi, Wakil Presiden AFC HRH Prince Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, Sekjen AFC Dato’ Alex Soosay serta Kepala Asosiasi Anggota dan Hubungan Internasional AFC James Johnson.

Read More »
06.51 | 0 komentar

Persela Lamongan Optimis Kalahkan Persib Bandung

Persela  Lamongan
Menjelang laga melawan Persib Bandung di Stadion Surajaya, Sabtu (21/4) malam, skuad Persela Lamongan mengungkapkan rasa optimisnya. Hal tersebut terlihat dari kesiapan mental mereka yang dengan tegas menargetkan kemenangan saat menjamu Persib Bandung.

Demi mencapai target meraih poin penuh,menurut Asisten Pelatih Persela, Didik Ludianto, skuad Persela Lamongan sudah mempelajari rekaman dua laga terakhir Persib Bandung.

 “Selama ini kami belum pernah kalah di kandang sendiri. Kami pun sudah mempelajari rekaman dua pertandingan terakhir Persib, baik saat lawan Persegres maupun Persiba Balikpapan.”

Terkait dengan tidak bisa diturunkannya Zaenal Arifin dan Rudi Widodo, yang harus absen akibat hukuman akumulasi kartu, Didik Ludianto mengatakan bahwa Persela sudah menyiapkan antisipasinya.

“Kami sudah menyiapkan antisipasinya, karena rotasi pemain berjalan baik di Persela. Tak ada Rudi, di depan masih ada Costas dan Gery Setya. Sementara di sektor Zaenal, masih ada Taufik Kasrun dan Pitono. Selain dua pemain itu, semua siap diturunkan dalam laga nanti.”

 Didik beserta jajaran pelatih Persela juga tak terlalu memusingkan kekuatan Persib Bandung yang notabene diperkuat pemain-pemain berkelas. Menurutnya yang terpenting mereka mempersiapkan tim dulu dan tentang siapa pemain Persib yang wajib diwaspadai, semua pemain Persib berbahaya, karena memiliki kualitas bagus. Namun walaupun begitu Didik menegaskan bahwa Persela tidak akan takut sebelum bertanding.

Read More »
20.00 | 0 komentar

Persipura Terancam Tidak Diperkuat Boaz Salossa Sampai Akhir Kompetisi

Persipura Jayapura
Persipura Jayapura terancam tidak bisa diperkuat oleh striker andalannya yang juga kapten tim, Boaz Salossa. Penyebabnya adalah cedera lutut yang selama ini diderita Boaz Salossa telah divonis dokter untuk segera naik meja operasi. Rencananya Boaz akan naik meja Operasi di Rumah Sakit Omni Medical Jakarta hari sabtu (21/4).

Cidera yang saat ini dialami Boaz Salossa hampir sama dengan yang dialami Richardo Salampessy beberapa waktu yang lalu. Untuk kasus Richardo Salampessy, pemulihannya memakan waktu yang cukup lama, butuh waktu sekitar 4 bulan bagi Ricardo Salampessy untuk kembali bermain bersama rekan-rekanya di tim Persipura Jayapura. Berhubung Boaz mengalami cidera yang sama dengan Ricardo Salampessy, jadi bisa diprediksi bahwa Boaz akan bakalan absen selama 4 bulan atau bisa dikatakan Boaz terancam akan absen hingga Liga Super Indonesia musim 2011/2012 berakhir.

Sementara itu menurut dr. Agustinus, Boaz Salossa kemungkinan akan menjalani dua kali operasi yaitu pertama Operasi ACL untuk memperbaiki bandelan sendi dalam lutut, dan operasi kedua pengangkatan pen atau affen di kaki kanan tepatnya dibagian tulang fibula sebab pen yang terpasang saat ini sudah sejak lama di dalam sehingga sekaligus dilakukan operasi pengangkatan pen tersebut.

Dokter yang akan menangani operasi Boaz Salossa menurut rencana adalah dr. Bobby Nelwan, yakni seorang spesialis bedah tulang dan sport (Orthopedic). Operasi ini sendiri diperkirakan akan memakan waktu selama 3-4 jam dan sebelum operasi Boaz Salossa dianjurkan untuk puasa sebagai syarat agar pelaksanaan operasi ini bisa berjalan baik.

