Klub-klub ISL Sepakat Tetap Berlaga di ISL


Liga Super Indonesia
PSSI berusaha untuk membujuk klub-klub peserta Liga Super Indonesia (ISL) agar kembali ke kompetisi yang direstui PSSI. Salah satu yang akan dilakukan PSSI adalah dengan mengirim personilnya langsung ke klub-klub untuk mengantarkan surat dari AFC dan FIFA itu sekaligus berdialog dengan manajemen klub.

Tapi rupanya usaha PSSI tersebut akan sia-sia belaka, karena klub-klub yang berkompetisi di Liga Super Indonesia (ISL) sudah sepakat untuk berkompetisi di Liga Super Indonesia (ISL). Bahkan klub Persipura yang diperlakukan sedikit "istimewa" (karena belum juga diberi sanksi seperti klub ISl Lainnya) telah menunjuk pengacara unutk menggugat PSSI yang dianggap menghilangkan hak Persipura ke Liga Champions Asia.

Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa, menegaskan bahwa sikapnya selaku Tim Manager Pelita Jaya FC akan terus membawa Pelita Jaya FC berlaga di kompetisi Liga Super Indonesia (ISL).
"Apapun namanya, dan apapun konsekuensinya, saya siap menanggungnya. Hal ini sudah saya laporkan pula kepada managemen. Pantang bagi saya untuk menarik kembali kata-kata yang sudah menjadi sikap saya."(Lalu Mara Satriawangsa)

Penegasan serupa dilakukan asisten manajer Persiwa Wamena Agus Santoso. "Selaku Tim Manager Persiwa Wamena kami akan tetap komit membawa Persiwa Wamena berlaga di ISL. Apapun namanya, dan apapun konsekuensinya. Dan saya yakin klub Papua lainnya Persipura, Persidafon, dan Persiram Raja Ampat tetap komit di ISL," tegas Agus.

Menurut kabar, dalam waktu dekat klub-klub peserta Liga Super Indonesia (ISL) dan Divisi Utama yang berkompetisi dibawah PT Liga Indonesia (PT LI) akan berkumpul untuk menyatukan sikap terkait surat dari FIFA tersebut. Rencananya mereka akan mengirimkan surat resmi ke AFC dan FIFA untuk menjelaskan apa yang sebenarnya yang terjadi menurut versi "mereka", agar Fifa tidak hanya menerima informasi dari satu pihak saja.
Share this article now on :