Gawat.. Timnas Terancam Tidak Bisa Tampil di PPD 2014


Ternyata tidak perlu menunggu sanksi dari FIFA untuk merasakan dampak negatif dari kekisruhan yang terjadi di PSSI. Saat ini, dampaknya sudah dirasakan oleh BTN (Badan Tim Nasional), Tim Nasional dan jajaran pelatih Timnas.


Dalam jumpa Pers tanggal 2 Juli 2011 Imam Arif Deputi bidang teknis BTN mengungkapkan bahwa dikarenakan kisruh terjadi di PSSI, dana yang diperlukan belum turun, baik dari PSSI ataupun pemerintah.

Akibat dari belum adanya dana ini, Timnas Senior pun terancam tidak bisa tampil di pentas internasional selain itu jajaran asisten pelatih timnas belum mendapat gaji selama 4 bulan terakhir.

Timnas yang akan tampil di Pra Piala Dunia 2011 pada tgl 23 Juli harus menjalani laga tandang menghadapi Turkmenistan. Namun karena kendala dana sampai saat ini belum bisa mengurus pasport dan tiket pesawat. Dikhawatirkan jika dana belum juga turun, timnas senior tidak bisa berangkat ke Turkmenistan. Dan jika timnas senior tidak bisa hadir di Turkmenistan dikhawatirkan akan mendapat Penalti/sanksi dari FIFA.

Lain lagi yang dihadapi oleh para asisten pelatih; Widodo C. Putro, Wolfgang Pical dan pelatih kiper Edy Harto sudah 4 bulan belum mendapat gaji. Bahkan Wolgang Pical mengatakan selama ini terpaksa makan nasi dengan garam serta tahu dan tempe... Sangat memprihatinkan....

Nasib pelatih Alfred Riedl pun tidak lebih baik, dia terpaksa harus membayar sopirnya dengan uangnya sendiri selama 4 bulan ini karena BTN belum membayar gajinya.

Jelas sekali bahwa kisruh dalam PSSI sudah memberikan dampak yang negatif buat persepakbolaan nasional padahal sanksi dari FIFA belum turun.. Apalagi kalau ditambah sanksi FIFA...

Semoga saja dalam kongres yang akan digelar PSSI para pemegang hak suara bisa bertindak lebih arif dan mengedepankan kepentingan sepakbola nasional. Semoga.....
Share this article now on :