Terkait operasi yang akan dijalani Boaz ini, pelatih Persipura Jacksen F Tiago berharap operasi tersebut akan berjalan dengan baik, serta meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat pencinta sepakbola di Indonesia dan khususnya kepada pencinta Persipura agar operasi Boaz Salossa bisa berjalan lancar dan baik.

Read More »
09.27 | 0 komentar

Inilah Senjata Rahasia La Nyalla Agar PSSI Versi KPSI Diakui FIFA

Kisruh PSSI
Kubu PSSI versi KPSI melalui Ketua Umumnya La Nyalla Mataliti mengaku bahwa dirinya optimistis jika PSSI yang saat ini dipimpinnya akan di akui oleh FIFA serta AFC.

Rasa optimisme yang besar tersebut bukannya tanpa alasan, karena menurut La Nyalla Mataliti pihak mereka telah menyiapkan data-data untuk ditunjukan kepada FIFA yang akan menjadi senjata rahasia untuk kubu PSSI versi KPSI. Hal tersebut diungkapkan La Nyalla kepada wartawan usai melakukan ziarah ke makam pendiri PSSI, Alm. Ir. Soeratin di TPU Sirnaraga, Bandung, Kamis (19/4).

“Kami sudah mempersiapkan beberapa data yang bisa menjadi senjata rahasia bagi kami. Data-data yang akan kami tunjukan kepada FIFA, yang akan menjadi satu bukti bahwa PSSI yang kami kelola adalah PSSI yang sah.”

Data-data yang oleh PSSI versi KPSI disebut sebagai salah satu senjata rahasia yang saat ini masih belum di tunjukkan kepada FIFA dan AFC, adalah data tentang peserta kongres Palangkaraya yang digelar PSSI versi Djohar Arifin. Menurut La Nyalla, pesertanya tidak sama dengan peserta kongres yang dilakukan di Solo. Padahal seharusnya, peserta kongres Palangkaraya sama dengan kongres saat di Solo.

Kongres yang digelar KPSI sendiri menurut La Nyalla pesertanya sama dengan peserta Kongres yang digelar di Solo. Hal inilah yang menurut La Nyalla Mataliti menjadi salah satu senjata pihaknya untuk di jelaskan kepada FIFA dan AFC nanti.

Rasa percaya diri La Nyalla Mataliti semakin besar, bahwa PSSI yang dipimpinnya akan di akui FIFA dan AFC, karena pihaknya memiliki seribu lembar laporan yang terjadi di dalam PSSI dibawah pimpinan Djohar selama masa kepemimpinannya.

“PSSI yang di kelola Djohar hanya melaporkan beberapa lembar saja kepada FIFA dan AFC. Djohar tidak melaporkan dengan voter-voternya, sementara kita melaporkan hampir seribu lembar, dan itu semua di laporkan dengan lampiran semua peserta serta voter-voternya."

Read More »
07.59 | 0 komentar

3 Pemain Inti Persib Terancam Tidak Dimainkan di Lamongan

Persib Bandung
Tidak hadirnya tiga pemain pilar Persib Bandung, yakni Toni Sucipto, Noh Alam Shah dan Marcio Souza dalam sesi latihan terakhir sebelum berangkat tur Jawa Timur, membuat ketiganya kemungkinan tidak diturunkan saat melawan Persela Lamongan, Sabtu (21/4) mendatang.

Hal tersebut diungkapkan kepala Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Rabu (18/4).

"Kita lihat kondisinya nanti. Kalau tidak memungkinkan, yang lain saja. Hari ini mereka tidak latihan, pasti kondisinya berbeda dengan pemain lain."

Marcio Souza dan Noh Alam Shah memang telah dua hari tidak hadir dalam latihan, karena mereka harus mengurus visa. Sedangkan Tony Sucipto tengah ada keperluan. Namun menurut Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muhtar mereka sudah meminta izin.

Robby Darwis mengungkapkan bahwa saat ini dirinya telah mengantongi gambaran formasi dan pemain yang akan diturunkan pada pertandingan melawan Persela di Stadion Surajaya Lamongan. Termasuk opsi jika memang Along atau Marcio tidak siap untuk bermain di laga tersebut.

Read More »
14.58 | 0 komentar

PSPS Pekanbaru Rekrut Prince Kabir Bello

PSPS Pekanbaru
Pasca hengkangnya Herman Dzumafo ke Arema Indonesia, PSPS Pekanbaru aktif merekrut pemain asing baru. Setelah mendatangkan pemain Asia Joo Ki Hwan dan Ko Jae Hyo, kini giliran Prince Kabir Bello yang didatangkan oleh klub berjuluk Asykar Bertuah itu.

