Komisi IX DPR Tidak Mau Intervensi Kisruh Sepakbola


Komisi IX DPR Tidak Mau Intervensi Kisruh Sepakbola
Terkait kisruh yang berlarut-larut di persepakbolaan Indonesia, Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan tidak akan melakukan intervensi terhadap permasalahan tersebut.

Komisi IX DPR yang membawahi bidang olah raga hanya berharap bahwa kisruh yang terjadi di sepakbola Indonesia dapat diselesaikan internal PSSI dengan berpedoman kepada statuta PSSI yang sudah ada.

Menurut Wakil Ketua Komisi X, Rully Chairul Azwar, Senin (6 Februari 2012), masalah yang terjadi di PSSI sekarang sangat politis dan Komisi IX DPR tidak ingin terlibat lebih jauh. Lebih lanjut Rully Chairul Azwar mengatakan bahwa jika DPR intervensi, bisa-bisa Indonesia malah disanksi federasi sepakbola internasional (FIFA). Sehingga DPR menyerahkan masalah ini ke anggota PSSI, karena mereka yang pemilik suara sah.

Kewenangan Komisi X, terang Rully, hanya sejauh memberi saran dan masukan agar konflik itu bisa diselesaikan. “Hanya itu yang bisa kami lakukan. Sampai saat ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), karena mereka adalah mitra kami. PSSI kan ada di bawah mereka (Kemenpora),” Rully menambahkan.

Sebelumnya Komisi IX DPR telah memanggil pihak-pihak yang terkait kekisruhan ini, namun saat itu hanya KPSI yang datang, PSSI sendiri berhalangan untuk hadir.

“Kami pernah mengundang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), untuk mendengar uneg-uneg mereka. Mereka telah datang, tapi PSSI belum bisa datang. Mungkin nanti akan kembali diagendakan.” (Rully Chairul Azwar)

(source: tempo.co)
Share this article now on :