Iran... Inilah Lawan Terberat Timnas Indonesia


( foto: allvoices.com )
Pertandingan pertama Timnas Indonesia di putaran ketiga Pra Piala Dunia adalah melawan tim kuat Iran di kandangnya, yaitu pada 2 September mendatang . Pertandingan pertama ini  menjadi pertandingan terberat bagi timnas Indonesia karena harus menghadapi tim unggulan di kandangnya.



Sebagai persiapan menghadapi putaran ketiga Pra Piala Dunia /PPD 2014, Iran mempersiapkan diri dengan serius. Salah satunya dengan  melakukan pertandingan uji coba. Namun seperti halnya Indonesia tim Iran juga mengalami kesulitan menggelar uji coba. Baru-baru ini  pertandingan uji coba melawan Tunisia dibatalkan karena para pemain Iran sedang berkompetisi di dalam negeri dan tidak mendapat ijin dari klubnya untuk bertanding ke luar negeri. Pertandingan Uji coba lainnya yang telah dijadwalkan adalah melawan Venezuela pada 10 agustus di Iran.

Di kawasan Asia, sepakbola Iran cukup disegani mengingat prestasinya untuk kawasan Asia cukup bagus. Di ajang Piala Dunia tercatat 3 kali tim sepakbola Iran lolos ke putaran Final Piala Dunia. Iran pertama kali lolos ke putaran Final Piala Dunia pada tahun 1978 yang digelar di Argentina. Kemudian disusul pada tahun 1998 Piala Dunia di Prancis dan Piala Dunia  2006  di Jerman. Di Piala  Asia sendiri tim Iran prestasinya cukup lumayan, yaitu dengan menjadi juara Piala Asia sebanyak 3 kali. Iran menjadi juara Piala Asia pada tahun 1968, 1972 dan 1976.

Selain prestasi masa lalu hal yang menjadi kekuatan Iran adalah pelatihnya. Tim Iran saat ini dilatih oleh pelatih kawakan yang telah beberapa kali melatih di klub besar liga Eropa. Adalah Carlos Queiroz sang Pelaih asal Portugal yang sekarang menukangi timnas Iran. Pengalamnnya selama melaith di Eropa tentunya harus diperhitungkan.

 Di putaran kedua Pra Piala Dunia 2014 tampil cukup baik. Di pertandingan terakhir Iran mengalahkan Maladewa 1 - 0 di kandang Maladewa sedangkan sebelumnya di leg pertama yang digelar di Iran, Maladewa dikalahkan dengan skor 4 - 0. Dalam pertandingan leg pertama terlihat jelas bagaimana dominasi Iran atas Maladewa. sehingga Maladewa hampir tidak mempunyai kesempatan untuk menyerang.



Dari uraian di atas Iran prestasinya jauh di atas Indonesia, namun pertandingan bola bukanlah di atas kertas. Pertandingan sepakbola bukanlah matematika. Semuanya ditentukan di atas lapangan selama 2x45 menit. Semuanya bisa saja terjadi karena bola itu bulat. Bukanlah hal yang mustahil timnas Indonesia bisa mengalahkan timnas Iran. Kita tidak perlu pesimis, yang terpenting dari sekarang timnas mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi Iran. Dan pada saatnya nanti berjuanglah sekuat tenaga.. keluarkan segenap kemampuan demi kehormatan negeri ini.

Skuad Iran
Pelatih : Carlos Queiros (Portugal)
Kiper: Mehdi Rahmati, Shahab Gordan  dan Alireza Haghighi    
Pemain belakang: Khosro Heydari , Ehsan Hajsafi, Jalal Hosseini,  Hadi Aghili , Hossein Mahini, Mohammad Nosrati, Mehrdad Pooladi    
Pemain tengah: Milad Zeneyedpour, Ali Karimi , Andranik Teymourian , Ghasem Hadadifar, Maziar Zare, Pejman Nouri, Maysam Baou, Mohammad Reza Khalatbari
Penyerang: Saeid Daghighi, Karim Ansarifard, Mehrdad Oladi, Hadi Norouzi, Mohammad Ghazi
Share this article now on :