PSPS Pekanbaru berharap dengan bergabungnya mantan pemain Persitara itu bisa membantu lini depan mereka menjebol gawang lawan. PSPS Pekanbaru saat ini memang sedang mengalami ketimpangan di barisan depannya. Belum satupun pemain yang bisa menggantikan peran Dzumafo Herman yang telah hengkang. Roberto yang didatangkan ternyata tak sesuai harapan, dan terpaksa harus dipulangkan.

Menurut keterangan manajer PSPS Pekanbaru (19/4) pada hari Rabu Prince Kabir Bello sudah di Jakarta dan akan datang ke Pekanbaru. Menurut rencana pemain asal Kamerun tersebut akan dimainkan saat menghadapi Persiba Balikpapan pada hari Sabtu, 21 April nanti.

"Kami mendatangkan Bello. Dia sekarang sudah di Jakarta dan akan datang ke Pekanbaru. Kami akan bawa Bello untuk dimainkan saat lawan Persiba nanti."

Read More »
14.15 | 0 komentar

Persib Bandung Angkat RD Sebagai Pelatih Kepala

Persib Bandung
Manajemen Persib Bandung akhirnya mengambil keputusan untuk mengangkat Robby Darwis yang sebelumnya menjabat pelatih caretaker menjadi pelatih kepala Persib Bandung untuk periode setengah musim yaitu sampai musim kompetisi 2011/2012 berakhir.

Naiknya jabatan RD menjadi Pelatih Kepala diungkapkan oleh manajer Persib Bandung, Umuh Muhtar, ia menjelaskan bahwa keputusan mengangkat Robby Darwis sebagai pelatih kepala Persib Bandung adalah hasil keputusan bersama di antara Direksi dan Komisaris PT PBB dalam pertemuan Selasa (17/4).

"Pertemuan dihadiri jajaran pimpinan PT PBB Glend Sagita, Zainuri Hasyim, dan Kuswara. Kami memutuskan menunjuk Robby sebagai pelatih sampai akhir musim."

Walaupun manajemen telah resmi menunjuk Robby Darwis sebagi pelatih kepala, manajemen tetap mengevaluasi hasil yang dicapai skuad Persib Bandung di putaran ke II Liga Super Indonesia. Manajemen menargetkan berada di 5 besar klasmen akhir Liga Super Indonesia. Apabila performa Persib Bandung tidak membaik bukan mustahil nasib Robby Darwis seperti pelatih pendahulunya: didepak di tengah jalan.

"Meski sudah menunjuk Robby sebagai pelatih kepala, kami tetap melihat kemampuannya melatih. Jika tidak berjalan mulus dan pencapaian Persib mengecewakan, tak mustahil kami memberhentikannya. Saya pribadi optimistis Robby mampu memenuhi harapan kami dan Bobotoh," ujar Umuh Muchtar.

Untuk jabatan pelatih kepala pada musim depan, tim Maung Bandung dikabarkan akan menggaet Robert Rene Alberts, mantan pelatih Arema Indonesia yang membawa Tim Singo Edan menjadi juara Liga Super Indonesia musim 2009/2010, tetapi yang bersangkutan saat ini masih terikat kontrak sampai Agustus dengan klub asal Malaysia sehingga negosiasi lebih lanjut baru dapat dilakukan pada bulan tersebut.

Read More »
07.38 | 0 komentar

Persija Jakarta Cukur PSAP Sigli 5 - 1

Persija Jakarta
Dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (18/4), Persija Jakarta tampil gemilang dengan menggulung PSAP Sigli dengan skor 5 - 1.

Gol pertama Persija Jakarta terjadi pada menit pertama yang dicetak oleh Pedro Javier melalui tendangan keras dari sisi kanan yang tidak mampu dihalau oleh kiper PSAP Sigli, Fakrurrazi. Gol kedua Persija kembali dicetak oleh Pedro Javier pada menit ke-40 setelah berhasil melewati dua pemain bertahan PSAP sehingga berhadap-hadapan dengan kiper Fakrurrazi. Tanpa kesulitan dirinya kembali menaklukan kiper PSAP Sigli tersebut.

