La Nyalla Malitti Akan Mengadukan PSSI ke FIFA


Kisruh PSSI
Kisruh persepakbolaan Indonesia terus berlanjut. Setelah terjadi perpecahan diantara peserta Liga Indonesia maupun diantara pengurus PSSI itui sendiri, kini perseteruan tersebut memasuki babak baru. Anggota Komite Eksekutif PSSI, La Nyalla Mattalitti, mengancam akan mengadukan PSSI ke FIFA.

Apa yang akan dilakukan La Nyala Mattalitti salah satunya adalah akibat adanya perpecahan di antara peserta Liga Indonesia. dimana saat ini klub-klub pesrta Liga Indonesia pecah menjadi Kelompok 14 dan Kelompok 10. K-14 adalah kelompok yang menentang kebijakan PSSI dalam menggelar Liga Primer Indonesia atau Indonesia Premier League (IPL). sedangkan K-10 adalh pendukung pelaksanaan Liga Primer Indonesia.

La Nyalla Mattalitti yang mengaku bahwa dia tidak berjuang sendirian. Bersamanya telah bergabung dua anggota Exco PSSI lainnya yaitu Robertho Rouw dan Erwin Dwi Budiawan. Dengan dukungan 2 anggota Exco tsb La Nyalla akan melaporkan masalah tsb ke induk sepak bola dunia, FIFA.

"Tanda tangan sudah ada tiga. Saya, Robertho Rouw dan Erwin. Saya akan melapor ke FIFA kalau ada 14 klub yang tidak mau tampil di IPL yang akan bergulir 15 Oktober," ujar La Nyalla kepada wartawan, Jumat 14 Oktober 2011.

La Nyalla menegaskan PSSI harusnya tetap menjalankan amanat hasil Kongres Tahunan PSSI di Bali, Januari 2011 lalu, berkaitan dengan kompetisi Liga Super Indonesia.
"Pengelolanya adalah PT Liga Indonesia dan klub ISL ada 18 jumlahnya. Tidak ada itu Persema dan Persibo. Saya juga akan melaporkan tindakan PSSI yang mencabut sanksi Persema serta Persibo melalui rapat Exco. Padahal sanksi itu harus diangkat melalui Kongres," paparnya.

La Nyalla mengaku sudah memperingatkan PSSI mengenai kemungkinan penolakan sejumlah klub terhadap bergulirnya IPL. Namun, pengurus PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin tidak menggubrisnya.

"Pada rapat Exco tanggal 16 September, diputuskan liga kembali ke 18 klub sesuai ISL musim lalu. Lalu berubah lagi menjadi 20, kemudian kini 24 klub. Saya sudah bilang ke pak Djohar kalau klub bisa menentangnya kalau seperti ini. Jawabnya hanya 'Nanti kita lobi pak'," papar La Nyalla.

La Nyalla juga menegaskan hingga saat ini PT Liga Indonesia merupakan pengelola kompetisi sepakbola di Indonesia karena mandatnya hanya bisa dicabut melalui kongres PSSI. "PT Liga Indonesia harus dicabut mandatnya melalui Kongres," tegas La Nyalla.

Kisruh yang terjadi di PSSI/ sepakbola Indonesia sungguh sangat mengecewakan para penggemar sepakbola Indonesia. Tadinya semua elemen sepakbola nasional berharap bahwa denga terpilihnya Johar aripin akan segera mengakhiri kisruh PSS saat itu. Akan tetapi harapan tinggalah harapan.. kenyataannya saat ini kisruh di PSSI bukannya berakhir tapi malah tambah runyam...

(source:  VivaNews.com)
Share this article now on :