Terkait Masalah Hak Siar, ANTV Akan Menyeret PSSI ke Pengadilan


Liga Prima Indonesia
Entah apa yang ada di benak para pengurus PSSI, belum selesai masalah jadwal pelaksanaan kompetisi, sekarang ditambah lagi dengan masalah lain. Kali ini organisasi sepak bola nasional tersebut tersandung masalah hak siar Liga Prima Indonesia.

Direktorat Media PSSI mengumumkan kepada media bahwa hari ini, Rabu (12/10/11), PSSI berencana melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan MNC, yang membawahi 3 stasiun TV diantaranya RCTI, MNC TV dan Global TV.

Permasalahan muncul karena PSSI berniat melakukan lelang ulang mengenai hak siar Liga Prima Indonesia, meskipun kontrak ANTV dengan PSSI masih tersisa beberapa tahun. ANTV sendiri meneken kontrak hak siar selama 10 tahun dengan pengurus PSSI sebelumnya.

Merasa tidak dihormati sebagai pemegang hak siar Liga Indonesia, stasiun ANTV mengancam menempuh jalur hukum karena PSSI telah menunjuk grup MNC sebagai pemilik hak siar tersebut untuk kompetisi musim ini.

Hari ini manajer sport ANTV, Yusuf Ibrahim, membuat keterangan pers untuk membantah pernyataan Yuslan dari Direktorat Media PSSI bahwa ANTV tidak memberikan respon positif terhadap renegosiasi kontrak yang diminta PT. Liga Prima, sehingga PSSI kemudian memberikan hak siar tersebut kepada MNC. Lewat rilis yang disebar kepada media, Yusuf Ibrahim, Manager Sport ANTV menjelaskan: “Sejauh ini ANTV sudah tiga kali mengirim surat kepada PSSI tetapi tidak satupun yang dibalas.”

Deputi Direktur Sport ANTV, Reva Deddy Utama menambahkan bahwa pengurus PSSI tak pernah mengundang ANTV secara formal untuk membicarakan status kontrak hak siar tersebut, termasuk saat PSSI mengundang media-media lain untuk mengajukan bidding untuk kompetisi musim ini.

Reva Deddy Utama memaparkan: "Justru kami yang sejak awal berinisiatif untuk melakukan audiensi. Kami tentu saja tidak perlu mengikuti bidding, karena kami ini 'kan pemegang hak siar itu. Tapi kami selalu siap untuk me-review kontak itu, karena kami juga tahu jumlah pertandingan lebih banyak, jumlah klub bertambah, dan lain-lain, dan itu berarti secara materi nilainya bisa saja berubah. Tapi secara hitam di atas putih kami masih punya kontrak enam season lagi, dan bahkan sudah bayar di muka,"

Dengan adanya masalah hak siar ini, semakin terlihat kinerja pengurus PSSI seperti apa. Wajar sekali kalau semua carut marut di tubuh PSSI membuat masyarakat pecinta bola kecewa. Bukti nyatanya adalah saat kemarin timnas bertanding stadiun Utama Gelora Bung Karno minim penonton..
(sumber: berbagai media)
Share this article now on :