Menjelang pertandingan babak pertama berakhir, PSAP Sigli berhasil memperkecil ketinggalan melalui Sekou Camara setelah memanfaatkan umpan silang Ferry Komol dari sisi kanan. Sampai pertandingan babak pertama usai kedudukan 2-1 untuk keunggulan Persija tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Persija Jakarta kembali mencetak gol cepat, melalui Bambang Pamungkas sehingga kedudukan berubah menjadi 3-1. Bambang Pamungkas kembali menambah gol bagi Persija melalui sundulan mautnya memanfaatkan tendangan bebas yang dilakukan Ismed Sofyan dan mengubah kedudukan menjadi 4-1.

Pada menit ke-80 Persija Jakarta kembali menambah gol. Kali ini gol untuk Persija dicetak oleh Octavianus. Tendangan indah Octavianus dari sisi kanan yang melambung, tidak dapat dijangkau penjaga gawang PSAP Sigli, Fakrurrazi. Dan bola pun kembali bersarang di gawang PSAP sehingga menambah keunggulan bagi Persija menjadi 5-1.

Kebobolan 5 kali, PSAP berusaha untuk membalasnya melalui striker asal Mali, Sekou Camara, namun ketatnya pertahanan Persija Jakarta membuat PSAP kesulitan untukmencetak gol. Pertandingan pun berakhir untuk kemenangan Persija dengan skor akhir 5 - 1.

Hasil Pertandingan Persisam Melawan Sriwijaya FC

Sementara itu pada laga Liga Super Indonesia lainnya, Persisam Samarinda harus mengakui keunggulan tamunya, Sriwijaya FC. Dalam pertandingan yang disiarkan secara langsung oleh ANTV tersebut, Persisam ditaklukkan SRiwijaya FC dengan skor 0-1 melalui gol yang dicetak oleh Risky Novriansyah pada menit ke-59.

Read More »
19.47 | 0 komentar

Mitra Kukar Gaet Striker Berkebangsaan Belanda

Mitra Kukar
Setelah berhasil mengikat Stefan Hansson dengan kontrak resmi untuk bergabung dengan Mitra Kukar sebagai pelatih, tim yang berjuluk Si Naga Mekes tersebut juga telah berhasil melengkapi skuadnya yang telah ditinggalkan oleh Markus Bent dan Pierre Njanka.

Keberhasilan manajemen Mitra Kukar mendapatkan pemain pengganti untuk 2 posisi yang lowong tersebut diungkapkan dalam akun twitter @MitraKukar:

"Sebagai pengganti Bent & Njanka yang telah diputus kontraknya, manajemen Mitra Kukar resmi mengontrak Kevin Oliviera dan Gustave Bahoken,"

Untuk mengganti posisi striker yang ditinggalkan Markus Bent, Mitra Kukar berhasil menggaet Kevin Olivera, striker berkebangsaan Belanda kelahiran 10 April 1986. Menurut kabar di dalam karier sepak bolanya, terakhir dirinya membela klub Belanda, NAC Breda.

Guna mengisi kekosongan di lini belakang akibat dipecatnya Pierre Njanka, manajemen Mitra Kukar pun telah berhasil mendapatkan penggantinya. klub yang bermarkas di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara tersebut dikabarkan telah mendatangkan bek asal Kamerun, Gustave Bahoken. Menurut keterangan manajemen Mitra Kukar melalui akun twitter tersebut, Gustave Bahoken adalah pemain belakang asal Kamerun kelahiran 13 Juni 1979 yang pernah membela timnas Kamerun pada kurun waktu tahun 2003-2004.

Read More »
14.38 | 0 komentar

Inilah Pelatih Baru Mitra Kukar

Mitra Kukar
Teki-teki seputar siapa pelatih pengganti Simon McMenemy di skuad Mitra Kukar terjawab sudah. Setelah sebelumnya manajemen Mitra Kukar sempat dikabarkan melirik mantan pelatih timnas Indonesia di piala AFF lalu, Alfred Riedl kini dipastikan bahwa pelatih yang akan direkrut tersebut berasal dari Swedia.

Pelatih yang akan dikontrak Mitra Kukar tersebut adalah Stefan Hansson. Nama pelatih berkebangsaan Swedia tersebut sudah tidak asing lagi di persepakbolaan ASEAN. Dia adalah pelatih yang berhasil membawa Myanmar menjadi juara ketiga cabang olahraga sepakbola dalam perhelatan di SEA Games XXVI lalu.

