PSSI Djohar Arifin Beri Batas Waktu Pemain ISL Sampai 3 Mei


PSSI
Sebagaimana kita ketahui, PSSI Djohar Arifin telah memanggil 15 pemain yang berkompetisi di Liga Super Indonesia untuk ikut bergabung dalam pemusatan latihan timnas senior di Yogyakarta. Tetapi sampai saat belum satu orang pun pemain Liga Super Indonesia datang ke pemusatan latihan yang nantinya akan dipimpin pelatih Nil Maizar.

Sebelumnya, Ramadhan Pohan sebagai Manajer timnas, mengatakan bahwa ada lima pemain dari klub Liga Super Indonesia yang telah menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam training camp di Yogyakarta. Namun, Ramadhan Pohan masih merahasiakan nama kelima pemain tersebut.

Terkait dengan pemain ISL tersebut, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) versi Djohar Arifin memberi batas waktu bagi pemain yang bermain di klub yang berkompetisi di Liga Super Indonesia (ISL) untuk memenuhi panggilan memperkuat timnas. Menurut Koordinator timnas, Bob Hippy, pertimbangan batas waktu itu diambil pihaknya untuk segera mengirim pemain berlatih dalam pemusatan latihan di Yogyakarta karena pelaksanaan turnamen Al-Nakbah di Palestina yang semakin dekat yaitu pada 13-23 Mei.

Tenggat waktu dari PSSI tersebut diungkapkan Bob Hippy di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (30/4/2012). "Untuk turnamen ini (Al-Nakbah), kita akan beri waktu bagi para pemain ISL sampai 3 Mei mendatang. Karena setelah tanggal itu kita kan akan melakukan ujicoba dengan klub divisi tiga."

Bob Hippy menjelaskan, batas waktu ini diberikan PSSI hanya untuk turnamen yang akan digelar di Palestina tersebut. Menurutnya, setiap pemain yang sedang melakukan training camp di Yogyakarta sejak 19 April lalu, harus berlatih bersama agar makin kompak dengan anggota tim lainnya sehingga diharapkan bisa bermain dengan baik di Palestina nanti.

"Jadi, batas ini hanya untuk turnamen di Palestina, turnamen lain kita masih tetap membuka pintu bagi pemain-pemain ISL. Kita terus melakukan komunikasi dengan dengan pemain. Diantaranya mereka sudah ada yang mau. Namun, untuk urusan klub PSSI menyerahkan kepada Pak Limbong," ungkap Bob Hippy.

(source : Kompas.com)
Share this article now on :