Kepengurusan PSSI Di Bawah Djohar Arifin Akan Segera Berakhir???


Kisruh dan kontroversi sepertinya sudah melekat pada diri PSSI, bukan hanya pada era kepengurusan Nurdin Halid tetapi juga terjadi pada pengurus PSSI yang sekarang. PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin banyak sekali menuai pro kontra atas kebijaksanaan yang diambil.

Keputusan kontroversi dimulai dengan pemecatan mendadak pelatih timnas senior Alfred Ridl yang oleh sebagian besar dianggap telah membawa timnas senior ke performa yang lebih baik. Selain itu PSSI terkesan tidak konsisten, terutama menyangkut format kompetisi yang akan datang.

Kondisi tersebut membuat internal PSSI juga memanas. Komite Hukum PSSI yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif yaitu La Nyalla Mattalitti adalah sosok yang paling menentang segala kebijakan-kebijakan yang menyalahi statuta PSSI. Bahkan di situs sepakbola terkemuka Goal.com dtulis bahwa "Kepengurusan PSSI Terancam Berakhir Sebelum Akhir Tahun" .

Di awal tulisannya Goal.com mengatakan : "La Nyalla Mattalitti mengancam akan gelar Kongres Luar Biasa apabila PSSI tetap mempertahankan 24 klub di kompetisi Superliga Indonesia."

Nah supaya tidak salah kutip di bawah ini artikel lengkap Goal.com tentang masalah tersebut:

Kepengurusan PSSI yang dipimpin oleh Djohar Arifin Husein diperkirakan tidak akan berjalan lama. Hal tersebut mencuat setelah banyaknya keputusan kontroversial yang dikeluarkan oleh PSSI.

Kondisi tersebut membuat internal PSSI juga memanas. Komite Hukum PSSI yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif yaitu La Nyalla Mattalitti adalah sosok yang paling menentang segala kebijakan-kebijakan yang menyalahi statuta PSSI.

La Nyalla memperkirakan kepengurusan Djohar Arifin tidak akan berjalan hingga tahun 2012 apabila mereka tetap kukuh mempertahankan kebijakan 24 klub dalam Superliga Indonesia.

"Kalau ada Kongres Luar Biasa (KLB), Insya Allah umurnya tidak akan sampai akhir tahun 2011 ini. PSSI kan sudah menabrak semua aturan. Baik statuta PSSI maupun Peraturan Organisasi (PO)," terang La Nyalla.

Sampai saat ini, La Nyalla mengaku masih berpikir positif karena Surat Keputusan (SK) terkait 24 klub dalam Superliga belum diturunkan.

"Kalau saya tinggal menunggu SK. Kalau SK sudah ada, berarti keputusan itu sah. Tapi kalau belum ada SK, berarti masih sebatas lisan. Sampai saat ini saya masih percaya bahwa kompetisi hanya akan diikuti 18 tim," tambahnya.

(source: Goal.com)
Share this article now on :