Perekrutan pelatih pengganti Simon McMenemy tersebut diungkapkan manajemen Mitra Kukar lewat akun twitternya, @MitraKukar. "Mitra Kukar resmi mengontrak Stefan Hansson dari Swedia sebagai pelatih baru. Stefan Hansson sendiri merupakan mantan pelatih tim nasional Myanmar senior dan U-23."

Dengan bergabungnya Stefan Hansson sebagi pelatih, manajemen tim Mitra Kukar sangat berharap pencapaian Mitra Kukar di putaran kedua Liga Super Indonesia pada musim 2011/2012, bisa jauh lebih baik lagi. Seperti diungkapkan Manajer Mitra KUkar, Ronny Fauzan dalam akun twitternya, "Semoga lebih baik ya.."

Read More »
10.15 | 0 komentar

Rene Alberts Pelatih Baru Persib Bandung ??

Persib Bandung
Setelah ditinggalkan pelatihnya, Drago Mamic, manajemen Persib Bandung terus berusaha mencari pelatih kelas atas untuk mengarsiteki tim Maung Bandung tersebut. Setelah sebelumnya, Persib Bandung dikabarkan memiliki lima calon pelatih yang diinginkan, seperti Alfred Riedl dan Ivan Kolev . Kini, Persib Bandung membidik Rene Alberts yang pernah sukses melatih Arema Malang dan PSM Makassar.

Terkait pergantian pelatih tersebut, diungkapkan oleh manager Persib Bandung, Umuh Muchtar bahwa pihaknya kini tengah fokus melakukan pembicaraan dengan eks pelatih Arema Malang dan PSM Makassar, Rene Albert. Tetapi sejauh ini kedua belah pihak masih belum bicara mengenai kontrak.

Belum tercapainya kesepatakan mengenai kontrak tidak terlepas dari status pelatih asal Belanda ini yang masih terikat kontrak dengan klub luar negeri. Kontrak Rene Albert dengan klub tersebut akan habis pada Agustus 2012 mendatang.

"Belum ada kesepakatan, tetapi dia masih melatih klub luar negeri sampai Agustus, setelah itu bisa diambil. Kami terus berkomunikasi dengan Rene Albert, sementara kami memakai Robby Darwis dulu. Kalau asal-asalan, kan, repot juga," kata Umuh, ketika dihubungi wartawan, Selasa (17/4/2012).

Dengan situasi seperti tersebut di atas bisa dipastikan sampai bulan Agustus nanti Persib Bandung akakn ditangani oleh pelatih sementara Robby Darwis. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh H. Umumh Muchtar,
"Untuk sementara Robby Darwis yang melatih. Kami tidak mau asal-asalan mengambil pelatih, karena Persib merupakan tim besar."

Read More »
09.20 | 0 komentar

Tanpa Markus Bent Mitra Kukar Tundukkan Persiram

Mitra Kukar
Dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia yang digelar pada Selasa (17 Maret) Mitra Kukar berhasil memenuhi target meraih angka penuh saat menjamu Persiram Raja Ampat dengan skor 2 - 1.

Bertanding di depan para pendukungnya, Mitra Kukar yang menurunkan duet Jajang Mulyana dan Saktiawan Sinaga di lini depan berhasil menguasai pertandingan di awal babak pertama. Pada menit 5 Saktiawan Sinaga mendapatkan peluang emas setelah berhasil lolos dari penjagaan pemain belakang Persiram Raja ampat, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol. Tembakkan mantan pemain PSMS Medan tersebut masih melebar dari gawang Persiram yang dijaga Ari Kurniawan.

Pada menit 19 di dalam kotak penalti Persiram, Arif Suyono dijatuhkan oleh Oktavianus Maniani sehingga wasit menghadiahi tendangan penalti untuk Mitra Kukar. Nemanja Obric yang maju sebagai eksekutorberhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, 1-0 untuk keunggulan tuan rumah Mitra Kukar.

Ketinggalan satu gol, Oktavianus Maniani dkk. berusaha membalas. Mengandalkan duet You Woo Jin dan Boumsong Jean, Persiram Raja Ampat gagal menembus pertahanan rapat Mitra Kukar yang dikomandoi Hamka Hamzah.

Pada menit 30 Mitra Kukar berhasil memperbesar keunggulan. Kali ini giliran Saktiawan Sinaga yang mempersembahkan gol untuk Mitra Kukar setelah memanfaatkan tendangan pojok Ahmad Bustomi dengan sempurna.

