Tidak Ada Kata Maaf Dari Anggota Exco


Komite Etik PSSI yang dipimpin oleh Todung Mulya Lubis telah menuntut permintaan maaf dari 4 anggota Komite Eksekutif PSSI kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, AFC, dan FIFA. Apabila tidak, Roberto Rouw, La Nyalla, Erwin Budiawan dan Tony Apriliani akan dipecat dari Komite Eksekutif PSSI serta dilarang beraktivitas di sepakbola Indonesia karena dianggap telah melanggar etika berorganisasi.

Menurut Komite Etik PSSIk keempat anggota Exco PSSI tersebut dinilai telah melakukan pelanggaran yaitu mengirimkan surat ke AFC dan FIFA serta memprovokasi pertemuan di Hotel Novotel Surabaya untuk melawan kebijakan PSSI yang telah diputuskan melalui rapat Exco yang turut dihadiri para terlapor.

Bagaimana tanggapan anggota Komite Eksekutif yang dituntut oleh Komite Etik PSSI? Salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI La Nyalla Mattalitti menegaskan dirinya tak akan meminta maaf seperti yang dituntut oleh Komite Etik PSSI tersebut. Menurut La Nyalla, keputusan Majelis Komite Etik PSSI tidak berlandaskan Statuta PSSI dan hukuman tersebut tidak diatur dalam Statuta PSSI karena yang memilih Komite Eksekutif adalah Kongres.

"Saya tegaskan, saya dan tiga anggota Komite Eksekutif lain tidak akan meminta maaf dan tidak ada alasan memecat kami. Tidak ada yang bisa memecat kami, sekalipun AFC atau FIFA."

"Tidak usah menunggu sampai 2x24 jam. Tiga anggota Komite Eksekutif yang lain juga sependapat. Dimana letak kesalahan kami? Apakah memperjuangkan kebenaran itu salah?"

"Tindakan kami merupakan refleksi dari keinginan para anggota PSSI yang memilih kami menjadi anggota Exco dan saya akan bertanggung jawab kepada masyarakat bola yang memilih."
Share this article now on :