Jadwal Liga Prima Indonesia Berantakan


Liga Prima Indonesia beberapa hari lagi akan dimulai, namun jadwal pertandingan yang disusun masih berantakan alias amburadul. Penilaian tersebut dikemukakan oleh Erwin Dwi Budiawan sebagai anggota Komite Eksekutif (Komek) PSSI. Erwin Dwi Budiawan mengaku telah menerima jadwal pertandingan yang disusun PT Liga Prima Indonesia, jadwal pertandingan Liga Prima Indonesia musim kompetisi 2011/2012 terbilang masih amburadul, alias tidak sinkron dengan klub-klub yang ada di wilayah barat dan timur.

Menurut Erwin, setelah mencermati jadwal pertandingan kompetisi musim ini, ia menilai ada jadwal yang tidak pas. Misalnya, untuk jadwal pertandingan klub Arema Indonesia, tercatat dua kali pertandingan selama dua hari. Bahkan Persiba Bantul mendapatkan jadwal pertandingan yang telah diedarkan oleh PT LPI melakoni dua pertandingan di hari yang sama.

Jadwal Liga Prima Indonesia 2011-2012
Sementara itu Persisam Samarinda untuk jadwal pertandingan perdana akan menjamu Persiba Balikpapan tanggal 22 Oktober 2011. Jadwal selanjutnya, Persisam tandang ke PSM Makassar, Arema, dan ke Papua.

"Jadwalnya lucu, harusnya jadwal tanding itu diatur dari wilayah timur terus ke wilayah barat. Ini ke timur, terus ke barat dan balik lagi ke timur," kritik Erwin. Hal inilah yang membuat Erwin menilai jadwal pertandingan musim kompetisi 2011/2012 terkesan amburadul.

Berantakannya jadwal Liga Prima Indonesia membuat beberapa klub mengajukan protes terhadap PSSI. salah satunya Persib Bandung, karena setelah lima orang pemainnya ikut timnas 4 hari kemudian harus melakoni laga melawan Semen Padang dan selang beberapa hari kemudian harus bertanding melawan Persipura sehingga waktu istirahat untuk pemain sangat kurang.

Semoga saja jadwal yang berantakan ini segera diperbaiki oleh PSSI, mengingat kompetisi akan segera digelar. Selain itu kompetisi pun akan berjalan sangat panjang sehingga harus disusun jadwal pertandingan yang matang agar tidak ada klub yang dirugikan dari segi biaya ataupun menyebabkan pemain mengalami cidera karena tenaganya terus diforsir akibat interval pertandingan yang terlalu mepet.

(sumber: TribunNews.com)
Share this article now on :