Gol kedua dari Sakti tersebut melecut skuad Persiram untuk membalasnya, alhasil mereka sukses memperkecil ketertinggalan pada menit 35 menjadi 2-1 . Tendangan bebas jarak jauh yang dieksekusi Anderson Da Silva dari sekitar jarak 35 meter, membuat Joice Sorongan harus memungut bola dari gawangnya. Skor 2-1 tersebut bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, pertandingan berlanjut lebih seru. Mitra Kukar maupun Persiram sama-sama bermain ofensif. Persiram lebih mengandalkan lebar lapangan untuk menggempur pertahanan lawan. Sedangkan Mitra Kukar mengandalkan kekuatan lini tengah untuk menguasai jalannya pertandingan. Namun sayang hingga pertandingan berakhir, skor tetap 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Mitra Kukar tidak berubah.

Dengan kemenangan tersebut, Mitra Kukar berhasil naik posisinya di klasemen sementara Liga Super Indonesia ke urutan 5 menggeser Persiba Balikpapan dengan 30 poin. Sedangkan Persiram Raja Ampat tetap menempati posisi 16 dengan mengumpulkan 18 poin.

Hasil Pertandingan Persipura Melawan Arema Indonesia

Sementara itu pada partai lain Liga Super Indonesia yang digelar di Jayapura, tuan rumah Persipura berhasil menglahkan tamunya dengan skor 2 -1. Dua gol kemenangan Persipura dicetak oleh Alberto Goncalves Da Costa yang keduanya melalui tendangan dari titik penalti. Sedangkan gol Arema Indonesia dicetak oleh pemain baru mereka Alain N'Kong di menit ke-7.

Read More »
21.31 | 0 komentar

FIFA Larang Aji Santoso Dampingi Timnas

FIFA
Sudah terjatuh, tertimpa tangga... mungkin peribahasa tersebut mewakili peristiwa yang terjadi pada Aji santoso. Setelah tim asuhannya menjadi bulan-bulanan Bahrain dengan kebobolan 10 gol tanpa balas, sekarang salah satu buntut dari pertandingan tersebut Aji santoso mendapat sanksi dari FIFA.

Mantan pelatih timnas senior Indonesia tersebut dikenakan sanksi larangan mendampingi timnas Indonesia sebanyak empat pertandingan, selain itu Aji Santoso juga dikenakan denda sebesar 6000 franc Swiss.

Menurut keterangan FIFA di dalam surat tertanggal 30 Maret 2012 yang dikirimkan ke PSSI, Aji Santoso terbukti melanggar pasal 48 kode disiplin FIFA, tentang pernyataan menyerang perangkat pertandingan. Sebelum memutus sanksi tersebut, FIFA telah melakukan investigasi terhadap wasit yang saat itu memimpin laga Bahrain versus Indonesia, Andre Al-Haddad.

Terkait sanksi dari FIFA yang diberikan kepada Aji Santoso, pihak PSSI Djohar Arifin sendiri angkat suara. Melalui Direktur Legal Finantha Rudy, PSSI menegaskan menerima dan tidak akan melakukan banding terhadap keputusan FIFA tersebut. Hanya saja, menurut Finantha Rudy, keputusan PSSI terkait sanksi Aji Santoso tersebut bisa berubah. Hal tersebut dimungkinkan apabila dalam pemeriksaan terhadap pertandingan Bahrain melawan Indonesia terbukti ada kecurangan.

Read More »
10.09 | 0 komentar

CS Vise Tidak Ijinkan Syamsir Alam dkk. Ikut Pelatnas

timnas
Menyusul penolakan sejumlah klub Liga Super Indonesia (ISL) yang keberatan para pemainnya dipanggil timnas di tengah-tengah musim kompetisi yang tengah berjalan, CS Vise pun menyatakan sikap yang sama. Klub asal Belgia tersebut menyatakan tidak dapat memenuhi permintaan PSSI untuk mengirimkan empat pemain guna mengikuti seleksi timnas Indonesia.

Sebagai mana diketahui, Syamsir Alam, Yericho Christiantoko, Alfin Tuasalamony dan Yandi Sofyan dipanggil untuk mengikuti seleksi yang menyertakan 45 pemain di Yogyakarta mulai Senin (16/4) kemarin. Menurut rencana Indonesia akan mengikuti turnamen eksebisi Al-Nakba di Palestina yang akan diselenggarakan pada Mei mendatang.

