Jabar Tak Mendukung KLB?


Jabar Tak Mendukung KLB?
Keinginan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) kembali mendapatkan ujian. Kali ini sebagian besar Pengprov Jawa Barat yang menyatakan dukungannya pada PSSI.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) telah menjadwalkan akan menggelar KLB setelah diminta sebagian besar anggota PSSI, yang ingin menggulingkan Djohar Arifin Husin dari kursi ketua PSSI.

Toni Apriliani, Ketua KPSI yang juga menjabat sebagai ketua Pengprov Jabar yang dicopot PSSI, sebelumnya mengutarakan bahwa KPSI saat ini didukung penuh oleh pemilihnya di Jabar, namun ternyata dukungan itu diragukan setelah banyak anggota Pengprov Jabar yang hadir dikantor PSSI untuk mendukung Djohar.

Pada Rabu siang, kantor PSSI disambangi sekitar 40 perwakilan Divisi 1, 2 dan 3, serta Pengprov di Jabar. Mereka datang untuk menegaskan dukungan mereka terhadap kepengurusan saat ini.

"Aspirasi pertama mengenai tidak ada satu pasal pun dalam statuta harus diselenggarakannya KLB. Kedua, kita lebih pada menuntut kegiatan sepakbola di Jabar lebih optimal, pembinaan dari pusat hingga tingkat bawah terutama pada usia dini. Yang ketiga, adanya komunikasi yang hilang selama ini," papar Ketua klub Jabar PSKC Cimahi, Nurhasan, didepan kantor PSSI.

"Kami juga sangat kecewa, makanya kami dalam forum ini datang kesini untuk curhat dengan ketum bagaimana sebenarnya meningkatkan sepakbola di daerah, khususnya di Jabar, untuk lebih maksimal dan lebih baik sehingga menimbulkan bibit-bibit yg kita harapkan," tuturnya.

Selain itu, Nurhasan juga menambahkan bahwa ia dan anggota yang hadir akan menolak keras KLB yang dicanangkan oleh KPSI.

"Kami juga sepakat menolak keras kalau memang KLB diselengarakan, karena saya sampaikan tidak ada satu pasal pun yang ketum langgar. Itu sudah kami sampaikan di dalam tadi," jelasnya.

"Yang mendukung KLB mungkin teman-teman yang tidak hadir hari ini. Saya pernah diundang (ke RASN) tapi saya tidak hadir, karena saya tidak tahu maksud dan tujuan pertemuan saat itu. Artinya jangan dipukul rata," sambung Nurhasan.

Ketika ditanya apakah hadir dalam Kongres Tahunan yang digagas KPSI, Nurhasan menegaskan tidak akan memunculkan batang hidungnya. "Kami tidak hadir, kami sudah berkomitmen. Kita lebih fokus pada pembinaan saja," tukasnya.

(source: inilah.com)
Share this article now on :