Penolakkan dari pihak CS Vise ini dikemukakan melalui akun twitter resmi klub. Intinya klub tidak melepas ke empat pemain tersebut karena tenaga mereka masih dibutuhkan sampai akhir kompetisi karena klub ingin meraih posisi akhir sebaik mungkin. Berikut ini bebrapa pernyatan mereka di twitter:

"Sayang sekali kami tidak bisa melepas para pemain Indonesia kali ini menyusul keputusan dari staf teknik tim," bunyi pernyataan Vise melalui Twitter.

"Mereka sangat penting untuk tim dan kami membutuhkan mereka untuk laga-laga terakhir kami. Vise ingin menuntaskan musim di posisi sebaik mungkin di liga."

"Terima kasih kepada PSSI atas panggilan ini, kami sadar mereka masih punya banyak waktu di masa depan karena masih 19 tahun."

"Suporter Indonesia akan bisa menyaksikan mereka untuk jangka waktu lama di timnas."

"Mereka selalu bermain untuk timnas sama seperti di U-19 atau level sebelumnya dan memberikan kemampuan terbaik di atas lapangan."

Read More »
09.47 | 0 komentar

Mitra Kukar Pecat Markus Bent

Mitra Kukar
Habis sudah kesempatan yang diberikan Mitra Kukar kepada Markus Bent untuk menunjukkan performa terbaiknya. Manajemen Mitra Kukar telah secara resmi melepas mantan striker Aston Villa tersebut di putaran kedua.

Kepastian mengenai dipecatnya Markus Bent diutarakan oleh Direktur Keuangan Mitra Kukar, Aji Ari Junaidi. Menurutnya, pemain yang pernah malang melintangdi liga Inggris (Premiere League) itu tidak masuk dalam skuad menghadapi Persiram, dan sebaliknya posisinya di lini depan akan digantikan oleh striker 'made in' Indonesia.

"Kami menganggap kontribusinya kurang kepada tim apalagi produktivitas golnya sebagai penyerang juga minim. Mulai hari ini kita putus kontraknya, setelah manajemen mengevaluasi pemain."

Dengan tidak adanya Markus Bent di skuad Mitra Kukar, maka sebagai pengganti pemain yang dikontrak dengan harga 3 miliar tersebut, manajemen akan memaksimalkan para pemain lokal. Mereka yang akan mengisi lini depan Mitra Kukar adalah di antaranya, Saktiawan Sinaga, Jajang Mulyana dan Anandito.

Saat ini Mitra Kukar berada di papan tengah klasemen sementara Liga Super Indonesia, posisi yang membuat manajemen tidak puas dengan kinerja tim, khususnya pelatih dan Markus Bent yang telah mendapat bayaran mahal.

Read More »
09.04 | 0 komentar

Frustasi, Markus Horison Hengkang dari PSMS Medan

PSMS Medan
Markus Horison atau Markus Haris Maulana rupanya sudah tidak mampu untuk bertahan di PSMS Medan. Penyebabnya adalah karena PSMS Medan tak segera membayar tunggakan gajinya.

Bakal hengkangnya Markus dari PSMS Medan sudah terlihat ketika di dua pertandingan terakhir PSMS dirinya tidak menampakkan batang hidungnya, padahal dirinya tidak dalam keadaan cedera maupun absen karena akumulasi kartu.

Usut punya usut, ternyata Markus mengaku frustasi dengan keadaan yang menimpa dirinya, yakni kebutuhan akan hidupnya yang kini tersendat akibat tak menerima gaji selama tiga bulan.

"Saya benar-benar minta maaf kepada masyarakat Medan dan pencinta PSMS Medan," ujar Markus.

"Saya sangat frustrasi. Kalaupun saya paksakan bermain, tim-lah yang saya rugikan. Tentu saya tak ingin itu terjadi"

Akibat dari tersendatnya gaji yang harus dia terima, Markus Haris Maulana mengaku bahwa dirinya harus menggadaikan tanah yang dimilikinya untuk membayar tunggakan mobil, pembangunan rumah dan juga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Karena keadaan tersebut di atas akhirnya Markus Horison memutuskan untuk mengundurkan diri dari PSMS Medan.

"Saya ini pemain profesional, saya bermain dan butuh bayaran juga untuk melanjutkan hidup. Saya akan tinggalkan PSMS Medan, segera akan saya layangkan surat permohonan mundur."

Markus menjelaskan bahwa kini sudah ada tiga klub yang mengajaknya bergabung, tiga tim tersebut adalah PSMS Medan IPL, Persisam Samarinda dan Persiram Raja Ampat.

Read More »
16.04 | 0 komentar

Persiba Tumbangkan Persib Bandung di Stadion Siliwangi

Persiba Balikpapan
Dalam lanjutan gelaran Liga Super Indonesia yang digelar kemarin (15 April) Persiba Balikpapan kembali menuai hasil gemilang dalam pertandingan tandang mereka di Jawa Barat. Kali ini giliran Persib Bandung yang mereka tundukkan dengan skor 2-3.

Bertanding di depan ribuan bobotoh yang memadati stadion Siliwangi Bandung. Persiba Balikpapan tampil percaya diri dan berusaha ingin mengulang kesuksesan saat menundukkan Pelita Jaya pada pertandingan sebelumnya.

Persiba Balikpapan mencoba langsung menguasai pertandingan dari awal laga. Alhasil permainan agresif skuad asuhan Peter Butler ini mampu merepotkan barisan belakang Persib Bandung yang kembali diperkuat duet palang pintu mereka, Abanda Herman-Maman Abdulrahman.

Dalam tempo lima menit pertama Persiba Balikpapan berhasil mendapatkan dua peluang emas. Menit 4 tendangan keras Supriyadi dari luar kotak penalti masih mampu dihalau keluar oleh Cecep Supriatna. Berselang satu menit kemudian giliran sundulan Rahmat Latif masih menghantam mistar gawang Persib Bandung.

Tuan rumah Persib Bandung bukannya tanpa peluang. Tercatat, Robbie Gaspar dan M. Ilham membahayakan gawang Persiba Balikpapan yang dikawal I Made Wirawan. Tetapi sayang belum mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol.

Persiba Balikpapan akhirnya mampu membuka kemenangan pada menit 38 setelah tendangan keras Ahmad Sembiring dari luar kotak penalti tidak mampu dibendung oleh kiper Persib Bandung, Cecep Supriatna. Gol ini pun menutup pertandingan di babak pertama untuk keunggulan tim tamu Persiba Balikpapan.

Pada babak kedua pertandingan berlangsung menarik dalam tempo cepat. Tuan rumah, Persib Bandung tampil lebih agresif dalam melakukan penyerangan sementara Persiba lebih mengandalkan serangan balik melalui manatan pemain Persib, kecepatan Matsunaga Shohei.

Akhirnya Persib Bandung mampu menyamakan kedudukan pada menit 52 melalui Marcio Souza yang berhasil menjebol gawang Persiba Balikpapan melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau oleh I Made Wirawan.

Persiba Balikpapan merespon dengan cepat gol Marcio Souza tersebut. Hanya butuh waktu satu setelah gol tersebut, Persiba membalas melalui gol Asri Akbar memanfaatkan umpan sundulan dari Kenji Adachihara pada menit 53.

Setelah gol kedua untuk Persiba lahir, pertandingan pun berlangsung semakin sengit. Tim Maung Bandung terus berupaya mengejar ketertinggalan dengan memasukkan penyerang tambahan, Airlangga menggantikan M. Ilham serta Aliyudin menggantikan Noh Alam. Alhasi, pada menit ke-86 Aliyudin berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Asyik menyerang, Persib Bandung justru harus kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan. Asri Akbar mencetak gol pada menit ke-92 yang mengakhiri perjuangan para pemain Persib Bandung setelah memperdayai duet bek Persib Bandung sebelum menceploskan bola ke gawang Cecep untuk kedua kalinya.

Dengan hasil tersebut, Persiba Balikpapan merangsek naik ke peringkat 5 klasemen sementara ISL menggeser Persela Lamongan. Sementara bagi Persib, kekalahan tersebut membuat mereka harus rela turun ke peringkat 7 dengan poin tetap 28.

Hasil Pertandingan Pelita Jaya Vs Gresik United

Sementara itu pada pertandingan Liga Super Indonesia lainnya Pelita Jaya berhasil mengalahkan tamunya, Gresik United dengan skor telak 4-0. Gol kemenangan Pelita Jaya masing-masing dicetak oleh Victor Chukwuekezie Igbonefo, Safee Sali, John Tarkpor Sonkaliey, serta Engel Berd Sani.

Read More »
05.57 | 0 komentar